
Pov author
"Alhamdulillah sayang akhirnya kamu sadar juga"ucap mama.
" iya alhamdulillah ma"jawab bilqis.
"iya hampir mau 2 minggu kamu koma sayang" ucap mama.
"ah mama ini bilqis hanya pingsan sebentar ko di bilang koma udah mau sampe 2 minggu"jawab bilqis.
" ya namanya juga orang koma mana tau nak hehe, sampai-sampai mama kepikiran kamu terus dari tadi ga sadar dari komanya "
"padahal udah mau 2 minggu loh nak kalau ga percaya tanya saja sama dokter farhan. beliau yang menangani dan mengobati kamu selama kamu sakit nak"ucap mama sambil menunjuk ke arah dokter farhan.
dokter farhan yang mendengarkan mama bicara Karena bilqis tak percaya bahwa dia koma sudah mau 2 minggu lalu dokte farhan pun tersenyum senyum saat melihat bilqis dan namanya berdebat ringan.
dokter farhan pun menghampiri bilqis dan berkata,
"bagaimana enak tidak koma hampir mau 2 minggu" ledek dokter farhan bercanda.
seketika wajah bilqis pun merah seperti kepiting rebus karena malu.
dan dokter pun menyuruh suster untuk menyiapkan ruangan VIP untuk bilqis. lalu dokter farhan pamit keluar karena masih banyak kegiatan untuk memeriksa pasien lainnya.
.
.
kini bilqis sudah dipindahkan ke ruangan VIP mawar. ruangan yang disiapkan oleh dokter farhan khusus untuk bilqis.
"mama, gus farhan itu dokter ya? " tanya bilqis penasaran.
"iya sayang beliau dokter, hebatkan dia udah baik, sholeh, ganteng, guru, ustadz, pembisnis aduh paket komplit banget deh pokoknya, calon mantu mama sayang" ucap mama memuji sesuai kenyataan.
bilqis yang dari tadi mendengarkan mama ngomong pun kini menjadi diam seketika.
"Hmm paket komplit emang gus farhan makanan yah ma seperti sayur asem, tempe, tahu, ikan asin, sambel, kerupuk dan es teh" jawab bilqis ngedumel.
mama yang mendengarkannya langsung tertawa lepas.
"udah sayang terima aja niat baik gus farhan, kapan lagi coba kamu akan dapetin paket komplit seperti gus farhan " ucap mama coba menyakinkan dan membujuk bilqis kembali.
"kalau di bayangin paket komplit itu aku jadi lapar ingin makan ma hehe" ucap bilqis pada mama dan mama pun ikut tertawa.
"kalau di pikir-pikir benar juga ya apa kata mama paket komplit hehe, tapi kenapa aku tadi menolak niat baik dia ya"
__ADS_1
"Astaghfirullah, mikir apa si aku ini, ingat bilqis harus fokus pada ngajinya, memperbaiki dulu akhlaknya, dan ingin memantaskan dirinya terlebih dahulu, kalau memang sudah jodoh ga akan kemana ko" ucap bilqis sambil mengusap wajahnya.
"sayang kamu kenapa" tanya mama.
"hehe bilqis tak apa-apa ko ma" jawab bilqis tersenyum.
"iya sudah kalau gitu mama ke kamar mandi dulu yah" ucap mama.
"iya ma" jawabku sambil menganggukkan kepalanya.
Beberapa jam kemudian papa datang.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap salam papa.
"wa'alaikumus'salam warahmatullahi wabarakatuh" ucap bilqis dan mama bersamaan.
"papa" bilqis memanggilnya.
"iya sayang papa datang, gimana keadaan kamu sekarang" ucap papa.
"alhamdulillah pak bilqis sudah membaik" jawab bilqis.
"alhamdulillah kalo begitu" ucap papa.
"iya sayang, ini jugakan sudah kewajiban papa dan mama sebagai orang tua dan kamu satu-satunya harta yang paling berharga bagi papa dan mama sayang" ucap papa sambil mata berkaca-kaca sendu.
"papa jangan sedih gitu dong bilqis kan sekarang sudah baik baik saja" ucapku sambil menatap papa.
"iya sayang lain kali kamu lebih berhati-hati lagi ya nak, papa sama mama sayang sama kamu dan tak mau kamu terluka" Ucap papa sambil mencium pucuk kepalaku.
"iya papaku sayang" ucap sambil memperhatikan ibu jarinya ke papa.
.
.
.
Pagi itu ning nurul, wulan, dan Rani datang ke rumah sakit untuk menjenguk bilqis sahabatnya. dan keadaanku sekarang sudah sehat dan sudah terlihat fress, lalu kita berbincang bincang sambil tertawa lepas.
"kamu tau ga bilqis, setiap malam di pondok putri abah selalu mengajak semua santri putri berdoa bersama untuk kesembuhan kamu" ucap wulan.
"nah iya tuh benar kata kamu lan" ucap rani.
"masa iya, benarkah? " tanya bilqis penasaran.
__ADS_1
"iya bil itu semuanya benar kok " jawab ning nurul.
"aku jadi terharu tak menyangka ternyata banyak orang yang sayang dan baik sama aku selama ini tanpa aku sadari"
"terima kasih ya Allah engkau telah mengirimkan orang-orang baik kepadaku" gumam bilqis.
Tiba-tiba air mata bilqis pun lolos begitu saja.
"hmm bil ko kamu nangis" tanya wulan.
"apa masih ada yang sakit sama tubuh kamu bil" tanya ning nurul.
"aku ga papa ko hanya terbawa suasana aja saat mendengarkan cerita dari kalian dan banyak orang yang mendoakan aku selama aku koma" ucap bilqis pada ketiga Sahabatnya.
"oh iya bil masalah itu mau kamu bawa kemana, mau di selesaikan secara sekeluargaan atau di bawa ke hukum, secara tindakan hana itu kriminal sudah kelewatan batas" tanya ning nurul pada bilqis.
oh itu aku akan bawa secara sekeluargaan aja ning, lagian aku sudah memafkan dia, aku juga ga mau melaporkan dia ke polisi "jawab bilqis tulus.
" dan asal kamu tau ya bil, keadaan hana sekarang sangan memperhatikan banget "ucap Rani.
" kenapa bisa seperti itu" tanya bilqis penasaran.
*Flash back on*
saat kamu di bawa kerumah sakit hana selalu menangis karena semua santri menyalahkannya tapi hana ga mau di salahkan, bahkan dia hanya anggap itu tak sengaja, benar-benar tak sengaja.
dan ketika hana ingin mandi dari salah satu santri ada yang keceplosan berbicara.
"aku ga nyangka mbk hana bisa sejahat itu, sampai-sampai menyelakai orang, dia memang cantik si tapi sayang hatinya tak secantik wajahnya (busuk).
" iya benar banget mbk, bilangnya sih tak sengaja, tak sengaja, tapi ko niat banget kek mau ngebunuh orang"
"Siap-siap aja tuh dia akan dapat hukuman penjara"
Tiba-tiba hana yang mendengarnya pun teriak sambil menutup kedua telinganya dan berkata,
"diam kalian, diam, diam aku ga salah, aku hanya tak sengaja dan benar-benar ga sengaja pahamkan"
dan pada saat itu akhirnya hana pun mengalami depresi.
*Flash back off*
π π π
# Selamat membaca... jangan lupa like, komen and vote ya kaka π€π mohon dukungannya yah β€π
__ADS_1