Pesantrenmu Surgaku

Pesantrenmu Surgaku
BAB 33


__ADS_3

🌻🌻🌻


Keesokan Harinya,


Bilqis dan gus farhan pulang ke rumah kedua orang tua Bilqis, dan membutuhkan waktu perjalanan yang cukup melelahkan.


Kini bilqis langsung bergegas pergi meninggalkan ruang tamu, bilqis berjalan menaiki anak tangga untuk sampai di kamarnya.


Setelah sampai di kamar Bilqis segera membersihkan dirinya untuk mandi karena badan yang sudah terasa sangat lengket sekali.


Hanya membutuhkan lima belas menit untuk Bilqis menyelesaikan mandinya. ia keluar kamar mandi dengan pakaian lengkap, baru saja ia membuka pintu netranya menangkap sosok gus farhan yang kini sudah menjadi suaminya.


"kenapa dia ada di kamar ku pikir Bilqis" pikir bilqis.


Bilqis tak ingin ambil pusing ia terus berjalan mendekati suaminya itu yang sedang duduk di sofa kamar Bilqis.


"loh ko gus farhan ada di sini" tanya bilqis pada suaminya.


Namun saat bilqis sebut kata gus keoada suaminya ekspresi wajah gus farhan langsung berubah yang tadinya tersenyum kini menjadi kecut (cemberut).


"eh maaf maksudnya mas kenapa ada di sini" ucao bilqis ulang karena salah ucap dan langsung minta maaf .


Gus farhan pun langsung tersenyum kembali.


"mama kamu yang nyuruh mas ke sini ko" ucap gus farhan menantang.


"kenapa harus ke sini, kenapa ga ke kamarlain saja" ucap bilqis pada suaminya.


"Mas tidak tau sayang, kalo penasaran kamu tanya saja sama mama kamu" ucap gus farhan sambil mencubit pipi bilqis yang gemes itu..


Bilqis yang baru saja di panggil oleh suaminya dengan panggilan mesra kini hatinya ingin meledak ada rasa bahagia saat suaminy berbicara lembut dan panggilan dari suaminya kini yang membuat ia malu.


" Mas boleh pinjam kamar mandikan soalnya badan mas sudah sangat lengket" ucap mas farhan padaku.


"Boleh mas pakai saja" jawabku.


"Terima kasih sayang" ucap gus farhan mesra.


Setelah mendapatkan ijin dari Bilqis gus farhan langsung bangkit dari duduknya dan berjalan melewati bilqis yang masih berdiri mematung di hadapannya, gus farhan pun menuju ke kamar mandi.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Jam menunjukkan pukul 18:40 itu tandanya sudah masuk jam makan malam. Bilqis yang baru selesai mengaji ia segera berjalan menuruni anak tangga untuk menemui mamanya di dapur. biasanya jam segini mama masih menyiapkan makanan.


Saat sampai di dapur dugaan bilqis sangat tepat, di dapur terlihat dua orang wanita parih baya yang tengah menyiapkan makan malam.


Bilqis berjalan menuju ke arah mamanya, saat sudah sangat dekat Bilqis menyapa mama dan bibinya.

__ADS_1


"Assalamualaikum ma, bi" ucap bilqis.


Sontak kedua wanita yang sedang berbincang itu menolehkan pandangannya.


"Eh Wa'alaikumus'salam" jawab serempak keduanya sembari tersenyum.


"Aduh Non Bilqis makin cantik saja ya bu" ucap bi marsih (asisten rumah tangga) menggodanya.


" Ah bibi bisa saja, makasih loh bi, bibi juga makin cantik" timpal bilqis pada bibinya.


Bi Marsih hanya tersenyum saat di puji balik oleh Bilqis.


"Non Bilqis gimana kabarnya" tanya bi marsih.


"Alhamdulillah seperti yang bibi lihat sekarang Bilqis sehat bi" ucap syukur bilqis dan langsung di balas anggukan oleh bibi.


Bilqis beralih menatap mamanya yang masih fokus pada masakannya.


"Ma butuh bantuan ga?" tanya bilqis.


mama pun menoleh pada ku.


"Ga perlu sayang, kamu duduk aja sebentar lagi juga sudah selesai ko" jawab mama tersenyum pada putrinya.


" Benaran nih ma?" tanya bilqis ulang.


" iya sayang" ucap mama tersenyum.


Beberapa menit kemudian,


masakan yang mama dan bibi buat sudah matang.


kini mereka tengah menata makanan itu di piring dan menyuruh bilqis untuk menaruhnya di meja makan.


setelah semuanya selesai, semua wanita itu pergi ke kamar untuk memanggil suaminya kecuali dengan bi marsih ia melanjutkan untuk mencuci piring di dapur.


Bilqis kembali menaiki anak tangga untuk menuju ke kamarnya. sesampainya di depan pintu ia langsung mengucapkan salam.


"Assalamualaikum" ucap salam bilqis sembari membuka pintu kamarnya pelan.


"Wa'alaikumus'salam" jawab gus farhan dari dalam.


pria itu menatap bilqis dengan tatapan yang sulit di artikan.


Bilqis yang di tatap ia merasa gugup ia berjalan perlahan mendekati suami nya.


"Afwan mas mama menyuruh mas turun ke bawah untuk makan malam bersama" ucap bilqis sambil menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Hmm baiklah" ucap gus farhan.


Tanpa mengatakan apapun lagi gus farhan langsung beranjak pergi meninggalkan bilqis di kamarnya seorang diri.


"ishhh nyebelin banget si" omel bilqis saat melihat gus farhan sudah pergi dari hadapan nya.


Namun gus farhan mendengar ucapan istri nya itu tapi di tanggapi oleh gus farhan malah tersenyum puas melihat tingkah laku istri kecil nya yang menggemaskan.


β˜†β˜†β˜†


Selepas makan malam bilqis langsung merebahkan tubuhnya ke atas kasur tanpa membuka jilbab nya takut gus farhan masuk ke dalam kamarnya. ya meskipun gus farhan itu sudah menjadi suaminya tapi bilqis belum berani memperlihatkan auratnya di hadapan suaminya.


Saatnya tidur,


baru saja ingin terlelap tiba tiba suara pintu terdengar,


Ceklek, di buka membuat bilqis tidak jadi memejamkanp mata mya.


Saat ia menoleh ke arah pintu, ternyata yang masuk dialah gus farhan suaminya, sudah bilqis duga pasti gus farhan akan kembali ke kamarnya lagi karena perintah sang mama atau papanya.


gus farhan pun berjalan ke arah tempat tidur dengan ekspresi dingin dan datar. tanpa meminta ijin terlebih dahulu pada bilqis ia langsung merebahkan tubuh nya di samping bilqis.


Bilqis kaget karena jaraknya terlalu dekat.


lalu bilqis sedikit menggeserkan tubuhnya agar menjauh dari gus farhan.


"kenapa mas tidur di sini" tanya bilqis mulai bicara pada suaminya.


gus farhan hanya menaikkan sebelah alisnya saat mendengar perkataan dari istrinya itu.


"bukan nya tadi sudah bilang kalau mas di suruh sama mama kamu untuk tidur di sini" ucap gus farhan dengan menjawab santai.


" lalu kenapa mas tidak menolak atau minta kamar lain gitu" tanya bilqis.


"jika mas menolak bisa bisa mereka akan terus bertanya tanya pada kita, lagian menolak perintah orang tua itu ga baik kan" ucap gus farhan.


setelah bilqis pikir pikir ada benarnya juga si apa yang di kata kan oleh mas farhan apalagi sekarang ia sudah menjadi suami nya. tapi bilqis tetap saja tidak mau tidur berdua dengan gus farhan rasanya belum biasa tidur dengan pria meskipun ia sudah menjadi suaminya.


Bersambung......


#Halloww guyss... Happy reading ya... ini karyaku di NT 🀭


Thanks you yang sudah mampir di karyaku ini dan jangan lupa like, comment and vote ya guyssss.....


.


# Mohon dukungannya yah guysss...

__ADS_1


Semoga sukses selalu kawan.


# IG: Fitmr31 πŸ‘ˆ jangan lupa follow akunku kawan, Terima kasih πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2