
π π π
bilqis pun berkata,
"Astaghfirullah kasihan sekali mbk hana ning, terus sekarang bagaimana keadaannya" tanya bilqis.
"1 minggu yang lalu abah menceritakan keadaan hana kepada orang tuanya, lalu di bawa jemput dengan orang tuanya, hana di ajak pulang katanya si mbk hana di bawa ke dokter psikiater. ucap ning nurul pada bilqis.
" ya Allah kasihan sekali mbk hana"ucap bilqis.
"Hmm bil, bagaimana kalau sekarang kita suruh hana datang kesini jenguk kamu,kan sudah sembuh siapa tau kamu ngomong kalau kamu sudah memaafkan dia, dan dia pun bisa sembuh" ucap wulan.
"nah benar itu bil" ucap Rani.
"iya bil, mungkin ada benarnya juga yang dikatakan wulan tadi barusan" ucap ning nurul.
"dan coba kamu tanyakan dulu sama orang tua kamu bil bagaimana enaknya" timpal ning nurul.
lalu tiba-tiba suara pintu terbuka.
Ceklek
"Assalamu'alaikum" ucap salam gus farhan.
"wa'alaikumu'salam warahmatullahi wabarakatuh" jawab kami ber 4 bersamaan.
"kamu ada di sini de" tanya mas farhan pada nurul.
"iya mas, ini baru sampai" jawab nurul.
"ya sudah saya periksa bilqis dulu yah" ucap gus farhan.
"iya silakan mas" ucap ning nurul yang sedang berdiri lalu pindah posisi.
"apa masih ada yang sakit bil" tanya gus farhan.
"ga ada gus, cuma sedikit pusing aja" jawab bilqis.
"baiklah sepertinya semua sudah normal kembali, dan insya Allah nanti besok sudah boleh pulang" ucap gus farhan.
"Alhamdulillah, terima kasih gus" jawab bilqis.
dan diikuti oleh mereka bertiga dengan rasa syukur. dan gus farhan pun pamit.
"ya sudah saya permisi dulu, kalian jagain bilqis ya" ucap gus farhan pada mereka bertiga.
"iya gus siap" ucap mereka bersamaan.
ketika gus farhan membalikkan badan dan ingin berjalan ke depan tiba-tiba,
Ceklek, suara pintu terbuka.
yah mereka adalah papa mama, abah jamal dan umi Fatimah masuk ke ruangan rawatku.
gus farhan yang ada di depan mereka pun langsung menyalami tangannya satu persatu.
"han di sini dulu ya, abah ingin bicara sebentar, ucap abah pada farhan sambil memegang pundak gus farhan.
Abah pun menghampiri bilqis dan bertanya,
" mbk bilqis bagaimana keadaannya sekarang "tanya abah pada bilqis.
__ADS_1
" Alhamdulillah abah sudah membaik"jawab bilqis sambil tersenyum.
"Alhamdulillah kalau sudah membaik mah"
"mbk bilqis jadi begini, hana itu sekarang depresi karena insiden dengan mbk, 1 Minggu yang lalu dan sekarang abah mau tanya, apa mbk bilqis mau memafkan kesalahan mbk hana" tanya abah.
"bilqis sudah memafkan mbk hana abah, karena ga sepenuhnya kesalahan mbk hana, bilqis juga salah karena memberontak ingin melepaskan tangannya mbk hana dan malah jadi terjatuh" jawab bilqis pada abah.
"Hmm baik, jadi kalau seandainya hana kesini boleh tidak" tanya abah.
"boleh bah, bilqis juga ingin ketemu mbk hana" jawab bilqis yakin.
"ya sudah kita sama-sama berdo'a, semoga dengan bertemunya bilqis dengan hana dan kamu memaafkannya ya nak, hana bisa segera sembuh" ucap abah.
"nggeh bah aamiin" jawab bilqis.
"ya sudah kalau begitu abah ingin menelpon orang tua hana dulu ya" ucap abah jamal.
Beberapa jam kemudian,
ketiga sahabatku dan umi Fatimah pulang duluan dan kini di ruangan rawatku hanya ada papa mama, abah jamal dan gus farhan.
Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar.
Tok tok tok.
Ceklek, pintu terbuka.
"Assalamu'alaikum"
terlihat bapak-bapak dan 2 orang perempuan yah mereka adalah abahnya hana, ibunya hana, dan mbk hana.
"Apa kabar bah, pak, bu, gus" tanya abah hana sambil berjabat tangan kecuali dengan kaum hawa.
"Alhamdulillah baik semua" jawab abah jamal.
"Nak bilqis bagaimana keadaannya sekarang"tanya abah hana.
" Alhamdulillah sudah baikan pak"jawab bilqis sopan.
"langsung saja ya, jadi begini nak bilqis, saya kemari bersama istri dan anak saya hana atas kejadian yang menimpa nak bilqis, saya sebagai kepala keluarga meminta maaf pada nak bilqis"
"kini keadaan hana seperti ini, depresi semenjak kejadian itu terjadi" tutur abah hana.
dan dari awal masuk sampai saat ini mbk hana pun masih menundukkan kepalanya sambil memainkan jarinya.
"mbk hana" ucapku.
lalu mbk hana pun langsung mengangkatnya wajahku dan menatapku.
"bilqis, bil saya minta maaf ya, saya ga sengaja, saya benar-benar tak sengaja, dan tak ada niatan untuk mencelakai kamu bil, saya tak salahkan bil" ucap mbk hana histeris dan sambil sujud kepadaku dan membuat aku terkejut.
"mbk, mbk hana berdiri mbk, tak seharusnya kek gini, saya sudah memaafkan mbk hana, di sini aku juga salah karena sudah memberontak untuk melepaskan tangan mbk, makanya saya jadi jatuh" ucap bilqis sambil memegang tangan mbk hana.
lalu mbk hana pun terdiam.
"apa benar yang baru saja kamu bilang bil, kamu sudah memaafkan mbk?" tanya mbk hana memastikan.
"iya mbk aku dah maafkan mbk hana" jawab bilqis.
"Alhamdulillah Terima kasih bil" seketika itu mbk hana langsung memelukku.
__ADS_1
Sekarang suasana ruangan rawatku terasa tentram, nyaman, mbk hana pun saat ini sedang menyuapiku makan.
"bil apa boleh aku menganggapmu sebagai adik mbk" ucap hana mencoba meyakinkan bilqis.
"tentu aja boleh mbk, dengan senang hati aku mau menerima mbk sebagai kaka aku" jawab bilqis sambil tersenyum lalu memeluknya.
"makasih ya bil, hati kamu mulai sekali" ucap mbk hana yang membalas pelukan dan mengusap kepalaku dengan lembut.
.
.
.
Kediaman Rumah bilqis
Hari telah berganti, saat ini hanya ada mama yang menemaniku, kini papa lagi keluar membeli makanan, dan seketika aku melihat wajah mama yang sedang senyum-senyum sendiri Sambil melihat HP_nya itu.
"ma, mama kenapa si ko senyum-senyum sendiri, bikin aku takut aja" tanya bilqis penasaran.
dan hanya di balas oleh mama dengan senyuman.
"ma, mama di rumah sakitkan banyak orang meninggal yah, apa jangan bilang mama kesurupan roh para jenazahnya itu ya ma" timpal bilqis sambil menatap mamanya.
Tiba-tiba mama langsung menatapnya balik dan berkata,
"Husttt sembarangan kalau ngomong" ucap mama.
"hehehe, ya habisnya mama senyum-senyum sendiri, kenapa si ma? " tanya bilqis makin penasaran.
"ini loh sayang, mama lagi chattingan sama umi Fatimah, ngomongin kamu dan gus farhan, eh mama keceplosan" ucap mama sambil menutup mulutnya dengan tangan.
"apaan si mama" ucap bilqis.
Tiba-tiba suara pintu terbuka.
Ceklek
"Assalamu'alaikum" ucap salam papa.
"Wa'alaikumus'salam" jawab mama dan bilqis bersamaan.
"Ayo kita makan sayang" ucap papa kepada mama dan bilqis.
"iya pa ayo" ucap mama.
"Alhamdulillah papa datang tepat waktu, hampir saja aku keceplosan sama bilqis huhfff, ini mah benar-benar penyelamatku hahaha" gumam mama.
Aku pun senyum-senyum sendiri melihat keromantisan, keuwuan mama dan papa tadi barusan, dan sekarang meskipun sudah tua mereka masih aja makan sepiring berdua, setiap aku tanya kenapa pasti saja jawabnya sunah rasul katanya wkwk.
Bersambung...
Selamat membaca...π€π€π€
.
.
jangan lupa like, komen dan vote ya guyssss..
dan jangan lupa tinggalkan jejak like dan komen sebelum melanjutkan cerita di karya NT ku ini πβ€β€β€
__ADS_1