
M. Farhan Zein
Saat dikantor Gus Farhan,
"bilqis-bilqis, ternyata gadis itu pintar juga cantik, aku masih ga nyangka dia bisa menjawab soal yang tadi aku berikan,padahal dari awal dia masuk dia hanya melamun aja" gumam gus farhan sambil senyum-senyum sendiri.
Tiba-tiba,
tok, tok, tok.
"Assalamu'alaikum gus" ucap seseorang.
"wa'alaikumus'salam"jawab gus farhan.
" lagi nglamunin apa gus sambil senyum-senyum sendiri lagi "ucap fahmi asisten pribadi farhan.
" lagi jatuh cinta ya gus"ucap fahmi meledek dan tawa lepas.
"Hmm jangan kurang ajar ya mi, ini saya di sini bos kamu" ucap farhan sambil bercanda.
"Haduehh pa bos ini, tapi awas aja ya pa sampai minta pendapat soal percintaan sama bawahannya seperti di Film-film gitu bos besar mendadak tak tahu kalau sedang falling in love wkwkwk" ucap fahmi sambil meledek bercanda pada bosnya.
Dan tiba-tiba gus farhan pun langsung melemparkan bantal sofa yang ada di dalam ruangannya.
"Awas aja kamu ya mi" ucap gus farhan.
"hahaha pis gus" jawab fahmi sambil mengangkat kedua jarinya itu.
" ya sudahlah gus ini berkasnya yang harus di tanda tangani " ucap fahmi sambil mengangkatkan map berwarna hijau untuk meminta tanda tangan ke gus farhan. dan kembali ke keluar dari ruangan gus farhan.
.
.
.
Satu bulan telah berlalu kini Bilqis sudah mulai terbiasa dengan kegiatan pondoknya maupun sekolahnya Bilqis pun rajin mengikuti ngaji binadhornya, Bilqis pun mulai nyaman sekolah di MA tersebut.
tapi kalau di sekolah Bilqis satu kelas dengan ning nurul, wulan, dan Rani, namun kalau di pondok mereka pisah karena Bilqis kini masih duduk di kelas 1 Aqidatul awam untuk wulan dan Rani mereka sudah kelas 5 kelas alfiyah karena mereka mulai masuk pesantren dari sejak kelas 1 SMP, sedangkan ning nurul dia sudah tamat diniyah karena dari SD dia sudah masuk hingga sekarang tinggal melancarkan hafalan Al-qur'an aja.
"bil bil tahun sekarang di pesantren kita akan diadakan khtaman binadhor kamu ikut ya bil" ucap ning nurul.
"Hmm aku belum bisa ning, karena aku sekarang belum khatam ngajinya aja masih baru juz 1" jawab Bilqis sambil menatap ning nurul.
"pasti bisa bil bismillah yang penting kamu yang rajin ngajinya kan ngaji binadhor sehari 2 kali pagi, dan malam kamu harus hadir terus" ucap ning nurul.
"kamu Juga kan ngajinya sudah bagus dan lancar bahkan suaramu juga adem enak di dengar insya Allah dengan usaha kamu semoga cepet khatam ngajinya, lagian masih ada waktu 8 bulan lagi kok untuk kamu ngatamin ngajinya" ucap kembali ning nurul sambil memberi keyakinan pada Bilqis.
"Hmm...kita liat aja nanti ya ning, aku akan pikiran lagi dan aku ingin meyakinkan niatan aku ini untuk ikut khtaman tahun sekarang" jawab Bilqis sambil senyum manis dan di angguki oleh ning nurul.
"baiklah benar itu yang penting niatnya dulu dipersiapkan dan jangan sampai salah niat bil"
Dari Umar, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata:
عَنْ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا، أَوْ إِلَى امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ.
Semua perbuatan tergantung niatnya, dan balasan bagi tiap orang tergantung pada apa yang diniatkan.
Barangsiapa yang niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa yang dia niatkan.
Waktu demi waktu aku pun semakin semangat mengaji binadhor aku pun berniat untuk ibadah dan mengamalkan dengan ikhlas.
"Alhamdulillah ya Allah aku sangat bersyukur padamu ternyata di balik semua masalah ada hikmahnya yang bisa di ambil ya seperti dulu aku pernah di skors dari sekolah ku karena di fitnah hingga akhirnya sekarang bisa berada di pesantren ini karena di paksa oleh orang tua tapi alhamdulillah aku udah bisa menerima keadaannya ya walaupun belum sepenuhnya"gumam Bilqis sambil melamun.
"Dan ternyata di pesantren ini juga begitu asik aku kira bakal jadi kuper dan tak tau apa-apa ternyata malah banyak ilmu yang mengalir setiap waktu aku pelajari dan tak ku duga semua ini" gumam bilqis.
__ADS_1
Subuh itu bilqis dan dua temannya bersiap-siap untuk menjalankan ibadah subuhnya di masjid yang berada di pondoknya tapi karena si bilqis ingin membuang air kecil jadi akhirnya wulan dan Rani duluan karena takut telat.
Bilqis langsung pergi menuju kamar mandi dan ternyata masih ada yang mengantri dan Bilqis pun menunggu sampai adzan subuh pun terdengar, satu persatu mbk santri sudah mulai pergi menuju masjid. Bilqis pun dengan gerak cepat langsung masuk kamar mandi tak lupa dengan membaca do'a nya dan ternyata pas keluar kamar mandi sudah pada terbuka pintu kamar mandi yang lain hanya sisa satu yang masih tertutup.
Bilqis pun berlari-lari ke arah masjid karena sedang iqomah saat di tengah jalan Bilqis pun keseleo karena menginjak batu besar dia pun tak melihatnya dan sedang berburu-buru akhirnya dia terjatuh dan merasa kesakitan untuk berjalannya.
"Aduh aduh sial banget si pagi-pagi udah dapet musibah, mana sakit banget lagi nih kakiku" gumam bilqis sambil merasa kesakitan kakinya.
Tiba-tiba dari kejauhan kerlihat seseorang cewe memakai mukenah berjalan menghampirinya ternyata dialah ning nurul yang sedang berjalan ingin menuju masjid untuk menjalankan ibadah shalat subuhnya. ning nurul pun melihat bahwa ada seorang mbk santri yang terjatuh lalu dia menghampirinya dan ternyata orang tersebut ialah bilqis sahabatnya sendiri yang satu asrama.
"Assalamu'alaikum, mba ga papa" ucap ning nurul.
"Wa'alaikumus'salam, iya aku ga papa ko" jawab bilqis sambil melihat siapa yang datang dan ternyata dia ning nurul.
Ning nurul pun kaget ternyata yang jatuh itu bilqis sahabat asramanya sendiri.
"bilqis ternyata kamu, kamu bener tak apa-apa? " tanya ning nurul sekali lagi karena khwatir pada bilqis.
" iya ning aku tak apa-apa hanya keseleo saja tapi sedikit sakit kaki aku untuk jalannya huhff"jawab bilqis yang masih merasa kesakitan.
"makanya lain kali kalo jalan hati-hati , ya sudah sekarang ayo aku bantu untuk bangun dan ikut aku ke ndalem untuk ngobatin kaki kamu yang sakit itu" ucap ning nurul dengan tulus.
Sampai di ndalem bilqis pun duduk di sofa ruang tamu dan segera di obati kakinya yang tadi keseleo dan kini sudah sedikit hilang rasa sakitnya karena habis di urut dan di oleska pake balsem. dia pun segera melaksanakan shalat subuhnya lalu segera menuju masjid untuk mengaji sama umi Fatimah.
"ning terima kasih yah sudah menolong dan mengobati aku" ucap bilqis merasa tak enak pada ning nurul.
"iya sama-sama ah kamu ini kaya sama siapa aja, kan kita sesama manusia udah seharusnya harus tolong menolong bil" jawab ning nurul tersenyum.
Rasulullah pun berkata,
أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يُسْلِمُهُ وَمَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِي حَاجَتِهِ وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبَاتِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ رواه البخاري
Muslim yang satu adalah saudara muslim yang lain; oleh karena itu ia tidak boleh menganiaya dan mendiamkannya. Barang siapa memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Barang siapa membantu kesulitan seorang muslim, maka Allah akan membantu kesulitannya dari beberapa kesulitannya nanti pada hari kiamat. Dan barang siapa menutupi (aib) seorang muslim, maka Allah akan menutupi (aib)nya pada hari kiamat ” .
(HR. Bukhari).
"ya sudah kalo gitu aku pamit dulu ya ning mau ke masjid mau ngaji sma umi mumpung masih ada waktunya" ucap bilqis sambil menatap ning nurul.
"ya sudah ayo ning" ucap bilqis tersenyum.
mereka berdua pun akhirnya berjalan menuju masjid. sesampai di depan masjid mereka juga tak lupa membaca do'a sebelum masuk ke dalam masjid yang berbunyi,
بِسْمِ اللهِ, وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ,اللَّهُمَّ اغْفِرْلِيْ ذُنُوْبِيْ, وَافْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Bismillah wash shalaatu was salaamu ‘ala rasuulillah. Allahummaftahlii abwaaba rahmatik.
Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah padaku pintu rahmat-Mu."
Dan mereka berdua pun masuk lalu bilqis langsung mengambil Al-qur'annya yang ingin mengaji dengan umi Fatimah.
bilqis sudah 1 bulan mondok dan sekarang ngajinya sudah sampai juz 5.
"mbk bilqis alhamdulillah ternyata ngajinya sudah lancar ya? "
"waktu dulu di rumah ngajinya dimana sama siapa?"tanya umi fatimah sambil tersenyum pada bilqis.
" dulu pas kecil bilqis ngaji di mushola dekat rumah umi , tapi sejak masuk SD kelas 6 sampai SMA papa dan mama datangkan guru ngaji ke rumah umi" jawab bilqis sambil membalas senyuman dari umi Fatimah.
"oh gitu pantes aja ternyata belajar ngaji sudah dari kecil" ucap umi Fatimah kagum.
"gimana mba apa sudah betah mondoknya? " tanya umi Fatimah
"Alhamdulillah umi sudah dan bahkan bilqis ga mau pulang karena sudah merasa nyaman di pondok ini" jawab bilqis.
"oh iya nanti mbk ikut khtaman binadhor ya tahun sekarang di pondok ini" tutur umi Fatimah.
__ADS_1
"Apa bilqis boleh umi, kan bilqis belum khatam ngajinya umi" tanya bilqis pada umi ragu.
"Hmm tentu boleh mbk, khataman binadhor akan dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru"
"waktunya masih 8 bulan lagi mbk jadi semoga mbk bisa mengikutinya yah kegiatan khataman binadhor nanti" ucap umi sambil menatap bilqis.
"yang rajin ngajinya di pepet terus ya biar cepat khatam mbk dan yang 25 juz nya semoga cepet selesai. " ucap umi Fatimah kembali pada bilqis.
"insya allah umi" ucap bilqis sambil menganggukkan kepalanya.
"ya sudah umi pamit mau ndalem dulu mbk ngajinya udah selesai dan boleh kembali ke asrama" tutur umi Fatimah dan lagi-lagi bilqis lun menganggukkan kepala sambil mencium punggung tangan uminya.
"Assalamu'alaikum" ucap umi Fatimah.
"wa'alaikumus'salam umi" jawab bilqis sambil nundukkan kepalanya.
"Bismillah aku pasti bisa khatamkan ngaji ku ini" gumam bilqis dalam hati.
.
.
.
Di Asrama
tok...tok...tok
Ceklek,
"Assalamu'alaikum" ucap bilqis.
"wa'alaikumus'salam, sudah selesai ngajinya bil? " jawab ning nurul pada bilqis.
"alhamdulillah sudah ning" ucap bilqis pada ning nurul.
"Alhamdulillah kalo gitu"jawab ning nurul sambil melanjukkan hafalan qur'annya dan diam-diam aku memperhatikannya dan dia pun melihatnya.
"bil kamu kenapa si dari tadi ngliatin aku terus bikin aku ga fokus aja hmm" ucap ning nurul sambil terheran.
" hehe maaf ning, aku hanya kagum aja melihat ning nurul di usia 17 tahun udah mampu menghafal al-qur'an" jawab bilqis.
"iya alhamdulillah bil, soalnya dari kecil aku sudah di suruh sama abah dan umi untuk menghafal qur'an" ucap ning nurul.
"rasanya aku jadi pengen hafalan qur'an juga ning, tapi apa bisa ya" ucap bilqis sambil berpikir.
"pasti bisa, bisa bismillah bil" ucap ning nurul tersenyum.
"Hmm ya sudah nanti ajalah aku harus menyelesaikan ngaji binadhor dulu" ucap bilqis dan langsung di jawab oleh ning nurul dengan anggukan kepalanya.
lalu bilqis keluar dari asramanya pergi menuju kamar mandi, niatnya mau ngambil air wudhu terus nderes qur'an untuk melancarkan bacaannya gitu tapi entah kenapa kalau ke kamar mandi bawaannya pasti mau pi*pis aja untung ga ngantri.
saat sudah masuk ke kamar mandi ternyata bilqis datang bulan (halangan).
"Huhfff... kok halangan si padahal lagi semangat-semangatnya ngaji juga eh malah halangan, Hmm dasar tamu yang tak di undang pun datang sendiri dan selalu saja datangnya tiba-tiba" gumam bilqis berwajah cemberut.
.
.
.
.
Jangan lupa like, komen ya guys.. 🤗
semoga kalian terhibur dengan ceritanya.
__ADS_1
Happy Reading 😍😍😘
❤ ❤ ❤