
Beberapa menit kemudian mereka berdua sudah selesai belanja dan tiba-tiba ada orang lari-lari dan menabrak bilqis.
Brukkkk...
"Awwuuuu" ringis bilqis.
"mba kalau di pasar tuh jangan lari-lari dong, udah tau banyak orang main tabrak aja" ucap ning nurul.
"iya mba saya minta maaf saya tak sengaja" ucap orang tersebut sambil mohon - mohon.
Bilqis pun hampir jatuh karena untung ning nurul menahannya. Lalu orang yang menabraknya itu terjatuh dan roti yang di bawahnya pun ikut tergeletak kemana-mana.
Bilqis pun segera menolongnya dan berkata,
"Iya tak apa-apa, lain kali kalau di pasar jangan lari-lari yah mba " ucap bilqis sambil membantunya berdiri.
"Iya mba terima kasih banyak karena sudah memaafkan saya" ucap orang itu sambil menundukkan kepalanya.
"Alhamdulillah mbknya baik banget" gumamny.
Ketika bilqis membantunya dan menatapnya ternyata orang yang menabrak bilqis itu adalah kak ajeng kaka kelas aku waktu dulu di sekolah.
"Ka ajeng" ucap bilqis kaget saat menatapnya.
"Bil, bilqis" ucap ka ajeng gugup sambil menatapnya kembali.
Tiba-tiba ada segerombolan orang yang berlari lari sambil bersorak-sorai.
"Maling, maling"
"Maling"
"Maling" teriakan semua orang sambil lari-lari dan menghampiri kita.
"Ning ini ada apa ya" tanya bilqis pada ning nurul heran.
"Aku juga tidak tau bil" jawab ning nurul.
Dengan gerak cepat si ajeng pun mengambil semua rotinya yang tergeletak tadi dan langsung bersembunyi di belakang bilqis dan ning nurul lalu berkata,
"Tolongin aku bil, aku mohon"
"Nah ini dia malingnya" ucap bapak itu sambil menunjuk ke arah ajeng.
Bilqis dan ning nurul pun kaget apa yang baru di ucapkan oleh bapak ini.
__ADS_1
"Ya Allah apa yang sudah terjadi dengan kak ajeng ini" gumam bilqis.
"Iya sudah kalau begitu kita bawa aja ke kantor polisi" ucap bapak itu sambil menarik-narik ajeng.
"iya betul itu kita bawa saja" tangan ajeng terus di tarik-tarik oleh warga pasar.
Bilqis dan ning nurul pun heran entah apa yang sebenarnya sudah terjadi pada ajeng.
Tiba-tiba bilqis pun menghentikan keributan itu dan berkata,
"Stopppp pak stopppp, ini sebenarnya ada apa?" tanya bilqis penasaran.
"Ini mba dia sudah mencuri roti dagangan saya bahkan sering banget dari kemarin, tanpa membayarnya lagi" ucap penjual roti itu.
"Astaghfirullah halazim" ucap ning nurul dan bilqis bersamaan.
Lalu mereka berdua pun langsung menatap ke arah ajeng.
"Kak ajeng apa itu semuanya benar apa yang di katakan oleh bapak ini" tanya bilqis sambil memegang pundaknya.
Ajeng pun hanya menganggukkan kepalanya dan masih menunduk karena merasa bersalah.
"Nah kan benar, sudah-sudah kita bawa saja ke kantor polisi sekarang" ucap penjual roti itu.
"Pak, pak aku mohon maafkan aku, aku ga mau di penjara" rengek ajeng sambil berkaca-kaca.
Saat Ajeng di bawa, ajeng pun sempat menatap bilqis dan ning nurul dengan tatapan mata berkaca-kaca pasrah.
"Ya Allah aku mohon tolongin aku, aku tak mau di penjara seperti bapakku, aku mohon"batin ajeng dan tak sadar meneteskan air matanya.
"Hmm ning bagaimana ini, aku tak tega dengan kak ajeng, kasihan dia" tanya bilqis
"kalau kasihan kenapa masih diam diri di sini, hayukkk atuh bil kita kejar bapak tadi lalu bicara baik-baik" ucap ning nurul sambil menunjuk ke arah segerombolan warga pasar yang membawa ajeng.
Dan akhirnya mereka berdua pun mengejarnya.
Lalu bilqis pun teriak dan berkata,
"Tunggu" ucap bilqis lalu menghampiri penjual roti itu.
Segerombolan warga pasar pun berhenti dan menoleh ke belakang sumber suara.
"Ada apa lagi nak" tanya penjual roti itu.
"Saya temannya dia pa, apa saya bisa bicara dengan bapak tentang masalah ini" ucap bilqis sambil menyatukan kedua telapak tangannya.
__ADS_1
"Baik kalau begitu kalian berdua ikut saya ke Pos pasar sekarang" jawab penjual roti itu.
"Baik pak, mari" ucap bilqis dan ning nurul.
"Bapak-bapak kita bawa dia ke Pos pasar aja dulu yah" ucap penjual roti itu dengan suara lantang.
"Siap, ayo ayo" sorakan warga pasar itu sambil membawa ajeng.
Saat di tengah perjalanan pun banyak orang yang melihatnya, si ajeng pun hanya menundukkan kepalanya Karena malu.
Bilqis dan ning nurul pun mengikutinya dari belakang.
Saat sampai di Pos pasar ajeng pun duduk di kursi yang di temani oleh bilqis dan ning nurul.
Lalu si penjual roti itu menghampirinya dan bertanya,
"Jadi bagaimana nak, apa yang ingin kalian sampaikan"
"Jadi begini pak, saya bukannya ikut campur dengan masalah ini saya hanya membantu teman saya, jika bapak tak keberatan bagaimana kalau masalah ini tidak udah di bawa ke hukum pa (kantor polisi) " ucap bilqis pada penjual roti itu.
"Tak bisa begitu nak karena dia ini sudah mencuri roti saya dan saat di tagih alesannya tak ada uangnya tak mau membayarnya juga" ucap penjual roti tegas.
" Hmm iya pak kami tau itu, tapi bagaimana kalau masalah ini kita selesaikan secara pribadi saja tak usah bawa ke kantor polisi dan saya mohon maaf atas kesalahan teman saya ini dan saya akan bertanggung jawab untuk membayar roti yang sudah di ambil oleh teman saya ini pak " tutur bilqis sambil memohon dan meyakinkannya.
"Iya pa benar kata dia, biar kami yang membayar semuanya, dan kami mohon jangan bawa teman kami ke kantor polisi, kami akan bertanggung jawab untuk membayarnya pak" tutur ning nurul coba meyakinkannya.
Penjual roti itu pun mulai memikirkan kembali untuk mempertimbangkannya apakah akan memaafkan atau tetep untuk di bawa ke kantor polisi.
Tiba-tiba si ajeng pun mengangkat kepalanya dan berkata,
"Pak tolong maafkan saya, saya tidak mau di penjara pa, maafkan saya karena sudah mengambil roti bapak, saya mencuri roti karena terpaksa pak saya lapar dan tak ada uang sepersen pun karena hidup saya hanya sebatangkara pa, aku tidak mau di penjara seperti papaku,aku ingin bebas dan mamaku pun sudah meninggal" tutur ajeng sambil menangis bersegukan.
"Hukkkk... hukkkk" tangisan ajeng.
"Aku mohon maafkan aku pa" ucap ajeng.
"Hmm jadi begitu alasan dia mencuri dia hidup sendiri dan bertahan hidup sendiri kasihan sekali dia" gumam si penjual roti itu sambil menatap ajeng yang masih menangis bersegukan.
Bilqis yang merasa tak tega dia pun memeluknya dan menenangkan ajeng. Dan ning nurul pun ikut menenangkannya.
#kira-kira bagaimana yah kelanjutannya...
apakah si ajeng akan di maafkan atau tetap di bawa ke kantor polisi yah guyssss???
Yukkkkk ikuti terus NT ku ini guysss... π€π€
__ADS_1
Dan jangan lupa like, komen, and vote yah ππΉπππ
πΊHappy Reading.... πΊ