PHILOPHOBIA , Ketika Aku Takut Jatuh Cinta Tapi Menikah Adalah Impianku .

PHILOPHOBIA , Ketika Aku Takut Jatuh Cinta Tapi Menikah Adalah Impianku .
Rapuh .


__ADS_3

...Di dunia ini tidak ada seorang pun yang bisa menghindari Luka . Kecil atau besarnya Luka tidak ada yang berhak untuk meremehkannya sebab setiap Luka itu berbeda-beda dan Luka setiap orang akan sembuh tapi dengan kecepatan yang berbeda-beda pula . Ada yang tidak memerlukan waktu lama tapi ada pula yang butuh beberapa purnama untuk bisa menyembuhkan luka itu . Lita misalnya, perempuan berambut panjang dan berkulit Putih bersih itu. rupanya butuh waktu yang lama untuk bisa menyembuhkan luka yang telah Ratu dan Dev torehkan padanya . Lita bukannya tidak berusaha, namun semakin ia berusaha untuk melupakan luka itu semakin ia mengingat luka itu . Lita bukannya belum bisa move on atau cengeng, tapi saat ini Lita lagi belajar untuk menerima . Sebab cara terbaik untuk menyembuhkan luka adalah menerima. Dan Lita lagi belajar untuk menerima. Menerima bahwa ternyata Tuhan sangat sayang sama dia sampai tuhan melepaskan orang-orang yang tidak baik untuknya . Dan salah satu cara untuk bisa menerima yaitu dengan cara menikmati . Dan Lita lagi melakukannya sekarang . ia lagi menikmati Luka itu . ia menangis sejadi-jadinya sampai membuat ia terlelap . Saat ini Lita lagi belajar untuk mengekspresikan apa yang ia rasakan sebab ia sudah tidak mau lagi berpura-pura baik-baik saja padahal ia tidak baik-baik saja ....


...Beberapa hari sendiri dan menutup diri dari dunia luar membuat Lita berubah menjadi Pribadi yang baru. Lita tau luka yang ia dapatkan ini tidaklah mudah untuk bisa menyembuhkannya tapi Lita yakin suatu saat nanti lukanya pasti akan sembuh seiring berjalannya waktu dan seiring datangnya seseorang yang baru yang di kirimkan tuhan untuk mengisi sebelah hatinya yang patah....


...**...


...Sejak berpapasan dengan Dev dan Ratu saat di basement tadi . Lita menjadi sendu bahkan ia sempat menangis sesaat sesampainya ia di kamarnya . Lita menangis sampai membuatnya tertidur, dan saat ia terbangun . ia mulai merasa matanya berat dan kepalanya juga terasa sedikit sakit....


...Lita membuka matanya sambil memijit pelipisnya pelan lalu dengan malasnya ia memaksakan diri turun dari tempat tidur untuk mengambil beberapa makanan ringan yang tadi sempat di belinya sebab perutnya sudah keroncongan sejak tidur tadi ....


...Lita berjalan menuju barang bawaan yang tadi ia taruh di atas meja . namun dari kejauhan saat ia melihat kantung plastik itu, ia menyadari bahwa kantung yang satunya berada di tangan laki-laki yang bernama Pram itu . lalu dengan perasaan malas ia menepuk dahinya Sesaat lalu kemudian ia alihkan pandangannya menuju mini bar atau kulkas kecil. ia membuka mini bar itu dan di sana terdapat Roti sisa yang sudah di makan setengah olehnya ....


..." enggak pa-palah kalau untuk mengalas perut yang kosong , pasti bisalah " Ucanya mengulas senyum ....


...Selesai makan Lita pun balik ke ranjangnya sebab ia memang merasa matanya begitu berat dan ia merasa sedikit kedinginan padahal suhu AC di dalam ruangannya itu sama seperti hari-hari sebelumnya yaitu suhu AC normal ....


...Baru beberapa menit ia terlelap samar-samar ia mendengar suara ketukan dari balik pintu kamarnya . Lita mendengar ketukan itu tapi ia seolah malas untuk turun dari ranjangnya . beberapa menit kemudian ia mendengar ketukan itu bahkan ia sempat mendengar suara seseorang dari balik pintu itu yang meneriaki namanya ....


...Lita menggeliat lalu dengan perasaan malas dan masih setengah sadar , ia pun beranjak dari ranjangnya dan kemudian berjalan pelan menuju pintu kamarnya . Lita membuka Pintunya tanpa melihat siapa seseorang di balik pintu itu . lalu ia berbalik dan berjalan pelan menuju ranjangnya untuk menuntaskan rasa kantuknya itu ....


...Dengan suara serak sehabis tidur dan masih setengah sadar , ia berkata ....


..." taruh saja di situ " Ucap Lita menunjuk meja. Dan langsung kembali membaringkan dirinya di ranjang sembari menutupi dirinya dengan selimut ....


...Pram hanya terdiam sembari mengikuti semua instruksi yang di berikan Lita padanya walaupun ia sendiri merasa bingung dengan sikap Lita padanya . ia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya bingung . Sebab perempuan yang saat ini sedang berbaring di ranjangnya ini dengan santainya membiarkan ia masuk tanpa menoleh ke arahnya sedikitpun . Pram bukannya menganggap dirinya orang jahat hanya saja ia sedikit bingung melihat sikap Lita yang seolah acuh tak acuh padahal bisa saja ia dalam bahaya jika sikapnya seperti ini ....

__ADS_1


..." bagaimana kalau orang jahat yang masuk . Dia enggak takut apa ! " batin Pram sedikit kesal ....


..."maaf yah ngerepotin . eh makasih juga untuk hari ini " Ucap Lita setengah tidur tanpa melihat ke arah Pram sedikit pun ....


...Pram menatapnya dalam dan sepertinya perempuan yang bernama Lita itu sudah masuk ke dalam alam mimpinya . Untuk sesaat Pram merasa kesal di buatnya namun selang beberapa menit kemudian ia di buat khawatir setelah melihat Dahi si perempuan itu berkeringat dan ia seperti menggigil ....


..." WAH....kayakanya dia demam " Gumamnya . lalu dengan langkah seribu ia berjalan menuju Ranjang dan ia berinisiatif untuk menyentuh dahi Lita namun belum lagi ia menyentuh dahi Lita , tangannya sudah di cegat oleh tangan Lita ....


..." aku enggak pa-pa, kamu bisa pergi " Ucap Lita datar....


..." enggak pa-pa gimana orang kamu...." Kata-katanya menggantung tatkala handphone-nya berdering ....


...Pram menahan amarahnya lalu ia alihkan pandangannya ke saku jas-nya untuk mengambil handphone-nya....


..." oh jadi ini karena papa ?! " Batin Pram mengangkat sudut bibirnya....


..." Ma , maaf yah kayaknya Pram enggak bisa datang " Ucap Pram sedikit kecewa ....


..." tapi...."...


..." udah dulu ya ma , Nanti Pram telepon lagi " Ucap Pram memotong Ucapan mamanya Dan langsung memutuskan telponnya secara sepihak ....


...Setelah menutup telpon Pram pun mengalihkan pandangannya kepada seseorang yang berada di dekatnya itu yang masih memegang tangannya . Seperti ada yang menggerak hatinya , tiba-tiba saja Pram langsung mengganti posisinya dengan cara duduk di tepi Ranjang dan melepas pelan tangannya dari genggaman tangan Lita....


...Pram menatap dalam seseorang yang sudah terlelap tidur itu . lalu Seperti Ada yang mendorongnya tanpa sadar ia mengangkat tangannya dan mulai membelai lembut rambut Lita dan seulas senyum tersungging di bibirnya . selang sepersekian detik kemudian ia mulai tersadar dengan apa yang di lakukannya tadi ....

__ADS_1


..." Pram apa yang kamu lakukan tadi !! " Gumamnya mengatai diri sendiri ....


...Pram tersentak berdiri ketika ia mendengar suara ketukan . Pram tetap diam tak bergeming ia bingung harus bersikap seperti apa sendangkan seseorang di sampingnya ini sedang terlelap . ia ingin membangunkannya tapi ia tau perempuan itu baru saja terlelap tidur . lalu dengan ragunya Pram pun berjalan menuju Pintu . Pram memutar handle Pintu lalu saat di lihat ternyata yang di balik pintu itu adalah seorang perempuan berambut pendek sebahu . Saat ia membuka pintunya perempuan di depannya itu terlihat begitu kaget sampai membuat ia mundur selangkah....


..." Kamu Siapa..... " Tanya Pram tanpa basa basi ....


..." oh...maaf apakah saya salah kamar.... ? " Ucap Seseorang itu lalu menekan nomor di layar handphone dengan cepat tanpa menjawab pertanyaan Pram . lalu saat ia menghubungi seseorang itu ternyata terdengar suara dari dalam kamarnya . Pram dan si perempuan itu memandang bergantian....


..." Kamu siapa " tanya Pram lagi ....


..." saya Adiknya Lita , Anda ? " Ucapnya Ragu ....


..." oh.... kalau gitu silahkan masuk " Ucap Pram lalu si perempuan itu masuk walaupun di lihat dari raut wajahnya ia terlihat sedikit takut dan bingung ....


..." Ka Lita....." Ucap Si perempuan itu berlari pelan saat melihat kakaknya yang sedang tertidur dan di tutupi selimut tebal serta dahi yang di tutupi handuk kecil ....


...Dengan Ragu si perempuan itu bertanya ....


..." Maaf anda siapa yah ? "...


..." oh....saya , teman....temannya kakak kamu " Ucap Pram sedikit gagap lalu dengan Sopannya ia pun pamit pergi dari situ ....


..." hmm kalau gitu saya permisi dulu ya "...


..." oh.... iya makasih yah udah jagain kakak saya " Ucap si perempuan itu dan Pram pun hilang dari pandangan ....

__ADS_1


__ADS_2