PHILOPHOBIA , Ketika Aku Takut Jatuh Cinta Tapi Menikah Adalah Impianku .

PHILOPHOBIA , Ketika Aku Takut Jatuh Cinta Tapi Menikah Adalah Impianku .
Kejutan Untuk tuan putri .


__ADS_3

...**...


...Revo baru saja memarkirkan mobilnya di garasi rumah Sesaat kemudian Revo berjalan mengikuti langkah kaki Lita yang sudah duluan keluar dari mobil. Revo berjalan mengikuti kakaknya dari belakang seperti mengekor. Revo berjalan pelan mengikuti langkah kakaknya , tiba-tiba saja langkahnya terhenti tatkala ia melihat kakaknya yang tiba-tiba saja berhenti tepat di depan pintu rumah ....


...“ kakak kenapa….? Kok ngga masuk “ tanya Revo bingung tanpa melihat sekeliling ....


...Lita membalikkan badan melihat adiknya lalu menunjuk ke arah rumah ....


..." tuh , kok gelap " sambil menunjuk ....


...“ Julia kemana… ? trus bibi juga kemana…? Kok lampu pada mati semua “ tanya Lita yang baru menyadari sesaat setelah menginjakkan kakinya di teras rumah dan menatap keheranan . Revo mengangkat bahu dan menggeleng kepala kemudian berkata " enggak tau " ....


..." kamu punya kunci cadangan kan..?"....


...tambahnya “ ya udah cepetan buka pintunya trus nyalain lampunya “ sambungnya tanpa menunggu jawaban dari adiknya, sambil sesekali mengalihkan pandangannya ke handphone yang berada di tangannya dan ke adiknya . Revo hanya mengangguk dan ia langsung bergegas membuka pintunya . Setelah membuka pintu ia hendak memasuki rumah untuk menyalakan lampunya karena ia tau kakaknya takut akan gelap , tapi belum lagi ia melangkahkan kakinya memasuki rumah Lita sudah menarik bajunya dari belakang dan Revo pun spontan berhenti dan memandang kakaknya yang kini berada tepat di belakangnya ....

__ADS_1


..." mau kemana ? " tanya Lita polos ....


..." mau masuk , nyalain lampu " jawabnya santai ....


..." ya udah kakak ikut " Ucapnya tanpa mengalihkan pandangannya dari handphone . Revo memandang kakaknya lalu ia tertawa kecil . Kini keduanya berjalan bersamaan menuju stopkontak untuk menyalakan lampunya . Lita berjalan mengikuti langkah adiknya tapi ia terlihat masih sibuk dengan handphone-nya . " padahal kakak bisa saja menyalakan lampu handphone-nya untuk menghilangkan rasa takutnya tapi ia malah sedang asyik membalas SMS yang entah dari siapa . Batin Revo yang Ujung bajunya masih di pegang oleh kakaknya ....


...Lita mengidap Nyctophobia atau yang lebih di kenal dengan fobia gelap . entahlah, sejak kapan Lita mulai takut akan kegelapan sebab ia tidak pernah berbagi cerita sama siapapun termaksud adiknya sendiri . tapi orang-orang yang sudah dekat dengannya semuanya tau kalau dia fobia gelap ....


...Revo menyalakan lampunya dan Lita pun terkesiap ....


...*...


...Julia ,Dev ,Dita ,Rara dan Reza mereka berlima sedang asyik dengan tugas masing-masing hingga beberapa menit kemudian Julia mendapat sms masuk dari Revo bahwa ia dan Lita sedang dalam perjalanan pulang dan sebentar lagi akan sampai di rumah . dengan langakah seribu Julia dan lainnya mempercepat pekerjaan masing-masing dan akhirnya lampu pun di matikan sesaat sebelum Lita sampai di rumah . dari dalam rumah Julia dan lainnya sudah mendengar suara klakson mobil dan suara Lita yang brisik ....


...Revo menyalakan lampu ....

__ADS_1


...“ SUPRISeeeeeeeeeeee “ teriak mereka bersamaan . Lita terkesiap tak bergeming, ia memandang sekeliling air mata membayang di matanya tatkala ia melihat sosok yang di cintainya berdiri tegak dengan pakaian yang rapi dan memegang buket bunga mawar merah . Raut wajah Lita tak bisa di bohongi . ia begitu kaget dan seakan tak percaya dengan apa yang di lihatnya malam ini....


...Dev yang ia kenal tak romantis dan kaku, kini berdiri tegak sambil memegang buket bunga di tangannya . Lita membenamkan wajah di kedua tangannya sambil sesekali tersenyum memandang Dev dan orang-orang sekelilingnya ....


...Sama dengan Lita, Dev juga ikut terharu setelah melihat wajah Lita yang begitu bahagia ....


...Dengan senyum lebar dan agak sedikit gugup Dev mulai berkata ....


...“ kayaknya aku berhasil nih…. “ Candanya memecahkan keheningan di antara mereka, Dan yang lainnya pun tertawa , tambahnya lagi “ kamu tau, aku pikir ini tidak akan berhasil dan mungkin biasa-biasa saja di mata kamu sebab aku tidak membuat kejutan ini di restoran yang mewah atau di sebuah hotel berbintang melainkan di rumahmu yang aku pikir kamu tidak akan sekaget itu tapi aku rasa aku berhasil membuat kejutan ini “ Ucapnya yang seperti biasa terdengar membanggakan diri sendiri . Lita tersenyum mendengar ucapan Dev yang selalu membanggakan dirinya ....


...Dev berjalan pelan menghampiri Lita yang masih diam di tempat , ia melangkahkan kakinya perlahan dan saat ia sampai di depannya, ia langsung membungkuk dan menjulurkan buket bunga itu lalu ia berkata sambil menatap dalam mata Lita ....


...“ terimalah bungaku ini jika kamu sudah tak marah lagi dan maafkanlah aku jika kamu masih marah tapi aku mohon terimalah bungaku ini “ Ucap Dev sedikit bercanda yang berhasil membuat semua orang yang berada di situ tertawa lepas . Lita menatapnya penuh dalam , ia tau kalau pacarnya ini sulit untuk berkata romantis tapi setidaknya baginya pacarnya ini berhasil membuatnya terharu dengan sikapnya malam ini ....


...Lita menatapnya sesaat lalu dengan senyum merekah ia mengambil bunga pemberian Dev setelah itu Dev mengganti posisi dengan berdiri dan keduanya langsung berpelukan ....

__ADS_1


..." Udah dong jangan lama-lama peluknya " goda Revo dan semuanya pun tertawa ....


...Malam ini Lita begitu bahagia, wajahnya tak henti-hentinya memancarkan senyum kebahagiaan. Lita merasa setidaknya ia tak perlu khawatir dan curiga lagi dengan perubahan sikap Dev yang beberapa hari terakhir ini mengganggu pikirannya. apalagi setelah launching butik barunya saat Dev tiba-tiba menghilang dan menimbulkan banyak pertanyaan di kepalanya walaupun keesokkan harinya Dev sempat mengirim buket bunga padanya tapi rasa khawatir dan curiga itu tetap bersarang di kepalanya, tapi malam ini setelah kejutan yang di berikan Dev padanya. ia merasa tak pantas menaruh curiga kepada Dev yang sudah mau menerimanya dengan segala kekurangannya yang dulu sempat membuatnya takut untuk bersandar dan mempercayai orang lain....


__ADS_2