PHILOPHOBIA , Ketika Aku Takut Jatuh Cinta Tapi Menikah Adalah Impianku .

PHILOPHOBIA , Ketika Aku Takut Jatuh Cinta Tapi Menikah Adalah Impianku .
Tak seindah kemarin .


__ADS_3

...Seminggu kemudian,...


...Lita membuka matanya yang masih terasa berat, lalu ia merentangkan tangan mencoba menggapai hp yang berada di Nakas dekat tempat tidurnya . “ aduh…sudah jam brapa nih…” desahnya pelan sambil menguap dengan posisi yang masih terbaring di tempat tidur . sudah beberapa hari ini Lita di sibukkan dengan persiapan launching butik barunya dan kemarin acaranya berjalan dengan lancar sama seperti yang di harapkan, hanya saja ada sedikit kesedihan yang terpancar dari wajahnya sebab Dev Pradana tiba-tiba saja tidak bisa hadir ....


...Lita menyalakan handphone-nya yang ia matikan semalam . ia menatap layar handphone dengan seksama namun tak ada satu pesanpun yang masuk dari pacarnya ....


...“ nih anak kemana sih “ desahnya menggerutu menatap layar handphone yang tak kunjung ada panggilan masuk ....


...“ seharian kemarain ngga ada kabar dan pagi ini tak ada satu pun panggilan darinya , oh god…. “ Ucapnya mendengus kesal . Lita menatap langit-langit kamar dan pikirannya melayang kemana-mana lalu ia memaksakan diri turun dari tempat tidur , berjalan dengan langkah pelan menuju jendela kamar lalu ia melihat keluar jendela ....


...Pagi ini langit begitu cerah padahal semalam baru saja turun hujan . Lita merentangkan tangan kedepan kemudian ia menarik napas dan menghirup udara segar pagi itu lalu ia menghembuskannya lagi, setelah itu ia mulai meregangkan kedua kaki dan tangannya. Ia merasa badannya begitu lemas lalu ia berjalan pelan keluar kamar dengan langkah kaki yang di paksakan ....


...Julia mengerutkan alis tatkala ia melihat Lita keluar dari kamar dengan muka masam dan Rambut yang kucel namun terlihat tetap cantik....


...“ kakak kenapa…. “ tanya cewek berambut pendek itu sambil mempersiapkan sarapan pagi di meja makan namun tak ada tanggapan darinya ....


...Lita duduk dengan mengangkat kedua kaki di kursi dan tangan yang melingkari kedua kakinya seperti memeluk lalu ia menyandarkan dagunya di kedua lututnya dengan tatapan mata yang kosong ....


...“ kak Lita…. “ Ucap Julia pelan saat mendapati sang kakak yang masih saja terdiam sejak duduk tadi....

__ADS_1


...“ kak Lita…. “ Ucapnya lagi . Lita mendongak lalu ia mulai membuka mulutnya seperti ingin berbicara namun sepersekian detik kemudian ia menutupnya lagi, sepertinya Lita ingin bercerita tapi kemudian ia mengurung niatnya itu . Julia menatap kakaknya dengan seksama lalu ia berkata “ oke tunggu “ Ucap Julia cepat . “ aku akan tuangkan teh dan kue untuk kakak setelah itu kakak boleh cerita padaku “...


...“ maksud kamu …. “ Ucap Lita bingung....


...“ aduh kak…., aku tau kok apa yang lagi mengganggu pikiran kakak “ Ucap Julia sambil meletakkan secangkir teh hangat dan kue di depannya . kemudian ia mulai duduk di samping Lita dengan posisi menyamping dan dagu yang di letakkan di atas tangan kanannya ....


...“ sekarang kakak boleh cerita “ Ucapnya sedikit antusias dan Lita hanya tersenyum kecil . Julia membalas senyum lalu berkata . “ gitu dong senyum….., masa pagi-pagi udah pasang muka masam “....


...Lita mendongak lalu ia memegang secangkir teh yang masih mengepul itu. ia terdiam sesaat seperti sedang memikirkan kata-kata apa yang harus ia keluarkan untuk ia katakan pada Julia. Lita memperbaiki posisi duduknya sambil sesekali ia menyesap tehnya dan kemudian ia menaruh secangkir tehnya tadi di atas meja ....


...“ Revo di mana…. ? belum bangun ? “ Ucap Lita basa basi sebelum memulai percakapan yang sebenarnya susah untuk ia ceritakan pada orang lain sekalipun itu pada adiknya. Lita bukannya enggan untuk berbagi cerita hanya saja ia tak mau menambah beban orang lain dengan ceritanya itu ....


...“ aduh…kak cepetan deh critanya “ desak Julia penasaran ....


...Lita menatap Julia sambil sesekali menyesap tehnya ....


...“ Dev…., dia pacar yang baik dan aku tau itu tapi aku….. “ aliran kata-kata itu terhenti tatkala ia mulai menyadari apa kata selanjutnya yang akan ia katakan . Lita menarik napas pelan ....


...” aku rasa dia berubah “ Batinnya dalam hati, tambahnya “ Kamu tak pantas mencurigainya, Lit.., ada apa denganmu….? Kamu tak pantas mencurigai pacarmu seperti itu . dia itu baik dan kamu…. “. Batinnya lagi dalam hati, seperti menyalahkan diri sendiri karena sudah berani mencurigai pacarnya yang selama ini sudah baik padanya ....

__ADS_1


...Julia menatap Lita yang kembali terdiam ....


...“ kak…, kakak “ Ucapnya sambil mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Lita ....


...“ kak…” Ucapnya lagi ....


...“ ya… “ jawab Lita terkesiap ....


...“ kak Lita ngelamun ya… “...


...“ hmm " Ucap Lita yang langsung berdiri dari tempat duduknya ....


..." kakak mandi dulu ya…..,oh iya makasih atas sarapannya … “ Ucap Lita sambil menggigit sepotong kue yang berada di depannya dan berlalu pergi tanpa melanjutkan ceritanya yang terdengar menggantung tadi....


...sementara itu Julia mengeleng-gelengkan kepala menatap Lita dengan penuh keheranan ....


...Julia salsabila tujuh tahun lebih muda dari Lita . Julia merupakan anak dari sahabat ibunya Lita , semenjak ibunya Julia meninggal dalam suatu kecelakaan semenjak itu pula Julia tinggal bersama Lita dan Revo ....


...Julia meletakkan dagu di tangan kirinya sambil menggigit kue yang berada di tangan kanannya dengan gaya lambat ....

__ADS_1


...“ woi…ngelamun aja “ teriak Rara mengagetkan Julia ....


__ADS_2