Phobia Artis Yang Langka

Phobia Artis Yang Langka
Phobia


__ADS_3

Yap benar sekali Phobiaku adalah Androphobia , Baru saja sembuh 3 hari yang lalu sekarang ada murid yang mendekatiku .


" AAA .. , menyebalkan kenapa aku bermimpi kejadian masa lalu " gumam Safi yang baru saja terbangun dari tidurnya.


Melihat kearah pintu Rooftop yang masih tertutup , besamaan dengan matahari yang mulai terbenam membuat pikiran Safi bercampur aduk sambil memikirkan jam pelajaran ke 4 sebelum pulang sekolah.


Hari ini ada jadwal pemotretan , dan live bersama dengan salah satu YouTubeer yang kemungkinkan dibatalkan lalu diganti lain hari .


Safi duduk meringkuk di dekat pintu masuk sambil memegang perut yang lapar , suasana yang semakin dingin menyelimuti tubuh .


Hanya memakai Jaket tipis berwarna krem ke jinggaan dan rok selutut berwarna hijau muda , berdoa agar ada murid perempuan yang datang untuk mengecek keadaan Rooftop .


...Diruang kelas...


" Kita akan absen terlebih dahulu sebelum pulang ya , agar tidak ada murid yang tertinggal " Ucap guru sambil memegang buku absen .


" Cika " Hadir


" Raisa " Hadir


" Alfa " Hadir


DLL


" Baiklah Sekarang , Safi "

__ADS_1


....


" Mana Safi ini ? jangan bilang di bolos pelajaran " Ucap guru dengan nada yang kesal .


" Gak tau bu , mungkin pergi " celetuk salah satu murid.


" Sudah biarkan saja , lanjutkan materi sebelumnya ya buka buku SBdp hal 57 "Ucap guru sambil mengganti buku lalu menulis dipapan tulis .


" Baik bu Eka " Jawab murid


Bu Ekawati


Bu Eka adalah Guru kelas 9 A , ia dikenal sebagai guru killer dan disiplin jika ada yang telat 2 menit saja kemungkinan akan mendapatkan hukuman .


Jika ada murid yang bolos pelajaran dan sakit tidak pernah menanyakannya , bu Eka juga dikenal cuek bebek , dengan bentuk alis yang tebal dan selalu mengerut , sorot mata yang tajam dan seram membuatnya selalu ditakuti disekolah .


Alfa yang mendengar berkataan itu mulai sedikit emosi , Ia mulai mengetahui alasan Safi menjauh dirinya .


Alfa berdiri dan menggeprak meja dengan keras sehingga semua murid menoleh kearahnya .


" Apa apan ini , murid hilang seharusnya dicari bu . bukan dibiarkan begitu saja " Alfa menatap tajam bu Eka .


" Kamu berani melawan saya ya , berdiri kamu Alfa " Ucap bu Eka


...Krik krik krik...

__ADS_1


" Maaf bu , Alfa memang sudah berdiri dari tadi " Ucap salah satu murid


" Diam kamu , kau tidak berhak memberiku saran ataupun kritikan " bu Eka melempar spidol yang terbuka kepada murid itu hingga membuat baju OSISnya tercoret tinta .


Bu Eka mulai menatap ke meja Alfa dan ternyata ia sudah pergi keluar kelas , Bu Eka tersenyum kecil .


" Biarkan saja mereka , baiklah anak² lanjutkan pelajarannya ya "Ucap bu Eka sambil menenangkan pikiran.


" Sial kepada si Alfa peduli dengan si culun itu , menyebalkan dia menggunakan pelet apa agar Alfa suka sama lo . Hemm .. , awas aja besok gue bakal buat lo keluar " Raisa mulai memikirkan hal jahat lainnya di dalam hati .


...Disisi Alfa...


Saat Alfa berlari kesana kemari untuk mencari keberadaan Safi , namun nihil semua tempat sudah di datangi tapi tidak ada tanda-tanda Safi .


Alfa terduduk di taman sekolah yang dikelilingi oleh bunga , duduk dengan muka tertunduk .


" Jadi apa kerena itu ia menjauhiku ? menurut dia pasti aku pembawa sial baginya, telah membuatnya menjadi bahan bully ."


" Kenapa aku tidak sepeka ini telah membuat seorang gadis kecil menangis , aku ini benar-benar tidak bisa apa-apa selain menangis dan mengeluh " ucap Alfa sambil menyalakan dirinya sendiri.


" Tidak , aku Harus mengubah ini dengan cara menemukan gadis itu tunggulah gadis manis " ucap Alfa menyemangati dirinya sendiri .


Alfa melihat keatas langit lalu mengepalkan tangannya lalu tersenyum .


Alfa terdiam sejenak ia teringat akan suatu tempat yang belum dirinya kunjungi yaitu Rooftop sekolah .

__ADS_1


Alfa berlari dengan semangat menuju Rooftop untuk meminta maaf dengan Safi .


__ADS_2