
Suara ayam berkokok dan Azdan berkumandang menandakan pagi datang... Rania yang baru keluar dari pintu kamar mandi bergegas membangunkan Yuda yang masih terlelap di sofa,...
"Kang... "lirih Rania pelan
"Kang... bangun kita sholat subuh berjamaah... "ajaknya
"Emmm.... "jawab Yuda
"Akang... ayo bangun... "lirih Rania untuk ketiga kalinya
"Apa sih bawel banget, berisik tau... "teriak Yuda
"Akang bangun... udah subuh... ayo kita sholat berjamaah... "
"Kalo kamu mau sholat, sholat aja sendiri, gak usah ngajakin orang.. "jawab Yuda kesal
"Astaghfirullahalazdim....., gak boleh begitu, dosa kang, lagian sholat itu sudah kewajiban kita sebagai seorang muslim kang... "
"Saya juga tau Ran... "
"Terus kenapa Akang marah? "
"karena kamu... bangunin orang seenaknya..."
"Kan Rania bangunin akang biar bisa sholat bareng, kalau Akang gak mau ya udah, Rania mau minta izin sholat duluan dan sendirian "
"bilang dong dari tadi..., sanah sholat sendiri aja.. "
Rania berjalan mengambil perlengkapan sholat "Ya Allah... turunkanlah hidayah MU kepada Akang... bukalah mata hati Akang... "lirihnya
Tak berapa Lama, Yuda bangun "Akang mau sholat? "tanya Rania sambil tersenyum
"enggak... Mau tidur,... "jawabnya singkat
Rania diam terpaku melihat Yuda menjatuhkan tubuhnya diatas kasur dan melanjutkan tidurnya...
Rania keluar dari kamar, langsung melakukan ritinitas pagi nya, "Bu... "
"Hei nak kamu sudah bangun... "
"Selamat Pagi Bu... "sambil memeluk ibunya
"Pagi sayang... "
"Bapak mana bu? "
"Biasa tuh didepan rumah... "
"Kak Reza...? "
"Reza lari pagi... "
__ADS_1
"ooh... "
"Suami kamu mana nak...? "
"Akang masih dikamar bu, lelah jadi tadi lanjut bobo lagi "
"Ooh... ya sudah, bikinin sarapan gih buat suami mu "
"iya bu,... "
"Ibu mau nganterin ini dulu "sambil menunjukkan kue dan kopi diatas nampan
"Sarapan... tunggu, Akang suka apa ya? , karena ini first time aku nyiapain sarapan buat suami, jadi semuanya harus dilakukan semaksimal mungkin... "ucap Rania sambil tersenyum...
Jam menunjukan pukul enam pagi, Rania yang sibuk didapur kesana kemari baru ingat kalau Yuda belum bangun setelah menyiapkan semuanya diatas meja ia bergegas membangunkan suaminya
Rania masuk kekamarnya mendapati Yuda masih meringkuk diatas tempat tidur "Akang... masih tidur? Akang bangun udah siang loh kang...? "
"ehmm apa sih? "
"Akang ayo bangun udah siang... sarapan yuk.. Rania udah bikinin makanan buat Akang, tapi Rania gak tau Akang sukanya apa jadi Rania bikinin sarapan sebisa Rania aja "celotehnya sendiri
"Aduuh bawel banget sih kamu, bisa Diem gak sih berisiik "ucap Yuda sambil menutup telinganya dengan bantal
"udah sanah... "usir Yuda
"Rania gak bakal pergi sebelum Akang bangun... "
"Terserah kamu dah... "
"Ya bilang aja masih istirahat karena kemaren kecapaean ngelayanin tamu orangtua kamu yang banyaknya minta ampun... "
"Tadi Rania udah bilang gitu kang... masa harus bilang gitu lagi..? lagian Akang gak malu apa sama mertua...? "
Yuda langsung membelalakan matanya seketika tersadar kalau saat ini dia ada di rumah mertuanya..
"Sial... "ucapnya sambil mengacak rambutnya
"minggir...... "Yuda bergegas kekamar mandi
setelah beberapa saat, keluar dari kamar mandi, Rania duduk disofa menunggu Yuda.
"Akang sudah wudhu...? ini Rania udah siapin sajadah sama sarungnya "
"belum... mau ngapain? "
"Sholat subuh Akang... "
"tapi ini kan udah siang Ran...? "
"Tetep harus sholat Akang, udah Akang balik lagi ambil wudhu terus sholat... ayo.. "sambil mendorong badan Yuda yang tinggi kekar
__ADS_1
setelah semuanya selesai mereka berdua keluar kamar...
"Selamat pagi nak Yuda...? "tanya Bapak
"pagi juga pak, Ibu... "
"Selamat pagi juga manantu Ibu.. ayo sini duduk kita sarapan... "ajak Ibu
"Bang Reza kemana? "tanya Yuda
"Disini... "teriak seseorang dari ruang tamu
"Kenapa...? "
"Pagi Bang... " tanya Yuda yang dijawab dengan mengangkat sebelah tangannya...
"ayo kak sarapan... "ajak Rania
"tumben nih banyak banget makananya.. emang mau ada tamu bu? "
"Gak ada.., ini Rania masakin husus buat Yuda... "ucap ibu sambil tertawa kecil
"Ooh... gitu... "timpal Yuda sambil menggerakkan kedua alisnya
"Iya, karena Rania gak tau makanan kesukaan Akang jadi ya... ini hasilnya..."
"Makasih loh Ran... "ucap Yuda..
Rania kaget dan hanya diam menatap Yuda yang sedang menatapnya sambil tersenyum...
"Ehemm... ayo makan... "Ucap Reza
"Akang mau apa? "tanya Rania
"Nasi goreng aja "jawabnya
"Oke.. biar Rania ambilin... "
Yuda hanya diam menatap Rania, "Akang telur ceplok mau? "tanyanya
"boleh... "
"Ini kang, ini kerupuknya... "
"Makasih... "
"Kaka mau roti bakar aja... "ucap Reza
Rania diam dan terus melihat Yuda, "ehmm... lumayan ... "ucap Yuda sambil menganggukkan kepalanya Rania senang...
"Ini first time Rania sebagai istri masakin untuk suami... "ucap Rania sambil tersenyum
__ADS_1
"ini hal pertama yang Rania lakuin sebagai seorang istri, masakin dan sarapan bareng.. "
jangan tanya Akang dia tetap memasang muka datar nya, sedangkan yang lain tentu saja menertawakan Rania