
Keluarga Rania sedang bersiap2 untuk pergi ke Jakarta karena akan ada pertemuan pertama kedua keluarga untuk memutuskan tanggal pernikahan dan lain sebagainya
Sampai di Jakarta Rania dan kedua orangtua nya menginap dihotel Wijaya yang sudah disiapkan
^^^..."Kang Rania serta Ibu dan Bapak Alhamdulillah sudah sampai hotel yang akang siapkan, terimakasih untuk semuanya..."...^^^
"Oh... iya Alhamdulillah kamu sudah sampai, Selamat datang di Jakarta dan selamat menikmati pelayanan di hotel kami... "
Keluarga Rania bersiap2 untuk dinner begitupun keluarga Yuda..
Yuda dan keluarga besarnya sudah sampai di tempat pertemuan di sebuah Restoran yang cukup mewah, tak berselang lama disusul oleh keluarga Rania mereka saling menyapa satu sama lain.
"Rania cantik sekali kamu malam ini "puji Mamih
"Makasih tante..tante juga cantik... "balas Rania
Rania sangat anggun memakai longdress berwarna nude yang membuat nya tampak elegan...
Yuda menatap Rania ketika Mamih nya memuji, "lumayan juga nih cewek " gerutunya dalam hati
Rania menatap Yuda, yang gagah dengan setelan jas navi nya duduk tepat didepannya.
"Rania berapa usiamu tahun ini? "tanya kakek Yuda
"18tahun kek? "
__ADS_1
"Kapan kamu lulus Sekolah? "
"InsyaAllah tahun ini kek "
"Ya sudah nanti umur 19 kamu nikah sama Yuda, gimana? "
Kedua keluarga saling tatap, begitupun Yuda dan Rania
"Rania gimana Orangtua saja kek.. "
"Kenapa buru2 sih kek? "ucap Yuda
"Mau nunggu kapan lagi...,kakek pengen punya cicit, kakek udah sepuh kamu juga bangkotan" disertai gelak tawa
"Ah elah kek... temen Yuda juga banyak yang belum nikah. "
Semua yang hadir disana diam tidak ada yang berani membantah keputusan kakek, Yuda beranjak dari meja makan, yang lain asyik mengobrol membahas bisnis dan lain2... Rania melihat Yuda pergi keluar ruangan taman belakang lalu bergegas iapun menyusul.
"Ehem... Kang.. "sapa Rania , Yuda hanya menoleh
"gimana menurut pendapat Akang tentang keputusan kakek? "
Yuda diam beberapa saat... "Menurut kamu gimana? " Yuda bertanya balik
"Sebenernya Rania cuma ngikutin Kemauan orangtua aja kang, liat mereka bahagia Rania seneng.. "
__ADS_1
"Kamu itu ternyata tidak punya pendirian, harusnya kalau kamu gak suka ngomong kan bisa nolak.. "
"Kalau akang gimana? "
"Kamu mau tau... Denger ya saya tidak pernah mau menikah sama kamu ."dengan nada penuh penekanan
Rania kaget tapi dia tidak memperlihatkannya, Dia juga sudah siap dengan jawaban Yuda .
"Jadi jangan pernah berharap saya Akan menyukaimu , kalaupun setuju itu karena Kakek dan Orangtua kita.... "kemudian Yuda pergi Dan kembali kedalam...
Rania hanya diam mendengar apa yang barusan Yuda katakan, kemudian ia pun kembali kedalam menyusul Yuda Dan berkumpul kembali dengan keluarga
"Sini nak... "ajak Mamih Yuda
"Bail Karena semuanya sudah kumpul kembali, tadi kita para orangtua sudah berbicara tentang Pernikahan antara Yuda dan Rania , Keputusan kami sesuai dengan kemauan Kakek InsyaAllah Pernikahan Kalian akan dilaksanakan setelah Rania Lulus Sekolah... Gimana Rania Dan Yuda kalian setuju...? "Tanya Papih Yuda
"Tunggu dulu pih... kenapa mendadak sih pih?, Rania kan masih sekolah belum kuliah perjalanan pendidikan dia masih panjang, ya kan Rania? "lirik Yuda meminta persetujuan
"Iya Om ...Rania ..."belum selesai ngomong
"Pokoknya Kakek gak mau tau, Lulus Sekolah kamu nikahin Rania. Itu keputusan akhir. "ucap kakek tegas
"Tapi kek... "rengek Yuda
"Gak ada tapi2an.. Selesai..."
__ADS_1
Mereka yang hadir hanya diam tak bisa berkata, Yuda tidak bisa menyembunyikan kekesalannya, Rania bingung harus berkata apa, ketika semua sudah diatur oleh orangtua, padahal kalau mau dia bisa menolak tapi belum sempat bicara sudah dipotong oleh Kakek dia juga merasa tidak enak dengan Yuda apalagi dia tau kalau Yuda menikahinya hanya karena orangtua, begitupun dengannya.