Prajurit Kecil Clan Senju

Prajurit Kecil Clan Senju
*chapter 3* tertangkap


__ADS_3

...----------------...


"nona! akhirnya anda kembalii"seru Shizune


"anda tadi dari mana sebenarnya nonaaa?, saya lelah mencari anda kemana²" rengek shizune pada Tsunade yang baru saja kembali dengan membawa Tsumaki bagai membawa anak kucing di tangannya.


"aku tadi pergi menangkap kucing kecil yang nakal ini dulu" jawab Tsunade sambil memperlihatkan bocah kecil yang sedang menunduk bagai anak kucing yang tertangkap basah sedang mencuri ikan.


jubah yang menutupi rupa serta rambutnya pun telah Tsunade lepas hingga memperlihatkan paras nya yang cantik dan rambutnya yang tergerai indah semakin menambah pesona nya.


"imutt sekaliii " pekik gemas shizune ketika melihat sesosok gadis kecil manis berambut hitam bergradasi abu tersebut.


"jadi, dia yang mengintai kita dari tadi nona? kukira kita di untit ninja tingkat jonin. tak kusangka ternyata hanya anak sekecil ini"lanjut nya dengan nada kagum dan tak percaya.


"iya, aku juga awalnya berpikiran sama dengan mu,namun semua itu berubah ketika aku bertarung dengannya tadi , bocah ini kekuatannya setara dengan ninja kelas chunin" balas Tsunade menunduk menatap bocah di yang hanya sepantaran pinggannya.


"Apaaa!?"


"anak kecil yg terlihat baru berumur 5 tahun ini? " kaget Shizune


"HEI NONA, UMUR KU 7 TAHUN TAUU! " balas Tsumaki garang.dia tidak terima di katai bocah 5 tahun


"dan namaku bukan BOCAH, namaku TSU MA KII" lanjut nya dengan lantang dengan sedikit nada penekanan di akhir


"hmmp"


lalu memalingkan wajah sambil mengembungkan pipi tanda ia sedang kesal


Tsumaki terlihat sedang merenggut sebal sembari menggerutu.


Tsumaki tidak terima ia berhasil tertangkap! karena selama ini ia tidak pernah tertangkap dan sekarang dengan mudah nya dia tertangkap oleh seorang nona muda yang dia kira lemah ternyata memiliki kekuatan di luar nalar.


shizune dan tsunade bertatapan sejenak lalu kedua nya terkekeh gemas.


"baiklah baiklah tsu ma kiii" balas Tsunade dengan kekehan kecil di akhir


"jadii kenapa kau mengikuti kami sedari pagi? siapa yang memerintahkan mu? huh" nada bicara Tsunade yang awal nya sedikit ramah berubah menjadi dingin seketika.


bulu kuduk Tsumaki meremang, dia merinding merasakan hawa mencekam yang menguar dari arah Tsunade.


"a-aku Ingin mencu-"


"APAA?! KAU INGIN MENCURI? "


ucapan Tsumaki di potong langsung oleh pekikan garang Tsunade

__ADS_1


"TIDAKK, bu-bukann"


"maksud ku me-me-minta, IA! meminta sedikit uang, kare-rena aku laparr"


ucap Tsumaki gelagapan takut kena amuk Tsunade


"hmmmmm" gumam Tsunade dan Shizune serentak dengan tatapan menyelidik


mereka jelas tidak percaya dan hendak bertanya kembali hinggaa


KRUCUK KRUCUK


"Ukhhh, perut ku perihh"


terdengar jelas suara perut keroncongan di sertai rintihan lirih bocah kecil yang tengah menekan keras perut nya berusaha menghilangkan rasa sakit, walau sebenernya itu sia sia.


menghela napas lelah ' sepertinya aku harus mengalah kali ini ' batin Tsunade


"Hahhh, Shizune bawa bocah itu ke penginapan"


ucap Tsunade sambil menyerahkan Tsumaki ke tangan Shizune


"Haik, nona Tsunade"


mereka pun pergi ke penginapan tempat Tsunade dan Shizune menginap.


......................


di penginapan


"nah, makanlah dulu. kau kelaparan kan"


ujar Tsunade ketika Shizune telah meletakkan semangkuk bubur hangat di depan nya.


Tsumaki ragu, apakah setelah memakan ini dia akan mati? lalu setelah itu organ dalam nya akan di jual?!


keringat dingin membasahi seluruh tubuh nya, memikirkannya saja sudah membuatnya merinding .


menelan ludah nya susah payah, menahan godaan dari bubur dengan banyak toping yang terlihat sangat lezat sudah tersaji di depannya, dan di sertai segelas teh ocha hangat.


"Apa yang kau tunggu? cepat habis kan, bubur itu tidak akan masuk ke perut mu jika kau hanya memelototinya" ujar Tsunade


"tenang saja Tsumaki chan, bubur itu baik untuk mu dan tidak ada racun di dalamnya .kau tenang saja" ujar Shizune menenangkan sembari tersenyum lembut


mendengar hal itu, tanpa pikir panjang Tsumaki memakan bubur yang ada di depannya dengan sangat lahap.

__ADS_1


memang sudah terhitung lama sekali dia terakhir memakan makanan yang layak seperti ini, biasanya dia hanya memakan ikan mentah atau umbi umbian dan buah, karena jika ia terlalu sering menyalakan api unggun ,takut nya para ninja yang mengejarnya menyadari keberadaan nya lewat asap.


...----------------...


Tsumaki pov


'ukhhh enak sekalii' batinku senang


sudah lama sekali aku tidak makan nasi. aku kangen bubur buatan ayah. walau bubur ini tidak mirip buatan ayah namun ini sudah lebih dari cukup mengobati rasa rinduku pada masakannya.


sepertinya dua orang ini terlihat baik ,aku jadi merasa bersalah karena ingin merampok mereka awalnya.


"terimaksih makanannya"ucapku sambil menepukan tangan pelan setelah menaruh sumpit di pinggir mangkuk.


"aku minta maaf dan terimakasih telah memberikanku makanan" aku segera membungkuk meminta maaf sekaligus berterimakasih kepada dua orang di depanku


"eh! eh! tidak perlu sampai seperti ini, ayo bangkit dan duduk lah kembali nak. kau cukup berjanji akan menjawab pertanyaan kami saja dengan jujur sebagai balasan"ujar nona baik yang selalu menggendong babi


ukhh aku jadi semakin merasa bersalah, tapi aku harus tetap duduk kembali , supaya tidak membuat mereka merasa tidak enak.


"Haik! aku berjanji akan menjawab dengan jujur"balas ku tegas


"baiklah kalau begitu. pertama tama sebutkan nama margamu" tanya nona pirang yang terdengar seperti perintah


nona berambut pirang ini memberikan pertanyaan yang sedikit sulit kujawab.


akhh ayah bilang tidak boleh sembarangan memberi tau nama lengkap ku ke sembarang orang, tapi aku sudah terlanjur berjanji akan berkata jujur.


Eh,tapi ayah juga kan menyajarkan ku untuk menepati janji , dan sepertinya mereka itu orang yang baik dan kuat. entah kenapa sepertinya tak apa memberitau kan yang sebenarnya kepada mereka.


"Senju ,nama lengkap ku Tsumaki Senju" jawab ku lantang, akhirnya ku putuskan untuk memberitaukan pada mereka, toh hanya nama lengkap, tidak akan kenapa napa kan?


kan?


ehh, sepertinya perkiraan ku salah deh


KENAPA MEREKA TERLIHAT SANGAT TERKEJUT BEGITU?!


...----------------...


Bersambung


bung


bung

__ADS_1


bung


__ADS_2