Presdir Nelangsa (Menjadi Ibu Susu-mu) Season 2

Presdir Nelangsa (Menjadi Ibu Susu-mu) Season 2
AKU TIDAK PERCAYA


__ADS_3

Mendengar seruan pria paruh baya yang masih gagah nan tampan. Membuat Sarah bertanya-tanya. Apa maksud dari Daddy nya itu ? .


Dia harus meninggalkan siapa?


Dan, siapa yang penghianat?


"Dadd, apa yang Daddy katakan?."


"Itu sudah jelas Sarah. Daddy tidak mau kamu berhubungan dengan laki-laki brengsek macam dia."


"Siapa maksud Daddy ?."


"Akhtar William, dia tidak pantas untukmu."

__ADS_1


Deg!


Sarah masih ngeblank, mencerna setiap ucapan sang Daddy. Kenapa dengan Akhtar?. Apa maksud Daddy, sih?!. Bathinnya bergumam.


Melihat sang anak dan suaminya berseteru, Laura mendekat. Mengelus lengan pria paruh baya yang masih gagah itu.


"Dadd, bisa kita duduk dulu. Daddy kan dari luar."


Menuruti perkataan sang istri, akhirnya dia duduk di sofa ruang keluarga. Kelihatan jelas, jika Diego sedang menahan emosi. Jelas menahan emosi. Setelah apa yang di lakukan oleh orang yang putrinya cintai. Benar, awal mereka berdua karena perjodohan yang dilakukan oleh kedua bela pihak.


"Sarah. Nak..." Panggil Laura.


Sarah langsung menoleh, memutar badan, melangkah menuju ke tempat dimana kedua orangtuanya duduk. Dia pun sama menghempaskan pantatnya ke sofa.

__ADS_1


"Apa maksud perkataan Daddy tadi?."


Diego mendongak, menatap manik mata sang anak. Anak tunggal yang sangat ia sayangi.


"Akhtar telah mengkhianati mu, Sarah. Dia punya kekasih, dan kamu tahu. Kekasih Akhtar yang saat ini menjalani hubungannya dengan Akhtar. Dia adalah seorang wanita yang tidak pernah mendapat restu dari pihak Akhtar. Jalinan kasih mereka juga sudah sangat lama. Daddy, sudah memantau Akhtar dari pertama kedua orangtuanya,, meminta kamu dan dia untuk menjalin hubungan. Awalnya Daddy tidak curiga, namun lama kelamaan. Ini di luar batas. Daddy merasakan ada yang janggal dengan pemuda itu. Profesinya saja sebagai abdi negara, kelakuan bejat. Sering check ini hotel. Cih...."


Terang Diego panjang kali lebar, dan kata-kata yang penuh dengan penekanan. Agar sang anak bisa paham, dan membuka mata dan hatinya lebar-lebar. Diego merasa harus menyelematkan hati sang anak. Sebelum berlarut - larut. Dia tidak mau, anak satu-satunya di permainkan. Meski itu anak dari teman kolega bisnisnya.


"Aku tidak percaya , Dad." Cicit Sarah.


"KA-..."


Belum sempat melanjutkan ucapannya, Diego sudah di tahan oleh sang istri. Laura tidak ingin hubungan anak dan ayah semakin keruh, gara-gara orang luar. Dia juga setuju, dengan apa yang dikatakan sang suami. Toh, mumpung belum terlalu jauh untuk melangkah, alias belum ada kesepakatan menikah.

__ADS_1


"Jika, kau tak percaya dengan apa yang Daddy katakan. Datanglah sekarang , Hotel Permata, kamar nomor 213. Kau akan tahu apa yang di lakukan oleh Kekasih yang telah berani menghianati dan menyakiti anak kesayangan Daddy." Ucap Diego dengan beranjak, meninggalkan sang anak yang masih terdiam.


"Sebaiknya kamu kesana, agar kamu lebih bisa membuka mata dan hati, Nak. Mommy, percaya. Tidak ada seorang Ayah yang menjerumuskan anaknya. Apalagi anaknya , anak perempuan cantik. Yang sangat di sayangi. Pergilah, dan hati-hati di jalan .. Sayang.. Mommy mau nyusul Daddy dulu."


__ADS_2