
"Lo kan biang kerok dari semua masalah Putri," balas Putra. "Lo apaan sih beb, jangan ngaco," elak Anne. "Lo enggak usah pernah pegang gue lagi," kata Putra.
"Emang lo punya bukti?" tanya Anne. "Ini kan yang lo cari?" tanya balik Joshua. Setelah Joshua menunjukkan bukti rekaman itu, Anne pun terkejut.
"Lo jangan percaya beb, gue enggak pernah kok jahilin Putri, mungkin aja Joshua disogok sama Putri, biar lo putusin gue," bantah Anne.
"Itu juga bisa jadi," balas Putra. "Yes, gue bisa goyahin hati Putra, supaya dia percaya sama gue," ucap Anne dalam hati.
"Gue enggak akan putusin lo," balas Putra. "Thank you beb, i love you," kata Anne. "Ayo kita pulang," ajak Putra.
"Gue gagal lagi, yakinkan Putra soal Anne," kata Joshua. Seketika itu juga, Putra dan Anne langsung meninggalkan Joshua
"Yes, rencana gue berhasil buat yakinkan Putra, supaya Putra percaya sama gue," ucap Anne girang dalam hati.
"Pulang yuk," ajak Nadine. "Iya ayo," balas Kezia. "Lo kuat kan, Put?" tanya Nadine. "Iya, gue kuat kok," balas Putri.
"Dit, tips tembak cewek apa?" tanya Fido. "Lo mau tembak siapa?" tanya balik Dito. "Cewek lah, masak gue tembak cowok," balas Fido.
"Heh cipluk, gue juga tau lo tembak cewek, tapi namanya siapa?" tanya Dito. "Owh, gue mau tembak yayang Kezia," balas Fido.
Mendengar hal itu, Dito hanya tertawa lepas. "Heh monyong, lo ngapain tertawa?" tanya Fido. "Gue cuma ngakak, lo benar mau tembak Kezia?" tanya balik Dito.
"Iya lah, lo pikir gue bohongan," balas Fido. "Lo enggak usah mimpi, Kezia itu anak hits kampus, mana mungkin dia mau sama lo," kata Dito dengan tertawa lebar.
"Lo enggak usah ketawain gue, emang lo udah pernah tembak cewek?" tanya Fido. "Belum sih, tapi gue juga ada niatan buat tembak cewek juga," balas Dito.
"Lo mau tembak siapa?" tanya Fido. "Nadine," balas Dito. Mendengar hal yang sama, Fido pun juga tertawa.
"Heh cipluk, ngapain lo tertawa?" tanya Dito. "Gue enggak habis pikir sama lo," balas Fido. "Tapi tembak nya ya enggak sekarang, tunggu waktu yang tepat," kata Dito.
"Kalau Putra suka sama siapa ya?" tanya Fido sambil berpikir. "Pasti Anne lah, lo pikir siapa lagi, kekasih nya Putra," jawab Dito.
"Hai," sapa Anne. "Eh iya," balas Dito. "What happened?" tanya Anne. "Enggak apa kok," jawab Fido.
"Lo pulang bareng Anne?" tanya Dito. "Iyaa, btw besok gue mau kita mempermalukan Putri di depan mahasiswa, "ucap Putra.
__ADS_1
"Owh oke," balas Fido. "What, Putra mau mempermalukan Putri di semua mahasiswa, rasain lo Putri," ujar Anne dalam hati.
"Pulang yuk, beb," ajak Anne. "Iyaa," balas Putra. "Byee," kata Anne.
Setelah Putra dan Anne pergi, kemudian datang Putri, Kezia dan Nadine. "Itu yayang Kezia lo," sahut Dito. "Gue udah rapi belum?" tanya Fido.
"Sudah, kalau lo mau rapi, noh ke salon," balas Dito. "Uang nya mana?" tanya Fido. "Pakai uang lo lah, masak gue kayak bank, kasih lo uang terus," balas Dito.
"Aduh, dia lagi," kesal Kezia dalam hati. "Eheem ehem," sahut Putri sambil batuk-batuk.
"Kita duluan ya, kez," kata Putri. "Iya, gue juga pulang duluan ya," ucap Nadine. "Eh jangaan," sahut Kezia.
Setelah itu Putri dan Nadine tidak menghiraukan kata Kezia, dan Nadine langsung menarik tangan Dito untuk pergi. "Sini lo," ajak Nadine. "Iyaa," balas Dito.
"Yayang Kezia," panggil Fido. "Hm?" tanya Kezia. "Dinner bareng aa Fido diterima kan?" tanya balik Fido.
"Enggak, gue enggak mau, jangan paksa," balas Kezia jutek. "Sebentar aja, enggak lama kok," kata Fido meyakinkan Kezia. "Iyaa deh, gue mau," balas Kezia.
"Yess, nanti aa Fido jemput yayang Kezia ya," ucap Fido. "Hmm, iya," balas Kezia. Setelah perbincangan itu, Kezia langsung pergi.
"Lo jadi dinner bareng Kezia?" tanya Dito. "Jadi lah, Fido gitu lho, apapun bisa," balas Fido santai. " Lo jadi mau tembak Kezia?" tanya lagi Dito.
"Enggak hari ini," balas Fido. "Bukannya tekad lo bulat ya, sebulat tahu bulat," kata Dito. "Enggak gitu juga kali, monyong," jawab Fido.
"Canda kali," ucap Dito. "Gue pulang dulu ya, kan entar kan mau dinner bareng yayang Kezia," balas Fido. "Iyee, selamat bersenang-senang," ucap Dito.
...***...
"Ibuu," panggil Putri. "Iya nak," balas Bu Wanti. "Selebaran catering yang tadi ibu kasih, sudah Putri sebar ke teman kampus," ucap Putri.
"Terima kasih ya nak, kamu sudah membantu ibu," balas Bu Wanti sambil mengelus kepala Putri. "Iya bu, sama-sama," kata Putri sambil memeluk ibu Wanti.
"Non, baru pulang dari kampus ?" tanya Bibi. "Oh iya, sudah bi," balas Kezia. "Tadi bibi sudah siapkan makanan," kata Bibi. "Iya bi, terima kasih," balas Kezia.
"Beb, kapan kita mau lanjut ke hubungan yang lebih serius?" tanya Anne. "Maksud lo?" tanya balik Putra bingung.
__ADS_1
"Masak kita tetap di tahap pacaran, enggak mau lebih serius," balas Anne. "Lo sabar ya, nanti pasti ada waktunya," kata Putra.
"Kapan sih Putra mau terima gue lebih serius lagi, gue butuh uang dari dia, supaya bantu daddy gue bayar semua hutang," kesal Anne dalam hati.
"Lo sabar ya," sahut Putra. "Iya, gue akan selalu sabar kok," jawab Anne.
...***...
Di Malam Hari
"Gue pakai baju apa ya, apa mending gue tanya bibi aja ya, biar enggak bingung," tanya Kezia bingung. Kemudian Kezia langsung bertanya kepada bibi nya.
"Bi, baju yang bagus yang mana?" tanya Kezia. "Yang ini aja non," balas Bibi. "Owh oke, terima kasih ya bi," kata Kezia.
"Mau pergi ke mana, non?" tanya bibi. "Mau ketemuan sama temen, bi," balas Kezia. "Owh," ucap Bibi.
Setelah Kezia bertanya kepada bibi nya, Kezia langsung berdandan yang rapi.
"Kok tiba-tiba gue gugup ya, mau dinner bareng Fido," kata Kezia merasa gugup. "Apalagi gue, gugup setengah mati mau ketemu yayang Kezia," ucap Fido.
"Aduh, Fido kemana sih, belum sampai juga," sebel Kezia.
Ditengah Kezia menunggu kedatangan Fido, ternyata ada 2 orang preman yang sedang bersiul-siul di tengah jalan.
"Bang, itu ada cewek cantik, sendirian lagi," panggil preman itu. "Oh iya, cabut ke sana ayok," ajak preman yang lain.
"Malam-malam mau ke mana neng?" tanya preman itu. "Abang temani ayok," kata preman yang lain. "Apaan sih," ucap Kezia
Secara spontan, kedua preman itu menarik tangan Kezia. "Toloong, toloong!!" teriak Kezia dengan suara lantang. "Ayo neng," ajak preman itu. "Lepasin," ucap Kezia.
"Heh, lepasin enggak!" sahut seseorang.
Mau tau siapakah orang itu?
Stay tune again!
__ADS_1