Putri Vampire dan Pahlawan Perisai

Putri Vampire dan Pahlawan Perisai
Pertemuan


__ADS_3

Suatu ketika di sebuah dimensi yang gelap, terlihat seorang pemuda berhadapan dengan sosok raksasa cahaya bersuara wanita.


"Wahai jiwa yang terpilih, maukah kau menerima tugas mulia melindungi dunia dari ancaman?" tanya sosok cahaya itu pada pemuda yang nampak sedang berdiri kebingungan menatap cahaya raksasa yang bicara padanya.


"Katakan keuntungannya untukku," pinta pemuda itu.


"Keuntungannya, aku bisa memberikan kekuatan sebesar apapun yang kau mau, hanya saja, jika kekuatan yang kau minta terlalu kuat maka kau akan menjadi wanita di  dunia baru itu," ucap sosok cahaya itu.


"Apa masih ada hal lain yang bisa kau tawarkan selain menjanjikan memberikan kekuatan besar padaku?" tanya pemuda itu.


"Ada hanya saja jika kau meminta hal lain selain yang aku tawarkan maka kau akan dipastikan menjadi perempuan," jawab sosok itu.


"Keinginanku, jika misi ini sudah selesai, aku ingin bisa hidup abadi dan berpergian ke berbagai dunia semauku, soal kemampuan, hem, berikan saja aku energi spiritual yang sangat besar dan kemampuan untuk meregenerasi energi dengan kecepatan yang sangat cepat, hingga ke tahap aku hanya butuh waktu lima detik untuk memulihkan energi yang sudah aku habiskan untuk mengaktifkan sebuah jurus, aku juga ingin punya fisik yang sangat kuat dan ketahanan yang begitu tinggi terhadap apapun, serta keahlian dalam sihir darah dan ilusi, regenerasi yang sangat hebat hingga ke tahap bisa dikatakan tak bisa hancur karena serusak apapun tubuhku akan pulih kembali dalam 3 detik, mengerti bahasa lisan dan tulisan dari berbagai tempat, terakhir menguasai Hamon dan teknik vampire," ungkap pemuda itu panjang lebar.


Sosok cahaya itu hanya diam mendengarnya dan memunculkan lingkaran sihir di bawah kaki sang pemuda, "Jika itu keinginanmu maka bersiaplah, kau akan aku kirim ke dunia baru sekarang dan aku harap kau bisa menyelamatkan dunia itu," ucap sosok cahaya tersebut.


"Ya aku juga berharap demikian dan karena sudah dipastikan lahir sebagai wanita, maka aku tidak meminta banyak hal, aku hanya ingin muncul dalam keadaan sudah remaja atau usia yang cukup untuk bertarung, tanpa orang tuapun tak masalah dan aku mau muncul sebagai ras vampire," ucap pemuda itu.


"Hoooh oke dan apa ada hal lain lagi?" tanya sosok cahaya itu.

__ADS_1


"Saat muncul nanti tolong jangan buat aku telanjang, berikan saja aku pakaian dan senjata siap pakai, oh iya soal bajunya aku tidak masalah mau bagaimana asalkan bisa menutup tubuhku itu sudah cukup, bahkan jika warnanya hanya putih polos dan tidak menarik," ucap sang pemuda.


"Itu bukan hal sulit," gumam sang cahaya.


Akhirnya ledakan besar pun terjadi dan membuat dataran hijau di sekitar ledakan hancur dan terbakar, setelah asap tebal mulai menipis, nampak sosok perempuan dengan gaun putih tipis berdiri sembari membawa sabit besar berwarna hitam, gadis itu memiliki rambut panjang berwarna pink dan diikat dua sebagian dan sebagiannya lagi dibiarkan tergerai, ia juga memiliki mata merah menyala ia juga bertubuh agak pendek dengan telinganya yang runcing dan dada yang kecil.


'Jadi ini dunia baru yang akan aku tempati,' batin gadis kecil itu



"Siapa kau dan apa maumu?" tanya seorang pemuda dengan jubah mantel hijau dan baju kaos berwarna oranye, ia juga memiliki mata hijau emerlard dan membawa perisai kecil di tangannya.



"Aku. Namaku ...." gadis kecil bersenjata sabit itu nampak terdiam beberapa saat sebelum akhirnya ia menjawab, "Ah namaku Felicia, kau bisa memanggilku Feli."


"Felicia? Apapun kau aku harap kau menjawab pertanyaanku, mengenai apa maksudmu muncul tiba-tiba dengan ledakan dan membunuh semua monster yang aku incar?" tanya pemuda itu dengan kesal.


Felicia nampak kebingungan, soalnya ia juga tidak pernah terpikir untuk muncul dengan ledakan dan mengganggu orang di sekitarnya, "Aku minta maaf soal itu, aku hanya sedang latihan dan tak sengaja jatuh di hadapanmu, aku minta maaf dan jika ada sesuatu yang bisa aku lakukan untuk mengganti semua hal yang terjadi padamu ketika aku muncul aku akan melakukannya," ucap Felicia.

__ADS_1


Pemuda itu nampak memperhatikan Felicia dari atas hingga bawah, "Cek lupakan saja, aku hanya perlu mencari monster lain untuk dikalahkan, walau bagaimanapun aku harus naik level sebelum gelombang bencana datang," ucap pemuda dengan perisai itu.


'Gelombang bencana?' batin Felicia yang mendengar perkataan pemuda itu dan nampak pemuda berperisai itu mulai pergi meninggalkan Felicia.


"Tuan tunggu sebentar!" seru Felicia.


Pemuda dengan perisai itu mulai menghentikan langkahnya  dan menatap ke arah belakangnya yang tidak lain adalah menatap ke arah Felicia berada, "Apa maumu sekarang?" tanya pemuda itu dengan dingin.


"Aku hanya ingin tahu namamu dan kalau bisa izinkan aku membantumu mengalahkan musuhmu dan menaikan levelmu, karena walau bagaimanapun aku merasa cukup bersalah karena telah mengganggumu tadi," ucap Felicia.


"Namaku Iwatani Naofumi, orang-orang menyebutku pahlawan Perisai, jika kau memang ingin membantuku, baiklah, tapi  aku tidak akan membayarmu untuk itu," ucap Naofumi.


"Tidak masalah, selama utangku padamu lunas aku akan melakukannya," jawab Felicia sembari tersenyum.


Sementara itu, Naofumi melihat panel transfaran yang  menampilkan tulisan (Apakah anda ingin berparty dengan Felicia?) Naofumi diam dan mengarahkan menggerakkan jarinya untuk menekan pilihan ya di panel itu untuk menerima ajakan party dari Felicia. Setelahnya Naofumi nampak kaget karena melihat nama Felicia muncul di bawah namanya dalam penglihatan matanya dan ia juga bisa melihat level dari Felicia yang hanya level satu.


'Yang benar saja, gadis ini baru level satu, tapi sudah bisa membuat ledakan sebesar ini saat kemunculannya?' batin tak percaya Naofumi.


"Naofumi-dono apa yang anda pikirkan?" tanya Felicia sembari mendekati Naofumi.

__ADS_1


"Ah bukan apa-apa, aku hanya memikirkan kemana kita selanjutnya, karena jujur aku belum terlalu mengenal tempat ini," ungkap Naofumi sedikit jujur meski begitu nada bicaranya tetap dingin, nampaknya ia masih belum mempercayai Felicia seutuhnya.


Bersambung


__ADS_2