Qin Yue Mei

Qin Yue Mei
02


__ADS_3

"Sebenarnya papa ditipu." jawab Papa


"Ditipu gimana maksudnya pa? Siapa yang berani menipu papa?!" tanya Raisya


"Papa ditipu sama teman papa dan teman papa bekerja sama dengan Om Nidham." jawab papa Nizham


"APA!" jawab Mama, Raisya, dan Rayhan serempak


"Berani-beraninya mereka menipu papa!" seru Raisya


"Ini ga bisa di biarin, papa harus menuntut mereka!" serunya kembali


"Sudahlah nak tidak perlu diperpanjang takutnya nanti malah mereka mempersulit kita." kata Papa Nizham


*Maaf nak sebenarnya papa bisa saja melaporkan mereka tapi papa takut kamu sama Rayhan celaka, karena mereka mengancam papa dengan keselamatan kalian.* gumam papa dalam hati


"Apa semua barang-barang udah dibereskan Ma?" tanya papa kepada mama


"Udah pa." jawab Mama


"Bagaimana dengan barang-barang kalian berdua, apa udah semua?" tanya papa


"Udah pa." jawab Raisya dan Rayhan


"Yaudah, kalau semua nya udah diberesin, ayo sekarang kita keluar dari rumah ini." ajak papa


Akhirnya mereka pun keluar dari rumah yang kemarin masih menjadi milik mereka tetapi hari ini sudah bukan menjadi milik mereka.


Mereka kini semua telah sampai di kota J. Setelah mereka keluar dari rumah, Papa Nizham mengajak mereka ke kota J untuk memulai kehidupan yang baru.


Setibanya mereka di kota J, papa mengajak mereka ke rumah mereka yang baru. Ya harta papa semua nya telah diambil alih oleh Om Nidham yang tak lain adalah Om nya Raisya dan Rayhan yang haus akan harta dan tahta.


"Ini rumah baru kita, mungkin rumah nya lebih kecil dari rumah sebelumnya, semoga kalian suka ya." ucap papa


"Gapapa pa yang penting kita selalu bersama dan mempunyai tempat untuk berteduh." jawab Mama Aira


"Iya pa kita gapapa ko, iya kan dek?" tanya Raisya


"Iya benar pa." jawab Rayhan


"Yaudah yuk kita masuk ke dalam." ajak papa


"Ayo!" seru Rayhan


Akhirnya mereka memasuki rumah tersebut. Rumah yang akan mereka tempati.

__ADS_1


2 Tahun kemudian....


Setelah keluarga Raisya pindah dari kota B ke kota J kehidupannya mulai kembali seperti semula, Papa Nizham telah berhasil membangun dan mengembangkan sebuah perusahaan yang cukup berkembang di kota J.


"Akhirnya kita bisa mengembalikan kehidupan kita seperti semula." kata Papa Nizham


"Iya benar Pa." balas Mama Aira


"Semoga kejadian 2 tahun lalu ga terulang kembali ya Pa." kata Mama Aira


"Iya semoga ya Ma." jawab Papa Nizham


Hari demi hari terus berlalu, perusahaan Papa Nizham kini semakin berkembang hingga mengalahkan perusahaan sebelumnya yang dipimpin oleh Om Nidham.


Di kota B Nidham Jovano atau akrab di sapa Om Nidham itu sedang mendengarkan informasi yang disampaikan oleh tangan kanannya (asisten pribadi/aspri).


"Informasi apa yang kau dapatkan?" tanya Om Nidham kepada tangan kanannya


"Tn. Nizham membangun sebuah perusahaan dan perusahaan nya tersebut sudah berkembang dengan cukup pesat tuan." Jawab sang Asisten tersebut


"APA! BAGAIMANA BISA B*J*N*A* ITU PERUSAHAANNYA SUKSES?!" tanyanya kepada sang asisten dengan marah


"Maaf tuan ternyata beberapa investor yang sebelumnya bekerja sama dengan Tn. Nizham, mereka bekerja sama kembali dengannya setelah mereka mendengar Tn. Nizham membangun sebuah perusahaan." jelas sang asisten


"Ini tidak bisa dibiarkan, aku harus merebutnya. Kalau tidak bisa merebutnya aku harus menghancurkannya!" seru Om Nidham kembali


"Bagaimanapun caranya aku akan merebut semua yang menjadi miliknya!" kata Om Nidham


"Baik la kamu boleh pergi!" katanya kepada sang asisten


"Baik tuan." jawab sang asisten


Kini tinggallah Nidham seorang diruangan tersebut, ia tengah memikirkan sebuah cara yang hanya ia sendiri yang mengetahuinya.


Hingga malam pun tiba.


Di kota J keluarga Raisa sedang berkumpul sambil berbincang di ruang keluarga.


"Akhirnya papa bisa bangkit lagi dan membangun perusahaan yang Sekaran udah semakin berkembang." kata Papa Nizham


"Iya akhirnya kehidupan kita yang dulu kembali lagi ya Pa" jawab Rayhan


"Haha iya kamu benar dek akhirnya papa bisa sukses lagi setelah kemarin bangkrut" jawab Raisya


Pagi pun Menjelang seperti biasa setelah melakukan sarapan mereka melakukan aktivitasnya masing-masing, Papa Nizham berangkat ke kantor, Rayhan berangkat ke sekolah, dan Raisya berangkat ke kampus. Tepat 1 tahun yang lalu Raisya telah tamat smk dan kini dia telah menjadi mahasiswa di kampus tempatnya berkuliah.

__ADS_1


Hari demi hari telah berlalu, di ruang keluarga terlihat Papa Nizham dan Mama Aira sedang berbincang.


"Ma minggu depan papa akan ke luar negeri." seru Papa Nizham


"Loh ko dadakan bangat pa? Emang nya ada apa?" tanya Mama Aira


"Ada seseorang yang menawarkan kerjasama dengan papa." jawab Papa Nizham


"Baik lah kalau emang papa harus ke luar negeri. Kira-kira berapa lama papa di dan?" tanya Mama Aira


"Sekitar 1 mingguan lah" jawab Papa Nizham


"Yaudah kalau emang tentang pekerjaan mah gapapa, asalkan papa selalu jaga kesehatan papa" balad Mama Aira


1 minggu kemudian


"Mama, Rayhan, dan Raisya papa pergi dulu ya." kata Pa Nizham


"Hati-hati dijalan ya pa" jawab Mama Aira


"Selama disana papa jangan lupa makan tepat waktu biar tetap sehat ya pa." kata Raisya


"Iya sayang papa akan makan tepat waktu dan menjaga kesehatan papa. Yaudah papa pergi dulu ya." jawab Papa Nizham


"Hati-hati ya pa"kata Rayhan


"Siap Boy" jawab Papa Nizham


"Bye" sambung Papa Nizham


"Bye papa" jawab mereka


Akhirnya Papa Nizham pun berangkat menuju bandara. Setelah satu minggu Papa Nizham di negara orang dan urusanya pun sudah selesai, kini ia sedang merapikan barang-barangnya untuk kembali ke negaranya.


Skip bandara


Setibanya di bandara Papa Nizham duduk di kursi pesawat karena pesawat yang ia tumpangi akan segera berangkat. Setelah berjam-jam pesawat tersebut terbang di angkasa, akhirnya pesawat landing. Setelah keluar dari pesawat Papa Nizham bergegas ke tempat pengambilan bagasi, dan setelah mengambil bagasi ia pun melangkahkan menuju pinta keluar.


Setibanya di pintu keluar, ia mencari keberadaan supirnya. Setelah menemukan sang supir, ia bergegas masuk ke dalam mobil. Setelah ia masuk ke dalam mobil, akhirnya mobil tersebut melaju meninggalkan bandara tersebut.


Ditengah perjalanan mobil yang ia tumpangi tiba-tiba saja oleng. Ketika sang supir akan menginjak rem, ternyata remnya blong.


Tiba-tiba ...


Hai gaes mohon maaf apabila terdapat kesamaan nama tokoh, tempat, dan unsur lainnya dengan novel-novel sebelah. Mohon maaf juga apabila ada salah pengetikan atau pengucapan kata-kata. Sejujurnya ini adalah novel pertama yang aku tulis, karena sebelumnya memang belum pernah mencoba menulis novel. Semoga kalian menyukai nya.

__ADS_1


__ADS_2