
Setelah selesai mandi kini ia sedang duduk di dekat jendela.
"Waktu pengasingan ku masih ada 1 tahun lagi, sebelum kembali ke pengasingan aku harus sudah menjadi orang yang kuat agar bisa balas dendam kepada mereka."
"Untuk menjadi kuat aku harus segera berlatih."
*tok tok tok*
"Masuk."
"Nona makan malam sudah siap."
"Baiklah, mari kita makan." ajaknya kepada Yuri
"Baik nona."
Mereka pun makan malam bersama seperti biasanya. Setelah selesai makan malam, Qin Yue Mei pun menuju kamarnya.
Pagi pun tiba.
"Nona bangun hari sudah pagi." kata Yuri
"Hoammm, aku masih ngantuk." jawabnya
"Bangunlah nona hari sudah pagi."
"Hmm, baiklah."
"Kalau gitu saya pamit keluar nona."
"Ya."
"Masih pagi, aku harus olahraga untuk memperkuat fisikku."
Qin Yue Mei pun menuju tanah kosong yang ada di belakang gubug nya untuk berolahraga pagi. Dia berolahraga mulai dari pemanasan kecil, lari mengelilingi tanah kosong tersebut sebanyak 50 putaran, push up, sit up, squat jump, dll.
Setelah dirasa cukup lama berolahraga Qin Yue Mei memutuskan untuk mengakhirinya dan kembali ke dalam gubuk.
"Nona abis darimana kenapa keliatan capek sekali dan mengapa nona berkeringat?" tanya Yuri
"Ah iya ini aku tadi abis olahraga agar fisik ku kuat." jawabnya
"Oh begitu, apa nona ingin mandi?"
"Ya."
"Baik saya akan menyiapkan airnya."
"Ya."
"Nona airnya sudah siap."
"Baiklah aku akan mandi sekarang."
"Saya akan menyiapkan sarapan untuk nona."
__ADS_1
"Hmm."
*tok tok tok* suara pintu kamar diketuk
"Nona apa anda sudah selesai?"
"Ya, ada apa?"
"Sarapan nya sudah siap nona."
"Baiklah."
Qin Yue Mei pun beranjak keluar kamar menemui Yuri untuk sarapan.
"Ayo kita sarapan Yuri."
"Ayo nona."
Mereka pun sarapan bersama seperti biasa sambil diselingi dengan obrolan dan canda tawa.
"Yuri apa kau tidak bosan berada disini terus?" tanya Qin Yue Mei kepada Yuri
"Apa nona merasa bosan?" jawab Yuri dengan pertanyaan
"Ya aku sangat bosan. Hmmm, bagaimana kalau kita ke pasar?"
"Nona ingin ke pasar?" tanya Yuri
"Ya aku ingin ke pasar aku bosan berada disini terus."
"Aku sudah selesai makannya, aku akan ke kamar untuk bersiap, kau juga segera bersiaplah Yuri."
"Baik nona."
*tok tok tok*
"Nona apa kau sudah selesai bersiap?
"Ya, aku akan keluar."
*ceklek*
"Ayo kita pergi."
"Tunggu dulu nona."
"Ada apa?"
"Tunggu sebentar nona aku akan mengambil sesuatu."
"Ya."
"Ini nona kau bisa menggunakan ini."
"Untuk apa?"
__ADS_1
"Kau harus menutupi wajahmu itu."
"Kenapa?"
"Wajah cantik nona harus ditutupi agar tidak sembarangan orang dapat melihatnya."
"Ah iya kau benar Yuri, lagipula orang-orang menganggap aku ini si buruk rupa."
"Maaf nona aku tidak bermaksud begitu."
"Aku mengerti Yuri. Kemarikan aku akan memakainya."
"Ini nona."
Qin Yue Mei menerimanya dan memakainya untuk menutupi wajahnya.
"Sudah, ayo kita pergi." ajaknya
"Ayo nona."
Akhirnya mereka pun pergi ke pasar. Saat sampai di pasar mereka melihat ada kerumunan, karena penasaran mereka pun mendekat.
"Hei kau kembalikan barang daganganku yang sudah kau curi!" kata si pria tua
"Maafkan saya tuan." jawab pemuda itu
"Tolong kasihanilah saya tuan."
"Kau itu masih muda, masih bisa mencari pekerjaan!"
"Saya sudah berusaha mencari pekerjaan bahkan ke pihak kerajaan tapi tidak ada satupun yang menerima saya."
"Saya tidak perduli, ayo kembalikan barang yang sudah kamu curi!"
"Tolong tuan biarkan saya membawa makanan ini, saya janji tidak akan mencuri lagi" permohonan si pemuda
"Tidak akan, jika saya melepaskanmu mungkin nanti kau akan mencuri kembali!"
"Tidak tuan, saya berjanji."
"Aku tidak percaya, cepat kembalikan!"
"Ada apa ini?" tanya Qin Yue Mei
"Anak ini mencuri barang daganganku." jawab si pria tua
"Apa benar begitu?" tanya Qin Yue Mei kepada pemuda itu
"Benar nona, tapi saya mencuri karena terpaksa adik saya membutuhkan makan karena dia sedang sakit sedangkan saya tidak punya uang untuk membeli makanan." jawab si pemuda
"Berapa jumlah yang harus dibayar untuk makanan yang diambil olehnya?" tanya Qin Yue Mei kepada si pria tua
"Semuanya..."
Hai gaes mohon maaf apabila terdapat kesamaan nama tokoh, tempat, dan unsur lainnya dengan novel-novel sebelah. Mohon maaf juga apabila ada salah pengetikan atau pengucapan kata-kata. Sejujurnya ini adalah novel pertama yang aku tulis, karena sebelumnya memang belum pernah mencoba menulis novel. Semoga kalian menyukai nya.
__ADS_1