Qin Yue Mei

Qin Yue Mei
03


__ADS_3

Tiba-tiba dari arah depan ada mobil, lalu sang supir membanting stir, dan


*bruk*


Benturan pun tak dapat dihindari dan mobil yang digunakannya pun rusak parah dengan kondisi supir dan penumpang tidak terselamatkan.


Di kota J belahan lain.


*deg*


"Kenapa perasaanku tidak enak ya? Apa terjadi sesuatu?" pikir Mama Aira


Sedangkan di tempat kecelakaan, polisi sedang melakukan identifikasi pada korban tersebut. Setelah identifikasi dilakukan, polisi mendapatkan identitas korban dan segera menghubungi pihak keluarga korban.


*tok tok tok* suara ketika pintu


"Selamat siang, apa benar ini dengan istri nya Bapak Nizam?" tanya polisi tersebut


"Selamat siang. Iya benar saya istrinya pak" jawab Mama Aira


"Ada apa ya pak?" tanya Mama Aira


"Kami ingin memberitahukan bahwa suami ibu sudah tiada akibat kecelakaan yang dialaminya." jawab Pak Polisi


"APA? TIDAK MUNGKIN! INI TIDAK MUNGKIN! SUAMI SAYA TIDAK MUNGKIN MENINGGALKAN SAYA PAK!" jawab Mama Aira dengan histeris


Raisya dan Rayhan yang mendengar teriakan mama nya pun keluar dari kamar dan melihat bahwa ada dua polisi dirumahnya.


"Ada apa ini? Mama kenapa?" tanya Raisya


"Sayang papa kalian hiks" kata Mama Aira


"Papa kenapa ma?" tanya Rayhan

__ADS_1


"Hiks papa kalian hiks" kata Mama Air


"Papa kenapa ma?" tanya Raisya


"Papa kalian hiks papa kalian hiks meninggal hiks" jawab mama dengan isak tangis


"APA? GA MUNGKIN! INI GA MUNGKIN!" seru Raisya


"Ini ga mungkin kan ma? Mama pasti bohong kan ma?" tanya Rayhan


"Kalian tanya aja sama Pak Polisi itu!" jawab Mama Aira


"Apa benar yang dikatakan mama kami pak?" tanya Raisya


"Iya benar yang dikatakan ibu kalian bahwa papa kalian sudah tiada


"Hiks hiks kak hiks papa hiks kak hiks" kata Rayhan


"Hiks ini ga mungkin kan kak? Papa ga mungkin ninggalin kita kan kak?" tanya Rayhan


"GA MUNGKIN! PAPA GA MUNGKIN NINGGALIN MAMA SENDIRIAN! GA MUNGKIN INI GA MUNGKIN! KALIAN PASTI BOHONGKAN? SUAMI SAYA GA MUNGKIN NINGGALIN SAYA! kata Mama Aira histeris


"Mohon bersabar bu karena itu memang kenyataannya bahwa suami dan papa kalian sudah tiada." balas Pak Polisi


"DIMANA SUAMI SAYA SEKARANG?" tanya Mama Aira


"Jenazah suami ibu masih ada di rumah sakit." jawab Pak Polisi


"SAYA AKAN KESANA!" balas Mama Aira


"Ma kita ikut ya ma" kata Raisya


"Iya ayo kita pergi" ajak Mama Aira

__ADS_1


Akhirnya mereka pun pergi ke rumah sakit. Setibanya di rumah sakit mereka langsung menuju kamar jenazah untuk memastikan apakah benar itu suami dan papa mereka, dan ternyata benar itu adalah suami dan papa mereka, orang yang satu minggu ini mereka tunggu-tunggu kepulangannya ternyata malah pulang kepangkuan Sang Pencipta.


Kini sudah 2 tahun dari hari kematian papa, Mama Aira pun sering sakit-sakitan dan pergi menyusul papa mereka. Hal tersebut menyebabkan sifat Raisya berubah yang tadinya selalu ceria kini berubah menjadi dingin dan kejam kecuali didepan adiknya.


Raisya kini telah berhasil mengembangkan perusahaan papa nya, ia juga merupakan seorang ketua dari mafia no 1 di negara tersebut, yang terkenal akan kesadisannya dalam membanta* musuh.


Suatu ketika setelah ia melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri, ia pulang ke rumahnya. Saat ia tiba di dalam rumahnya, ia tidak melihat keberadaan adiknya hingg ia memutuskan untuk ke kamar adiknya, dan ketika ia membuka pintu kamar adiknya betapa terkejutnya ia karena menemukan adiknya yang sudah tidak bernafas lagi dengan beberapa luka memar di tubuhnya.


"Dek bangun dek apa kamu akan meninggalkan kakak sendirian disini?" tanya Raisya


"Kenapa kamu pergi menyusul mama papa dan meninggalkan kakak sendirian disini?" kata Raisya


"Hiks bangun dek bantu! Bilang sama kakak siapa yang melakukan ini sama kamu! Ayo dek bantu! hiks" kata Raisya histeris


"Arghhh s**l siapa baj*ngan yang berani melakukan ini kepadaku?" tanyanya sendiri


"Siapapun itu aku akan membalasnya!" seru Raisya


Stelah proses pemakaman adiknya, sifat Raisya menjadi semakin dingin dan kejam kepada siapapun, ia akan membanta* abis orang-orang yang berani mengisi kehidupannya.


Suatu hari ketika ia mejalankan misi untuk membanta* kelompok mafia nomor 2 yang ternyata bekerja sama dengan om nya. Ketika ia berhasil membunuh ketua kelompok mafia tersebut, tiba-tiba saja


*dor* suara tembakan tersebut tepat mengenai kepalanya.


"Hahaha akhirnya kau mati juga anak s*al*n" kata Om Nidham


"Setelah kematian kamu ini, maka hari papa kamu akan menjadi milikku" seru Om Nidham


Ia berpikir bahwa Raisya telah ma*i, namun yang dipikirkannya ternyata kurang tepat, karena Raisya kembali bangkit sebelum kesadarannya menghilang sepenuhnya dan mengarahkan pistol ke arah omnya tersebut.


*dor dor dor* suara tembakan sebanyak 3x tersebut terdengar hingga menew*skan seseorang


"Ha ha ha kau fikir aku akan membiarkan mu hidup tenang dan menikmati harta keluargaku setelah aku tiada? Oh Itu tidak akan terjadi." kata Raisya

__ADS_1


Setelah ia mengatakan hal tersebut kesadarannyapun telah menghilang sepenuhnya dan akhirnya mereka sama-sama meninggal ditempat tersebut.


Hai gaes mohon maaf apabila terdapat kesamaan nama tokoh, tempat, dan unsur lainnya dengan novel-novel sebelah. Mohon maaf juga apabila ada salah pengetikan atau pengucapan kata-kata. Sejujurnya ini adalah novel pertama yang aku tulis, karena sebelumnya memang belum pernah mencoba menulis novel. Semoga kalian menyukai nya.


__ADS_2