
hampir sebulan sudah naya dikota, semenjak perpisahannya dengan maira distasiun karena perbedaan tujuan keduanya, maira dengan tujuan yang sudah ditetapkan oleh pekrjaan yang sudah menunggunya sedangkan naya menuruti kata hatinya entah pekerjaan macam apa yang akan dia dapatkan, semoga nasib baik menghampirinya.
" ya gue belum dapat yang pas aja " ucap naya yang sedang bicara ditelpon dengan maira
" emang loe mau cari kerjaan apa nay? "
" apa aja yang penting gue ngerti dan semoga saja gue bisa lanjutin impian gue " timpal naya
" ya udah gimana baiknya menurut loe selama loe seneng gue bakal dukung "
" iih baik banget siih pacarnya siapa ciih " ucap naya dibuat buat gemas
" iih lebay loe jijik gue denger omongan loe begitu "
" jahat banget siih, udah lah gue matiin aja dadah selamat bekerja bay " tuuut naya mematikan sambungan telponya
" sue banget malah dimatiin dasar bocah " ledek maira mengeleng gelengkan kepalanya padahal maira masih ingin bicara.
naya bergegas keluar dari dalam kosan miliknya dengan memakai jaket berwarna pink dan celana jeans panjang warna hitam tak luoa naya juga membawa tas slempang kecil dibahunya
triiing..
suara notifikasi pesan dari ponsel naya
" dasar ni anak baru juga tadi telponan, serasa punya pacar gue jadinya iih amit amit masa cewe sama cewe " naya bergidik ngeri membayangkan itu
" ia bawel amat sih sana kerja " naya membalas dengan pesan suara lalu naya memasukan ponselnya kedalam tas.
__ADS_1
naya berhenti diujung jalan yang banyak pedagang kaki lima disana naya juga memutuskan akan makan disana karena sudah lapar naya memesan semangkuk bakso
" pak campur aja ya bakso urat " ucap naya pada tukang bakso tak lama bakso pun jadi dan naya langsung menyantapnya dengan lahab.
disebuah perusahaan para karyawan terlihat sibuk didalam mau pun diluar mereka terlihat super duper sibuk keluar masuk disana satu karyawan OB menempelkan lembaran kertas didepan dikantor pos pintu masuk kantor itu setelah kertas itu dipasang OB itu masuk kembalii
tak lama naya membaca kertas itu naya pun langsung masuk untuk mencari taunya lebih jelas.
" permisi pak , pak apakah benar disini membutuhkan tenaga kerja ? " tanya naya pada satpam yang berada didekat pintu masuk karena dipos tidak ada siapa siapa
" sepertinya begitu neng coba saja tanya sendiri, biar saya panggil orang yang telah menempelkan lowongan kerja " pak satpam masuk mencari orang tadi tak lama pak satpam pun kembali bersama orang yang dia maksud.
" nah ini dia gas, neng ini coba tanya langsung saja saya mau ke pos dulu " ucap pak satpam berlalu pergi
" ia pakk terima kasih banyak atas bantuannya " ucap naya dengan senang sambil tersenyum manis.
" tapi pak saya tidak membawa surat lamaran sekarang " naya lupa membawa surat lamaran yang sudah dia siapkan diatas kasur
" ini gara-gara buru-buru tadi gagal deh dapat kerjaan "batin naya
naya menghela nafasnya pasrah.
bagas yang melihat itu merasa iba pada naya
" tidak apa apa besok kamu bawa surat lamarannya tapi besok kamu langsung masuk kerja saja ya " ucap bagas
" waah emang bisa pak gak apa apa? " naya girang
__ADS_1
" ia bisa kan saya orang yang dipercaya diperusahan ya walau sebagai cleaning servis " ucap bagas
" baiklah besok saya akan kembali dengan surat lamaran, sekali lagi saya ucapkan terimakasih yang sebanyak banyaknya pak " naya menjabat tangan bagas dengan bahagia. naya keluar dari perusahan tersebut wajah yang berseri di sore hari karena sudah mendapat pekerjaan
disepanjang jalan naya menyanyikan lagu kesukaannya
" alhamdulilah ternyata usaha tidak mengecewakan hasil " naya ingat dia harus mengabari maira bahwa dia sudah dapat pekerjaan namun ponsel maira tidak aktif tak kehabisan akal naya mengirimi sebuah pesan pada maira
" mai gue udah dapet kerjaan dan besok gue mulai bekerja telpo. gue kalau loe gak sibuk " pesan dari naya
naya merasakan perubahan cuaca sore ini naya melihat keatas tepatnya melihat langit dan benar saja cuca berubah menjadi mendung naya harus cepat sampai kekosannya
DUAAARRR
suara petir menyambar naya kaget langsung mematikan ponsel dan menyimpannya didalam tas naya buru buru berjalan namun sepertinya percuma air hujan sudah turun dari langit membasahi bumi baju naya mulai basah sedangkan disekitar naya tidak ada tempat untuk berteduh semoga saja naya segera menemukan tempat untuk berteduh.
menembus lebatnya air hujan suara motor membelah air hujan dijalanan dengan kecepatan tinggi motor itu terus melaju dengan cepat sampai sampai air genangan yang ada disana terciprat jauh
naya masih berlari kecil mencari tempat untuk berteduh namun sebuah motor melewatinya dengan sangat cepat
byUuuurrr..
genangan air mengguyur seluruh tubuh naya
" hey dasar pemotor gila " maki naya namun sipemotor sudah tak terlihat lagi
" ya ampun gak ada akhlak banget jadi basah semuakan "
__ADS_1
" huuh awas saja kalau ketemu gue kasih pelajaran dia " naya dongkol, akhirnya melanjutkan perjalanan pulangnya dengan basah kuyup naya masih bersyukur air yang mengguyurnya bukn air kotor jadi dia tidak begitu malu jika bertemu dengan orang lain.