REBIRTH STRONGEST GOD LORD EMPEROR

REBIRTH STRONGEST GOD LORD EMPEROR
Volume 1 Chapter 12


__ADS_3

Hemm... Ternyata lumayan tinggi dan jauh juga, sepertinya aku harus pergi terbang ke sana.


SIHIR TERBANG DIAKTIFKAN: [FLY]


Aku terbang menuju bukit itu dengan ketinggian 500 Kaki, Bukit ini sepertinya penuh dengan Tumbuh- tumbuhan dan ada tangga juga yang menjalar menuju puncak bukit.


Mungkin aku akan turun di sini.


" Hemmm... Tumbuhan disini juga terkontaminasi oleh Aura kehidupan. Sepertinya item itu tidak jauh berada di sekitar tempat aku berpijak sekarang ini."


"Tempat ini membuatku nyaman, Mungkin selama lima tahun aku berlatih untuk menyerap Aura di tempat ini aku bisa mendapatkan 5% dari kekuatanku."


Tetapi aku harus mencari inti dari Aura ini. Berada dimana item itu sekarang. Mungkin aku harus menggunakan Mata Hygeyki.


[HYGEYKI DIAKTIFKAN] Mata tembus pandang.


Hemm... Tidak ada apa- apa di depanku, mungkin ada di belakang.


Ternyata benar dugaan ku, Aura kehidupan yang kuat berada di situ.


Tunggu... Sepertinya ada Kuil ditempat dari Aura kehidupan itu.


Aku harus pergi mencari tahu kesana.


Hemm.... Kuil ini sepertinya sudah lama tidak di jangkau oleh orang orang. Dan juga sepertinya Inti itu berada di sebelah sana.


Inti dari Aura kehidupan itu semakin kuat Dan sepertinya berada di dalam Tanah ini.


[Dygland]

__ADS_1


Apa ini? Sebuah Kotak?


Inti itu berada di dalam kotak ini, dan juga ada jimat yang sudah usang yang menyegel kotak ini. Sihir tingkat rendah seperti ini tidak mungkin menghalangiku untuk membuka kotak ini.


[Terbukalah]


Kotak itu terbuka


Ternyata inti Aura kehidupan  itu adalah batu hijau ini.


"Batu ini sepertinya Item Langka, itu bagus ini akan mempermudah untuk mempercepat Memulihkan kekutanku."


"Tunggu Ada apa Ini! Gempa Bumi?!"


"SIAPA YANG BERANI MENGAMBIl AURA KEHIDUPANKU!"


Tiba- Tiba pintu kuil yang tadinya tertutup rapat sekarang terbuka lebar, angin kencang yang dingin menyebar di seluruh Bukit ini. Sesuatu yang buruk pasti akan segera terjadi, pikirku.


"Kau yang disana! Manusia Rendahan sepertimu beraninya mengganggu tidurku dan berani sekali mengambil inti dari Aura kehidupanku yang sudah susah payah aku kumpulkan selama 10,000 Tahun"


"Manusia Rendahan sepertimu! Kematian tidaklah cukup untuk menebus semua dosa- dosamu. Aku akan segera mengeksekusi mu ditempat dan menyiksamu, jadi tunggulah disitu!."


"Hooh siapa kau aku tidak peduli itu, kalau berani  cepat tunjukan wujudmu dihadapan Dewa ini!."


Seorang Wanita muncul dari dalam Kuil yang sudah tidak terjamah ini. Rambut yang berwarna silver, dan juga terdapat bulu ekor  di belakang punggungnya, hemmm Rubah, siapa dia?


"Lancang sekali Manusia Rendahan sepertimu mengaku- ngaku sebagai Dewa dihadapan Dewi ini, apakah kau tidak tahu apa itu karma? Aku akan menghukumu segera di tempat ini, jadi bersiaplah!"


Orang ini sepertinya kuat, sepertinya aku harus melihat Statusnya.

__ADS_1


[GOD Eyes of truth]; Diaktifkan


Status diaktifkan


NAMA: SENKO


LEVEL: 7250


RAS: DEWI


UMUR: 14250 Tahun


"Hoh... Kukira siapa, ternyata hanya Dewi tingkat menengah."


" Ooya? Bagus juga mulutmu dasar manusia, Manusia yang Rendahan yang kurang ajar sepertimu seharusnya bersyukurlah, Kau akan menerima hukuman dari Dewa."


"Tch tidak usah banyak bacot, Lawan tinggal lawan!"


"Berani sekali manusia sepertimu mengejek ku! aku akan menyiksamu dulu baru menghabisimu! Keluarlah Petir [Rolling Thunder]"


Petir muncul dari awan- awan yang menggumpal dan memunculkan sekilat petir


"Tchh hanya permainan anak- anak" Aku menangkisnya dengan tanganku yang sudah ku lapisi dengan kekuatan sihirku.


"Apa? Ooya, sepertinya Oni- san bukanlah orang biasa, ternyata hebat juga kau itu. Aku mempunyai saran, bagaimana jika Oni- san mengembalikan Batu itu dan aku menawarkan mu sebagai pelayan setiaku? Aku bisa mengasah kekuatanmu untuk menjadi lebih kuat daripada sebelumnya."


"Apa maksudmu? Aku menjadi Anjingmu?! Dasar keparat Biadab!! Dewi tingkat Rendah sepertimu berani menghalangi Dewa ini!!"


"Kalau cara seperti itu tidak bisa, Mau tidak mau aku harus melenyapkanmu! Bersiaplah Oni- San aku segera datang!"

__ADS_1


__ADS_2