REBIRTH STRONGEST GOD LORD EMPEROR

REBIRTH STRONGEST GOD LORD EMPEROR
Volume 1: PROLOG BAGIAN 3


__ADS_3

Ternyata kakaknya serius ingin melakukan hal itu, Maura kira kakaknya hanya bercanda.


Tapi, apakah itu akan baik-baik saja kan yah?


"Melakukan hal memalukan seperti itu, apakah nanti kak Asgard tidak akan marah?"


Memang jika yang dilakukan oleh Asura adalah tindakan yang sangat memalukan.


"Mau bagaimana lagi Maura, Ini adalah cara satu-satunya agar dia menjadi milik kita sepenuhnya."


Tapi mau bagaimana lagi, jika tidak sekarang harus kapan lagi?


Ini adalah kesempatan yang sangat langka sekali untuk melakukan seperti berhubungan badan dengan orang yang terpilih.


Apalagi Asgard adalah karakter yang sangat kuat. Bahkan jika Asura mengeluarkan kekuatan penuhnya, dia tidak yakin mampu mengalahkan dia.


Dia teringat oleh masa lalunya ketika saat melawan lelaki itu. Pertarungan yang sangat sengit antara Asgard vs Asura, Maura, dan Victoria.


Banyak sekali kerugian dari melawan lelaki itu. Dimulai dari dunia-dunia kecil di sekitarnya menjadi hancur akibat peperangan antara kedua belah pihak, dan juga banyak para dewa yang telah gugur, karena kurangnya persiapan pada saat itu..


Asura masih belum menyadari identitas dari lelaki itu. Satu hal yang pasti, lelaki itu kuat.


Tidak mungkin lelaki itu adalah makhluk ras, dengan dari segi level dan kekuatan, jika dibandingkan dengan Asura, sudah pasti Asgard lah yang lebih kuat.


....Dan juga, Asura memang sengaja mengikat tiga benang pernikahan di lengan lelaki itu. Memang membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengikat-nya, tetapi itu sepadan.


Jika lelaki itu orang biasa, menggunakan cara mengikat hatinya dengan cara biasa pasti itu adalah hal yang sangat mudah bagi Asura.


Wajah Maura memerah, dengan ekspresi malu-malunya.


"Tapi'kan, Oneechan, bu-Bukannya jika ingin melakukan hal itu harus saling mengenal terlebih dahulu...?"


"Dan juga, bu-Bukannya ini masih terlalu cepat untuk melakukan hal yang seperti itu."


"Tidak apa- apa Maura, bukankah itu bagus, lebih cepat akan lebih baik."


Maura memasang tampang malu.


"......."


"....Tapikan,et-to..."


"Tidak ada kata tapi-tapi, lihatlah bagaimana cara Onee-chan melakukannya"


"begini-begini aku sudah berpengalaman loh..."


Dengan bangganya Asura mengatakan hal yang memalukan kepada adiknya.


Asura kembali melihat lelaki yang sedang terbaring itu, berjalan menuju tempat tidur, naik diatas kasur dan duduk di kaki lelaki itu.


{Emm... Menurut buku yang aku baca, pertama tama adalah membuka celananya}


Asura pernah sesekali membaca sebuah buku di ruangan kantor ibunya, tidak menyangka jika buku cabul seperti itu akan berguna di saat yang seperti ini.


'Gluukk' suara menelan ludah.


{Apakah sepeti ini ya?}

__ADS_1


Tangan Asura bergerak menuju celana dari


lelaki tersebut. Sedangkan Maura menutupkan kedua matanya dengan kedua tangannya, tetapi masih ada ruang dimatanya yang bisa dilihat didepannya.


{Tidak apa-apa, tidak apa-apa... Walaupun aku baru pertama kali melakukan hal yang memalukan seperti ini, tapi aku merasa ini memang sangat malu sekali...}


Wajah Asura memerah, merasakan malu dengan keringat dingin di pipinya.


{Sedikit lagi aku bisa mencapainya, tinggal sedikit lagi, aku pasti bisa}


Maura merasa ada yang aneh dengan kakak'nya.


{Ada yang aneh....?}


{Ada apa dengan kakak'ku?}


{Wajahnya begitu memerah.}


"Ada apa denganmu Onee-chan, wajahmu terlihat memerah? "


"Ti-tidak ada apa-apa, tidak ada masalah. Maura, lihatlah dengan kedua matamu bagaimana cara Oneechan mengatasi seorang pria"


"Ba-baik!"


Maura menutupi kedua matanya lagi dengan kedua tangannya, walaupun masih ada rongga ruang untuk bisa melihat.


Kedua tangan Asura berhasil mencapai celana dari lelaki tersebut.


{~Yoosha... Akhirnya aku berhasil juga mencapainya... Lalu habis itu tinggal membuka celananya}


{Dia tidak akan bangunkan jika aku membuka celananya?}


{ Mengapa jantungku merasa deg-degan yah}


Asura memegang celana lelaki tersebut, dan mempelorotinya sedikit demi sedikit.


Dengan pipi yang memerah sekali, Bayangan Asura kemana mana, menjadi tidak sadarkan diri.


{Tinggal sedikit lagi aku bisa melihat jagungnya, tinggal se..dikit lagi...}


*Brukkk...*


"ONEE-CHAN!"


Asura pingsan dan terjatuh tepat dikepala lelaki itu. Akibat benturan itu, lelaki itu terbangun dari tidurnya.


Lelaki itu membuka matanya.


"Kepalaku, Arrggghhh sakit sekali"


"Orang mana yang berani melakukan hal ini kepadaku! "


Asgard sangat marah sekali, dirinya melihat ke arah orang yang sedang tertidur diatas tubuhnya.


Terkejut jika orang itu adalah Asura.


"APA?... ASURA...."

__ADS_1


-Aku sekarang mengingatnya, waktu itu aku sedang bertarung melawan ketiga saudari itu


Asgard memang bertarung melawan Asura, Maura, dan Victoria. Asura memang sangat licik sekali menggunakan dewa-dewa lainnya sebagai tamengnya. Waktu itu dirinya terkepung, Asura melakukan formasi yang tidak aku ketahui, tiba-tiba muncul cahaya putih yang sangat terang sekali menyinari sekeliling Asgard, setelah itu dirinya tidak tahu apalagi yang terjadi.


Asgard melihat sekeliling ruangan tempat dirinya berada, melihat ada Maura yang sedang berdiri di depan sana.


"Maura, berada dimana aku sekarang?"


Maura yang melihat kak Asgard terbangun merasa ketakutan dan terdiam ditempatnya. Setelah itu mengeluarkan pedang dari ruang invetory,'nya


"Apa maksudmu Maura! Mengeluarkan pedang seperti itu?!"


"Apakah kau ingin melawanku?"


"Memangnya kau bisa menang jika melawanku?"


Dengan rasa takut dan tubuh gemetaran, Maura mengarahkan pedang itu kepada Asgard.


"Ti-tidak akan ku biarkan"


"....Tidak akan ku biarkan kau melarikan diri!"


"Melarikan diri?"


Wajah Asgard hanya melongo tidak tahu apa maksud dari Maura.


-Terserahlah... Mumpung Asura sedang pingsan, aku akan menggunakan skill-ku


Asgard memegang kening Asura dan mengucapkan dalam hatinya.


SKILL: [MENCOPY INGATAN]


Ingatan Asura sedang dalam proses menyalin dan masuk kedalam ingatan Asgard.


Maura yang melihat Asgard menyentuh kakaknya, tidak tinggal diam.


"Apa yang sedang kau lakukan kepada Onee Chan?!"


"Aku tidak akan memaafkan mu jika terjadi sesuatu kepada Onee Chan!"


"Tenang saja, aku tidak akan melakukan apa-apa ke kakak'mu"


Proses menyalin telah selesai, skill itu adalah skill yang dapat menyalin ingatan seseorang dan memasukannya ke penggunanya.


"Akhirnya selesai juga"


-Dengan ini aku bisa kembali ke duniaku


Sihir tingkat 'SUPER': [GATE VOID REBIRTH REFENING]


Muncul sebuah pintu ruang kehampaan berwarna hitam pekat di dalam ruangan kamar itu.


Maura yang melihat pintu ruangan itu, menjadi semakin was-was.


"Apa yang sedang kau lakukan?!"


"Oke, selamat tinggal kalian berdua"

__ADS_1


"Bye~"


Asgard memasuki pintu ruang tersebut dan memulai kembali perjalanan menuju ke masa lalu nya.


__ADS_2