REBIRTH STRONGEST GOD LORD EMPEROR

REBIRTH STRONGEST GOD LORD EMPEROR
Volume 1 Chapter 6


__ADS_3

Kau tahu? Wanita seperti dia sangat membuatku ingin muntah. Apalagi dengan melihat wajahnya saja, sangat membuatku kesal. Dimasa lalu maupun di masa sekarang, Wanita ini tetap sama seperti biasanya, tidak ada yang berubah dari dirinya.


"Hei... Heii...! Sepertinya sepasang kekasih sedang bertengkar."


Melihat ke belakang, seseorang tengah berdiri, Dia tak lain adalah Rio dan teman- temannya. Seperti biasa, di jam makan siang, dia pasti akan membully 'ku dengan teman temannya.


"Maaf mengganggu waktu romantis kalian, tetapi...."


"....Kazuto, bisakah kau belikan aku jus!"


Rambut kemerahan, memakai tindik, dengan tato yang berada di lehernya, dan kancing baju yang terbuka. itu Yoshida.


"Hei, selagi kau melakukannya, belikan untuk 'ku juga Kazuto."


Dia adalah Rio, antek- antek Yoshida. Dia tak memiliki tindik, tetapi dia memiliki penampilan tak berbudaya seperti Yoshida.


Sekitar waktu jam makan siang ini, biasanya aku di ganggu oleh mereka. Setiap hari mereka memperalatku demi kenyamanan nya.


Kazuto melepaskan tangannya dari rambut Meika.


"Apa yang kau katakan, aku tidak mendengarnya?"


"Aku bilang...Bisakah kau membelikan jus untuk Kami!."


"Jus Katamu...?"


"Ya Jus... Cepat belikan untuk kami!"

__ADS_1


Apakah orang ini sudah gila, mungkin otaknya memang sudah rusak. Kau pikir aku akan menuruti perintahmu, siapa kau berani sekali mengucapkan kata-kata seperti itu kepadaku!


"Hei! Kenapa malah diam saja...? Cepat belikan!"


Rio terus berteriak kepadaku, membuat telingaku menjadi terganggu oleh kata- katanya.


"Apa ini...? Sepertinya enak, aku akan mengambilnya."


Wajah dan matanya melihat ke arah makanan ku, mengarahkan tangannya menuju Bekal ku.


Apa yang dia lakukan? itulah pikirku.


Aku menghentikan pergerakan tangan Rio dan memegangnya dengan erat dan keras.


"Ahhh......Sakitt! Lepaskan...!"


"...Jika kau berpikir aku yang sekarang mudah ditindas, itu adalah sebuah kesalahan besar!."


"Hei....! Lepaskan tanganmu!."


Tiba-Tiba Yoshida berteriak dibelakang telingaku. Itu sangat menggangguku. Ketika anj*ngnya diganggu pasti tuannya akan muncul dan membantunya.


Aku menarik tangannya Rio dan melemparkannya kepada Yoshida yang sedang berdiri di belakangku, sehingga keduanya terpental dan menabrak sebuah tembok.


"Gahh...!"


"Kau...! Kau bajing*n!"

__ADS_1


Yoshida terus mengoceh dengan kata- kata nya, tapi aku tidak memperdulikannya.


"Awas saja Kau..!"


Yoshida dan temannya melarikan diri dan meninggalkan ruang kelas.


Sepertinya dia mengancam ku, memangnya kau pikir aku akan takut dengan mu, kau seperti semut DIMATAKU!


Sebenarnya seperti yang kalian ketahui, Aku membenci manusia.


Ketika aku ingat dikhianati oleh mereka, aku tidak bisa mempercayai mereka lagi. Untuk alasan ini aku menghindari menciptakan kehidupan sosial sebanyak mungkin.


Ada alasan bagiku untuk menjadi orang yang tak ramah.


Seperti yang kalian ketahui, mulai dari Pacarku mengkhianatiku, Teman sekelasku yang suka membuly 'ku, sebenarnya aku tidak menganggap mereka sebagai temanku, mereka hanyalah cecunguk yang hanya bisa membully yang lemah.


Satu- satunya yang kupercayai dan kuanggap berharga hanyalah keluargaku dan orang yang kuanggap sebagai teman, seperti Rinon- san contohnya.


Selagi aku melamun, aku beralih dan melihat wajah Meika yang berada di depanku. Sedih, marah, rasa bercampur aduk itu berada dalam dirinya. Aku memang tahu wajahnya sepertinya kesal dengan ku.


"Kau.....! Aku akan melaporkan ini kepada Orang tua 'ku!."


Si j*Lang ini ingin melaporkanku. mengetahui itu aku langsung melangkah ke arahnya, menarik dagunya, dan mengangkatnya.


"Aku tidak peduli!."


Aku melepaskannya dan mengambil tas, segera pergi dari ruang kelas.

__ADS_1


__ADS_2