
Pada waktu istirahat biasanya Kazuto menyendiri dan memakan bekalnya di Atap Gedung Sekolah. Tetapi berbeda dengan keadaan yang sekarang, Kazuto tidak perlu takut lagi dengan teman sekelasnya.
"Kazuto- Kun, mau ikut makan siang denganku di kantin bersama teman- teman lainnya?"
Rinon menunjuk ke arah teman- teman perempuannya. Walaupun dia memiliki hati yang baik dan suka menolong, tidak jarang teman sekelasnya suka memanfaatkan dari kebaikannya.
"Aku tidak ikut, aku sudah membawa bekal buatan adik ku"
Menurut pendapat Kazuto, Rinon san masih terlalu naif dan tidak tau betapa kejamnya dunia. Menurutnya, dunia ini penuh dengan kebohongan. Jika anda ditindas oleh yang kuat, otomatis yang kuatlah pemenangnya. Sedangkan yang lemah akan ditindas terus oleh yang kuat. Jika tidak ada perubahan, kau akan ditindas selamanya oleh yang kuat.
"Yasudah aku duluan yah..."
Rinon pergi meninggalkan Kazuto bersama teman teman perempuannya. Para lelaki juga biasanya pergi makan di kantin bersama teman temannya.
Seketika kelas menjadi hening dan sepi, hanya beberapa murid saja yang tetap berada di kelas.
Kazuto membuka kotak bekal makan siangnya. Bekalnya memang tidak terlihat mewah, tapi bekal buatan adiknya memang yang terbaik baginya. Di dalamnya, terdiri dari baby chicken karaage, boiled broccoli, asparagus ham rools, rolled eggs, dan onigiris tersusun semuanya dengan rapi.
Dari baunya yang harum, kelihatannya enak. Kazuto mengambil Sumpitnya dan memakan satu baby chicken karaage.
"Kazuto, ayo makan siang dengan ku"
seseorang dari belakang memegang pundaknya secara tiba-tiba, Kazuto menengok ke arah orang itu. Dia adalah Kirirshima Meika, Panggil saja dengan sebutan Meika, ada juga yang memanggilnya Kirishima.
Meika berjalan menuju meja sebelahnya Kazuto, Menggeser kan meja itu dan mendorongnya menempel dengan meja Kazuto. Habis itu mengambil kursi itu dan menaruhnya bersebelahan dengan Kazuto.
Meika adalah teman masa kecil Kazuto sekaligus Pacarnya. Waktu itu, ketika Kazuto dan Meika masih kecil, kedua orang tuanya menjodohkannya. Dengan polosnya, aku hanya menerimanya saja. Dia memiliki penampilan berambut hitam yang indah, kulit putih sebening salju, dengan wajah dan parasnya yang cantik, menjadi kembang sekolah di sekolah ini. Banyak Pria tergila gila dan mengejarnya.
Asal kalian tahu saja, sebenarnya aku sama sekali tidak menyukainya. Dengan penampilannya yang sok polos, terdapat banyak sisi gelap di balik dirinya. Satu kata dariku untuk Meika, L_O_N_T_E .
Dimasa lalu sebelum Kazuto berpindah ke dunia Goxifolteria. Keluarganya memang bukan orang kaya, tetapi Ayahnya mempunyai Mobil, bahkan beberapa puluhan juta Yen tabungan. Dia di anggap keluarga yang relatif kaya, dan ada perusahaan dekorasi kecil di keluarga itu. dalam hal apapun Kazuto dapat dianggap lebih kaya dari teman- temannya.
Hari itu adalah hari yang indah pada masanya. Berangkat ke sekolah bersama, bercanda bersama, pergi jalan jalan bersama, menikmati pemandangan alam yang indah bersama Meika, menonton bioskop bersama.
Hari itu adalah hari yang berharga buatku. Tetapi itu sirna setelah kedatangan seorang murid pindahan. Murid itu mempunyai latar belakang keluarga yang lebih besar, bisa disebut orang kaya. Orang itu mengambil KEBAHAGIAAN KUU! Mengambil KEKASIHKU! Menodainya di depan Mataku!.
Waktu itu sehabis pulang sekolah, biasanya aku dan Meika pulang bersama, tetapi Meika dia berbohong kepadaku. Dirinya bilang mempunyai urusan keluarga yang sangat mendesak sehingga katanya dia akan pulang duluan. Waktu itu aku hanya berkata 'iya' omongannya.
Hanya saja Aku tidak berpikir bahwa kepergian Meika akan menjadi awal sebuah bencana.
Setelah perjalanan pulang menuju rumah, aku mendapatkan pesan oleh orang yang tidak dikenal, katanya aku disuruh mendatangi Hotel imprative yang berada di dekat Stasiun. Tetapi aku hanya mengabaikannya, palingan hanya kerjaan orang yang iseng. Tetapi setelah itu orang itu mengirimkan lagi pesan yang berisi Gambar Foto pacarku. Sehingga aku bergegas ke Hotel imprative dan menuju kamar yang telah diberitahukan.
Ketika aku membuka pintu itu, Aku sangat Terkejut dan Syok bahwa Pacarku bersama dengan Pria lain. Apalagi aku melihatnya dengan keadaan yang telanjang bulat dengan pria itu. Aku sangat sedih sekali, Pergi dari tempat itu dengan keadaan menangis...... Hatiku serasa Hancur.... Hidupku tidak ada Gunanya lagi..... Aku ingin M*ti....... Tetapi orang tuaku tetap selalu mendukungku.... Setelah kejadian itu aku berhenti sekolah dan selalu mengurung diri di dalam kamar. Selalu menatap kesedihan... waktu itu aku berkata.
__ADS_1
"KENAPA! KENAPA DUNIA INI SANGAT TIDAK ADIl DENGAN KU!!
"APA SALAHKU!?
"KENAPA SEMUA INI BISA TERJADI!"
Aku terus menangis sepanjang waktu.Dua bulan telah berlalu, selalu mengurung diri di dalam kamar. Kadang adik'ku selalu memperihatinkan keadaanku, Menengokku, memberikan semangat dan dukungan padaku, Tetapi aku tidak memperdulikannya.
Paman ku waktu itu datang kerumah ku, sepertinya ayahku yang meneleponnya. Aku memang mempunyai hubungan yang baik dengan pamanku. Pamanku adalah pemimpin sebuah perusahaan Game yang terkenal. Waktu itu, setahun yang lalu, aku mempunyai bisnis dengan pamanku. Membuat sebuah Game RPG Realistis dengan berbasis sebuah VR yang dapat merasakan Kelima panca Indra Manusia. Tetapi sekarang tidak ada gunanya lagi. Aku hanya ingin menyendiri, tetap sendiri, mengurung diriku sendiri di dalam kamar. Aku tidak ingin melihat dunia luar yang begitu kejam.
Aku tertidur setelah Pamanku pergi dari kamarku. Cahaya terang menyelimutiku. aku kira itu hanyalah sebuah mimpi. Aku membuka mata setelah tertidur cukup lama sekali. Sekelilingku dipenuhi dengan Pohon-Pohon yang besar sekali, Aku tidak tahu sebenarnya sekarang ini ada dimana.
[MNGAKTIFKAN GOD SYSTEM]
[ Tuan Host Telah Terbangun Dari Tidurnya]
[MEMPROSES PENGAMBIL ALIHAN ADMIN]
[1%]
[10%]
[25%]
[100%]
[Selamat Tuan Host Mendapatkan Hak Kendali Admin]
[MEMBUKA HAK ISTIMEWA ADMIN]
Dan begitulah Awal mula Kazuto pergi ke dunia lain.
Kembali ke masa sekarang.
Kau tahu, Wanita ini sangat menyebalkan sekali. Trik licik apa lagi yang dia mainkan kepadaku.
"Kazuto, tadi aku melihat tas-tas yang sangat bagus sekali, Jadi........"
Meika memegang lengan Kazuto dengan kedua Gunungnya.
"Bisakah kau belikan untuk 'ku?."
Dengan tidak tau malunya, Meika meminta seolah olah Kazuto seperti Mesin penghasil uang yang dapat diambilnya kapan saja.
__ADS_1
Orang yang tidak tahu malu ini, selalu memanfaatkan ku selama ini. Sekarang aku tidak akan tertipu lagi untuk yang kedua kalinya.
"Bisakah kau melepaskan tanganku dari Situ!."
"Ohh... Maaf..."
Meika Melepaskan tangan Kazuto dari kedua Gunungnya.
Wanita ini selalu menempel kepadaku. Hal itu sangat menggangguku.
"Bisakah kau tidak menggangguku!"
"....Aku sekarang sedang makan siang, jadi bisakah kau pergi dari hadapanku!."
"Apa maksudmu Kazuto?"
Sepertinya akan bertambah sulit untuk mengusirnya.
"Dimana lelaki yang selalu bersamamu...?"
"Lelaki apa? Apa maksudmu, aku sama sekali tidak mengerti ucapanmu?"
Sepertinya dia berpikir aku tidak tahu apa-apa. Walaupun kau menyembunyikannya, aku sudah mengetahui itu. Jadi percuma saja kau merahasiakannya dariku.
"Bukannya kau menyukai Yoshida, Kenapa tidak meminta uang dari dia saja?"
"Yoshida....? Apakah Kazuto sedang bercanda...? Mana mungkin aku menyukai Pria seperti dia."
Sepertinya dia masih belum mengerti!
Hari ini aku akan mengungkapkan kebusukanmu, rahasia dibalik wajah polosmu, semuanya akan ku bongkar!.
"Apakah kau masih tidak mengerti...? Apa perlu aku bongkar sifat busukmu disini? dasar Pengkhianat!
Kazuto menarik rambut Meika dan mendekatkan wajahnya.
"apa yang sedang kau lakukan...!? Sakit.... sakit... Lepaskan!
"Apa kau tahu apa yang paling aku benci dari dunia ini!?"
".... Yaitu suatu kebohongan!"
"Singkirkan lah wajah sok polosmu dari hadapanku! Dasar ******!"
__ADS_1