Reinkarnasi : Dunia Sebelumnya

Reinkarnasi : Dunia Sebelumnya
10. Rahasia prasasti


__ADS_3

"Jadi apakah kau sudah memahami rahasia kalung ini ?"


"Aku tidak begitu mengerti, tetapi yang aku tahu bahwa orang itu memang berniat baik padaku. Aku akan membalas kebaikan ini dimasa depan, jika aku sukses."


"Huh, membalasnya ? Mau kau balas dengan apa ? Selain identitasnya yang tinggi di negaranya dan banyak kebutuhan tercukupi, kau tidak bisa memberikan apapun yang dapat memuaskannya!" Tandas lelaki tua itu.


'Lagipula, kau hanya bocah miskin dipinggir jalan yang kebetulan mencolek mata Tuan Muda.' gumamnya pelan.


"Ini..."


"Kalau begitu, aku akan menyimpan kebaikan ini didalam hatiki yang terdalam."


"Kau..."


Lelaki tua itu merasa sangat ingin marah dengan pemuda ini, dia pikir dia ini siapa? Berani bertingkah didepannya.


Tetapi setidaknya, hal ini menyelesaikan berbagai masalah yang tidak penting dimasa depan.


Hiro tidak tahu pemikiran picik lelaki tua ini. Dari awal hingga akhir tidak ada jenis perkenalan diri masing-masing. Dia hanya memanggil lelaki tua ini Paman, dan orang tua ini hanya memanggilnya Bocah. Namun yang terpenting, dia mendapatkan informasi berharga lainnya.


'Prasasti dari tanah Jawa, kah ?' gumamnya dalam hati.


Dalam hatinya dia mempunyai ide gila untuk menginspirasi Prasasti ini. Lagipula, jenis Prasasti ini mampu memiliki effect membawa keberuntungan, lalu bagaimana jika Prasasti ini di inspirasi ? Apa effect yang akan muncul?


Bagaimanapun Hiro juga seorang penggemar membaca novel seperti kebanyakan anak muda lainnya. Menurutnya, "Dengan membaca buku, kita bisa memperluas cakrawala dan mendapatkan ilmu baru tanpa harus bersusah-susah mengalaminya."


Seperti ketika menghadapi perampokan dan tipu muslihat. Namun sayangnya, Hiro baru menyadarinya terlambat. Dia baru menyadarinya dalam beberapa bulan terakhir, atau kalau tidak, bagaimana mungkin dia akan mau bekerja dengan tarif rendah seperti sebelumnya?


Penyesalan yang terlambat benar-benar tiada artinya. Itu sebabnya, dia mulai berkeinginan untuk mengubah nasibnya sendiri dengan pengetahuan orang lain.


Kau tahu, "Dengan aspirasi dan ide orang lain, kita bisa mendapatkan bantuan perhitungan yang matang. Lagipula 1 otak tidak lebih baik daripada 10 otak. bekerjasama adalah cara tercepat menghitung kemungkinan masa depan tetapi juga mempercepat perpecahan dimasa depan, bagaimanapun imbalan dan resikonya benar-benar sepadan."


"Paman, bagaiamana cara mengaktifkan Prasasti ini ?"


mendengar permintaan aneh Hiro, dia merasa tertusuk ribuan jarum.


"Kau..."


"..."


"Jadi selama ini kau memilikinya untuk apa !"


Lelaki tua itu serasa meledak seluruh kepalanya karena emosi.


'Anak ini... Apakah Tuan Mudanya tidak memberitahunya ? Jadi selama ini, benda ini menjadi tak berguna disisinya ? Lalu mengapa aku merasakan kebocoran aura dari Prasasti itu ? Ada yang aneh. Mungkinkah...'


"Huh. Dimana Prasastinya ? Akan aku bantu kau mengaktifkannya."


Hiro mengambil kalung dilehernya dan melepasnya. Kemudian menyerahkannya kepada pria tua itu.


"Taruh dimeja."

__ADS_1


Prasasti itu akhirnya berada diatas meja.


"Untuk menginspirasi Prasasti ini diperlukan 3 tetes darah pengguna. Setelah itu Prasasti ini akan membantumu meningkatkan kemampuan otak untuk memproses suatu masalah."


"Apakah ini hal takhayul di negaramu ? Bukankah itu mustahil untuk mendapatkan efek seperti itu hanya karena batu yang kau sebut Prasasti ini?"


"Apakah kau ingin menginspirasinya atau tidak ?"


"Tolong, paman."


Hiro menyerah dan memutuskan untuk percaya. Bagaimanapun juga hal takhayul seperti itu tidak mungkin ada di zaman modern seperti sekarang. Seperti yang dia tahu, sekarang adalah era teknologi ada smartphone dan game versi holografik dan juga virtual reality yang semuanya dikendalikan oleh teknologi canggih.


Semuanya menggunakan mesin !


Bagaimana bisa dia mau percaya dengan perkataan lelaki tua yang tidak jelas siapa namanya ini ?


Namun , dia pasti sangat tertarik jika dia bisa mengaktifkan Prasasti ini. Ini adalah kesempatan untuk melihat dunia Xianxia didalam novel di kehidupan nyatanya !


*Au ...


"Paman, bisakah sedikit lebih lembut ? Jariku terasa sangat sakit." Hiro mengeluh.


" Tidak ada sebuah hasil tanpa sebuah usaha, meskipun itu sesepele tidur ! Semuanya pasti ada resikonya sendiri dan itu sepadan !"


"Ugh... Baik." Tanggap Hiro


Akhirnya cahaya biru laut yang menyilaukan keluar dari Prasasti tersebut dan mengitari Hiro seperti mengenali tuannya yang baru.


Kemudian menghilang ditengah-tengah alisnya.


'Apakah ini Prasasti gagal ? Sial! mungkinkah Prasasti ini tidak mampu mengubah nasibku dalam sekejap? **** !'


"Bagaimana perasaanmu ?" pria itu menanyakan perubahan apa yang Hiro alami.


Namun yang ditanya malah merasa dilecehkan.


'Perasaanku pantatmu! Kau bilang ini batu Prasasti yang mampu merubah nasib. Tetapi kenapa aku merasa nasibku semakin suram!'


Tentu saja, dia tak akan berani mengucapkan kata-kata itu dengan keras. Dia hanya bisa menyumpah dalam hati.


Jika orang tua itu tau apa yang dipikirkan oleh Hiro, tangannya sudah pasti mengirimkan pukulan maut pada mukanya.


Ya, takdir bukanlah hal yang mudah untuk diubah.


Untuk mengubahnya, kau harus mati dahulu dan menulis ulang takdirmu.


Tentu saja lelaki tua itu hanya berbasa-basi dengan Hiro, karena proses sebenarnya adalah kematian. Dia tidak bisa memberitahunya begitu saja.


Karena kebaikan terkadang bisa disalah artikan oleh orang lain.


"Rasanya sedikit ada perubahan, mungkin." ucapnya lugas.

__ADS_1


Hal ini membuat alis pria tua itu berkedut.


'Apa yang dimaksud oleh anak ini? Jika memang dia merasakan perubahan kenapa menambahkan kata "mungkin" pada akhir kata ? Apakah dia idiot ?'


"Bagaimana mungkin kamu merasakannya, sedangkan kamu tidak tahu cara aktivasinya ? Dasar idiot." cemooh pak tua ini.


"Brengsek ! Sebenarnya apa maumu Pak Tua ? Aku tidak pernah bertemu denganmu, tidak sekalipun ! Apa masalahmu denganku sehingga kau terus mencaciku ? Aku mencoba bersabar tapi kau terus mencaciku. sebenarnya apa maumu!"


"Hahaha, akhirnya kau menunjukkan sampahmu, apa kau bilang? Mauku? kau berbicara tentang kemauanku? Hahaha, cukup sederhana. Matilah disini sebagai kelinci percobaan tuan muda!" matanya tiba-tiba menjadi dingin.


*Da-dar.


Suara tembakan terdengar dari luar. Itu adalah sniper. ****, jika Hiro tau bahwa ini adalah plot, dia pasti tidak akan berbicara dan bertemu dengan pak tua sialan ini.


Karena tujuan pak tua ini dari awal adalah membunuhnya! Sungguh sial nasibnya, benar-benar sial.


Namun, penyesalan adalah penyesalan. Tidak ada waktu yang bisa diputar kembali kecuali dia esper, itupun esper khusus yang memiliki kekuatan time zone.


Kepalanya tertembus peluru milik sniper tersebut dan dia segera jatuh tak mampu mempertahankan keseimbangan tubuhnya.


Diagram rune huruf jawa didalam kalung tersebut segera aktiv dan ditambah kontrak rune jawa milik pak tua itu segera menyelimuti tubuh Hiro dalam sekejap tubuh Hiro kembali ke bentuk semula dan semua bekas lukanya menghilang seperti tidak terjadi apa-apa sebelumnya.


"Buang tubuhnya dijalanan sepi bersama surat ini. Saat dia bangun, kita harap dia bisa berguna bagi tuan muda kita."


"Baik! tuan."


Sesaat kemudian, dijalanan sepi yang tidak banyak mobil berlalu-lalang sebuah mobil Jeep, melemparkan tubuh pemuda. Tentu saja pemuda itu adalah Hiro.


Sementara itu di sisi lain kehidupan suram.


"Apakah kakakmu belum pulang?" Seorang wanita yang di terbaring di tempat tidur bertanya dengan suara lemah.


"Kakak? Jangan khawatir, dia bilang, dia ada urusan sebentar dan akan kembali sebelum tengah malam. " Ujar gadis kecil dengan sura santai, seolah-olah sangat percaya pada kakaknya sambil membaca buku.


'Aku janji, aku tidak akan mengecewakan kakakku, dan membantunya mencari uang untuk pengobatan ibu.'


Itu adalah janji gadis kecil yang naif dan tidak mengetahui kejamnya dunia.


Hiro tidak tahu bahwa kecelakaan yang dialaminya akan bersamaan dengan kecelakaan yang di alami ibunya.


Jika dia tahu ibunya akan mengalami kecelakaan, dia tidak akan terlalu usil menyelidiki Hiroto Samsudin.


___________________________________________


wew, tidak terasa perjuangan kalian untuk menunggu update chapter terbaru dari novel ini. terimakasih atas perjuangannya.


next target view 200 views.


untuk update 2 chapter sekaligus.


selamat berjuang untuk share atau baca ulang novel ini.

__ADS_1


regard,


mu-san


__ADS_2