Reinkarnasi : Dunia Sebelumnya

Reinkarnasi : Dunia Sebelumnya
04. Lelang


__ADS_3

Hiro bangun saat matahari sudah bersinar dipantatnya, dia mengerjakan matanya dan segera mencuci mukanya.


Memandangi cermin, Hiro masih memikirkan sesuatu.


'Kemarin, sungguh hari yang melelahkan. '


Hiro menggelengkan kepalanya, kemudian segera keluar dari kamarnya.


Seperti biasa, di meja makan ada surat dan juga sarapan pagi. Hiro membacanya sekilas,


*Terimakasih atas kerja kerasmu selama ini, Ibu bangga denganmu nak, Ibu yakin ayahmu juga bangga melihat anaknya telah tumbuh dewasa dan penuh tanggung jawab.


Hari ini, Ibu akan mengantarkan uangmu sambil bekerja di tempat rentenir itu.


Sarapanmu sudah ibu siapkan, kuharap semuanya akan baik-baik saja*.


'Seperti biasa, selalu menjadi ibu yang baik hati. Terimakasih Ayah, Ibu. Anakmu akan berjuang lebih keras lagi untuk kalian. '


Mengingat perjuangannya selama ini, membuat dirinya sadar. Beban menjadi orang tua tidak semudah yang dibayangkan. Hiro segeraelahap makanan itu dengan air mata yang menetes di pipinya.


Setelah makan dan mencuci piringnya, Hiro kembali ke kamarnya, duduk didepan komputernya lagi sambil memandanginya dengan tatapan kosong memikirkan sesuatu.


Hatinya bimbang,


"Haruskah aku menjualnya? Tunggu, kita cari dulu solusinya."


keyword : Cara menggandakan uang dengan cepat tanpa keringat


Keyboard bersuara dengan cepatnya. Kemudian sederet hasil pencarian muncul di layar komputer.


Opsi pertama adalah Trading forex


selanjutnya, saham dan emas.


Dari 3 opsi tersebut yang paling cocok untuknya adalah TRADING FOREX.


"Hm ... 3 juta mungkin cukup untuk memulai. tapi aku tak mau mengambil resiko," Hiro berpikir keras, mencari alternatif lain yang memungkinkan.


"... yang paling aman saat ini adalah bisnis saham di pendapatan tetap. Tetapi profitnya lama baru bisa diambil. Tunggu, mungkin aku bisa menjual sesuatu untuk menambahkan uangku untuk membeli saham? Tetapi apa ?" Sekali lagi Hiro berfikir keras, melihat sekeliling kamarnya.


Kamarnya sempit hanya berukuran 2x3 meter, hanya ada kasur dan komputer serta repeater Wi-Fi.


"Tunggu ... apakah item dalam game bisa di jual ? Yups, aku pernah menonton film yang melakukan jual beli item game!"


Seperti mendapatkan pencerahan, Hiro mulai browsing tentang game Eternal Warlord.

__ADS_1


*Bingo


"Ini ... ini adalah penyelamatku !!!"


Situs yang paling menonjol di page one adalah situs lelang game. Dan saat ini dia mulai registrasi identitas dan mulai meletakkan barang jualannya.


"Tunggu, akun bank ?" Hiro merenung untuk segera menemukan alternatif.


"Kelihatannya aku harus menundanya dulu, aku belum mempunyai KTP, sial ! "


Segera Hiro memasuki kamar mandi dan mandi. Dia harus mendapatkan KTP dulu !


3 jam berlalu dan Hiro telah sampai di sebuah gedung pencatatan sipil.


Prosesnya sederhana dan cepat. Tidak sampai satu setengah jam KTP nya sudah jadi. Era teknologi memang luar biasa.


"Sekarang waktunya membuat rekening."


Berjalan melewati gedung perkantoran dan dia sampai dalam kurun waktu 30 menit.


Dia siap membuat rekening.


Hiro memasuki Bank dan menuju Teller.


"Selamat sore pak, ada yang bisa saya bantu? Untuk penarikan uang silahkan lewat sana dan untuk peminjaman uang silahkan lewat lorong sebelah sini pak. Apakah ada hal lain yang bapak perlukan?" ucap teller cantik dan sexy tersebut.


"Oh, pembuatan akun baru? Kalau begitu tolong isi formulir ini pak, beserta jumlah uang setoran awalnya. Silahkan diisi disana pak." teller itu dengan sopan menunjukkan meja kosong untuk mengisi formulir permintaan akun baru.


Hiro mengambil kertas formulir itu dan mulai mengisinya.


Mayoritas pertanyaan umum berdasarkan KTP barunya. Tak lama kemudian dia selesai mengisi formulir itu dan menyerahkan kertas formulir beserta uang setoran awal.


Hiro menyerahkan sekitar 2 juta chip untuk setoran tahap awal.


"Tolong scan KTP bapak disini,"Teller cantik itu menunjukkan holografik yang seperti melayang di udara.


Hiro meletakkan KTP nya disana dan,


*Swooosssh


Seperti sinar biru langsung meng scan KTP Hiro.


"Wooooooooo," Hiro menganga, sedangkan teller menatapnya dengan pandangan menjijikan dan menyepelekan.


'Udik kampung ini benar-benar tidak bisa menjaga sikap, jika bukan karena aturan perusahaan dan setorannya yang besar, aku benar-benar akan menendang udik kampung ini keluar dari mataku.'Gerutunya dalam hati.

__ADS_1


Meskipun begitu, senyumnya tidak pernah hilang dari wajahnya. Ya, senyum penuh penghinaan.


Dalam sekejap Hiro mulai mendapatkan gambaran masa depannya. Kemana uangnya akan di Investasikan dan di bagian mana.


" Ini kartu bank bapak, harap disimpan baik-baik pak, dan segera ganti pin dengan nomor kesukaan bapak. Terimakasih atas kunjungan bapak. "


Itu adalah nada pengusiran yang jelas,dan membuktikan bahwa Teller cantik ini ingin udik kampung ini segera pergi.


Tentu saja Hiro juga tak ingin berlama-lama di sini. Meskipun teller itu cantik, tetapi dia tak ada waktu memikirkan petualangan cinta dengannya.


Jika teller itu mendengarkan pemikiran Hiro, dia pasti sudah muntah darah 10 liter dan mati kejang!


Dia pasti malu, karena kecantikannya tidak mampu menaklukkan udik kampung barusan, padahal setiap orang di perusahaannya selalu meliriknya penuh nafsu dan bergairah.


Yah apapun itu, semoga tidak ada keduanya yang saling mengetahui dan semoga tidak menjalin kasih sayang, karena Hiro tidak punya secuilpun memori untuk memikirkan cinta untuk saat ini.


Hiro melanjutkan perjalanannya pulang.


Sepanjang jalan dia melakukan survei bebas tentang lingkungan. Tentu saja dia juga menjadi salah satu fokus keramaian karena dia menggunakan baju training favoritnya, dari SMA YOKOHAMA.


Lagipula baju training ini cukup fashionable.


Menyadari dia mulai menjadi fokus keramaian, dia mempercepat langkahnya untuk pulang.


Dia berjalan sambil bernyanyi tidak karuan. Tentu saja suaranya sangat kecil atau aklau tidak dia pasti akan ditertawakan oleh orang disekitar.


Akhirnya beberapa saat yang lalu Hiro sudah sampai dirumah dan mulai membuka lagi komputer dan menuju website registrasi data lelang.


Dia mengisi semua datanya dengan akun bank barunya.


Setelah selesai, dia membuka gamenya dan mengambil gambar dari dalam gamenya. Ya , screenshot karakter gamenya.


Akhirnya, lelang yang akan menjadi viral dalam seminggu akan segera terjadi.


Tentu saja, Hiro tidak tahu bahwa akunnya akan setenar itu di dunia Maya. Lagipula itu hanya sebagian dari hobinya, ya Bobby untuk pelampiasan bosan dan rasa kecewanya.


"Apakah aku memasang harga terlalu tinggi? kurasa ¢ 200.000 chip , cukup normal kan? Lagipula aku memberikan waktu seminggu sebelum lelang resmi dimulai. Oh, mari kita sebarkan agar harganya semakin naik lebih tinggi, hehehe."Senyum licik mengambang disudut bibirnya. Ya, senyum licik melebihi setan sekalipun !


*Tok tok tok


Hiro tiba-tiba tersadar dari fantasinya mendapatkan uang segudang, karena mendengar suara ketukan pintu kamarnya.


"Siapa .... ?"


"Ini ibu nak, apakah kau mau makanannya ibu antarkan ke kamarmu?" sahutnya.

__ADS_1


"Oh, tidak . Tunggu sebentar aku akan turun mengambilnya sendiri. " jawab lugas Hiro.


Pada akhirnya hari ini berakhir lebih cepat dari biasanya dengan tidurnya Hiro setelah makan.


__ADS_2