
Begitu Hiro mulai berdiri, Kazuto tau bahwa undangannya diterima.
Dia segera menyiapkan tempat duduk untuk mainan barunya.
Ya, Hiro baginya adalah mainan baru yang unik, dia tidak tahu siapa pemuda ini, tetapi karena sifatnya yang penyendiri. Dia rasa tidak apa-apa untuk sedikit berinvestasi pada berlian kasar.
Dia hanya perlu memolesnya dan dia yakin dengan polesannya, dia akan mampu membahayakan peringkat 10 besar. Saat dia mampu memasuki 5 besar dan bersaing dengannya, dia akan dengan suka rela mengundurkan diri, dan menjadi agen anak itu.
Lagipula umurnya sudah diambang batas profesional.
note: ambang batas profesional yaitu 24 tahun.
Dan anak ini mungkin masih 20 tahunan. masih ada 4 tahun. 1 tahun pemolesan dan 3 tahun kejayaan.
Usia 20 tahun sebenarnya adalah puncak dari perkembangan. Tetapi bagi profesional seperti Kazuto. Melatih gamer rata-rata selama 1 tahun sudah cukup membuatnya terbang ke langit.
Namun apa yang tidak diketahui Kazuto adalah Hiro bukan termasuk kategori gamer rata-rata.
Dia tidak tahu bahwa ini pertama kalinya Hiro mengikuti acara Beta test ini.
Jika dia tahu ini adalah pertama kalinya bagi Hiro, Dia pasti muntah darah 50 liter.
Hiro kemudian sampai disamping Kazuto.
"Kazuto, Kirigaya Kazuto."
Kazuto melambaikan tangannya dan memperkenalkan dirinya.
Tatapan banyak orang terarah kearah mereka.
Hiro merasakan bahwa mungkin menerima undangan anak ini adalah kesalahan besar.
Dia hanya tidak ingin terlalu menonjol dan kecewa diakhir acara.
'Bas t r d, Apakah aku seharusnya tidak menerima undangannya? Kenapa aku jadi ditatap banyak orang?'
__ADS_1
Hiro dengan canggung menerima salam itu dan mengenalkan dirinya.
"Hiro, Niimoto Hiro."
"Oke, Hiro-san. Maaf merepotkanmu untuk datang kesini. Silahkan duduk."
Kazuto melambaikan tangannya kearah kursi kosong yang telah disediakan.
Hiro hanya mengikuti arahnya dan kemudian duduk.
Disisi lain lantai atas.
"Apakah tuan muda yakin dalam hal ini, untuk mempermainkan pemegang saham itu?"
Pria paruh baya membuka percakapan dengan nada gelisah.
Pria tua itu adalah pemilik perusahaan Zenia corporation inc.
Lalu siapakah tuan muda itu?
"Ya, lagipula game ini hanya prototipe. Dari segi kualitas grafik dan semuanya ini masih 2D. Dan virtual reality ? Hal itu masih jauh dari yang dibayangkan orang lain. Dengan begitu, ketika semua pemegang saham ini menjual semua saham mereka, maka..."
Mata Zero terlihat sangat licik dengan senyuman itu.
Battle Royal memang game yang pengembangannya berada diluar kendali Perusahaan dibalik layar.
Bahkan mereka tidak mengeluarkan dana sepeserpun untuk pengembangannya karena mereka tidak terlalu optimis dengan pengembangan game tersebut.
Persetan dengan virtual reality, bahkan menciptakan alat untuk menerjemahkan sinyal otak saja mereka masih meragukannya.
Inilah sebabnya, Perusahaan dibalik layar membuka perusahaan cabang kecil untuk pengembangan game tersebut dan terciptalah Zenia corporation inc.
Atau kalau tidak, bagaimana bisa uang senilai 15 juta Chip memasuki mata perusahaan dibalik layar?
Bagaimanapun dunia investasi itu kejam dan penuh dengan plot permainan uang. Semua jenis perputaran uang dikontrol oleh biller.
__ADS_1
Hiro jelas tidak tahu semua jenis permainan uang didalamnya.
Dia hanya tahu bahwa ini aman untuk meletakkan uangnya di dalam investasi saham, karena pertumbuhannya lebih stabil dan cukup tinggi. Dia tidak berani berjudi di forex. Dia tahu hal itu memiliki resiko tinggi.
Dia juga tahu bahwa semakin besar keuntungan semakin tinggi resikonya.
Lebih baik belajar untuk merasa cukup dan cukup.
Namun, perusahaan dibalik layar sadar akan potensi tim pengembang game ini. Ini sebabnya mereka berusaha membuang para investor lama dan mengakuisisi perusahaan game ini kedalam kantong mereka sendiri.
Teknologi pertama Zenia corporation inc. adalah modul untuk menerjemahkan sinyal otak ke dalam code-code pemrograman game.
Namun modul ini masih belum sempurna, karena masih dalam bentuk kapsul sehingga memakan tempat dan tidak efisien.
Selanjutnya tubuh gamer masih harus dipasang dioda - dioda khusus untuk menerjemahkan gerakan tangan dan saraf lainnya. Alat ini benar-benar belum sempurna.
Ditambah lagi kualitas grafik yang dihasilkan masih berupa 2D.
Tapi jika Hiro tahu kenyataannya bahwa grafik dan tampilan kapsul gear untuk game ini adalah settingan Zero. Dia pasti sudah lompat ke jurang terdalam untuk mencari harta karun yang disembunyikan Zero.
Ya, pada kenyataannya pengembangan game Battle Royal memang sudah mencapai taraf memuaskan, bahkan bisa dikatakan diluar ekspektasi perusahaan dibalik layar.
Itu sebabnya mereka ingin mengakuisisi kembali saham yang mereka jual sebelumnya, berapapun biayanya.
Ibarat mengeluarkan Roti dimuka kemudian memukulnya dibelakang.
Alasan mereka melakukannya begitu simple.
Mereka diawasi oleh pihak pemerintah, jadi mereka tidak boleh sembarang mengatur skema mendapatkan telur emas dengan harga telur busuk.
Kebetulan juga, Kalung prasasti Hiro telah aktif, atau kalau tidak mungkin Hiro akan kehilangan sumber keuangan yang menjanjikan di masa depan. Karena dia menjual saham di perusahaan tersebut dengan harga murah.
Namun itu adalah cerita unik di masa depan.
"Apakah ada yang bisa aku bantu, Kazuto-san?" Hiro menatap mata Kazuto meminta penjelasan mengapa dia dipanggil kesini.
__ADS_1
Namun sebelum Kazuto mulai menjelaskan, Upacara Pembukaan Beta test Battle Royal secara resmi dimulai.