REINKARNASI DEWI SURGAWI

REINKARNASI DEWI SURGAWI
71.fui jing


__ADS_3

kicauan burung membangunkan Xia he.


Xia he bangun dan duduk di atas peraduannnya untuk berkultivasi.


cukup lama Xia he berkultivasi,sampai seorang pelayan mengetuk pintu nya.


Xia he menyudahi kultivasi nya dan berjalan membukakan pintu.


"selamat pagi putri,maaf menganggu tidur tuan putri"ucap seorang pelayan yg sudah berkepala tiga.


"tidak apa-apa.siapa kalian??"tanya Xia he.


"ah...ya,Nubi belum memperkenalkan diri,hamba adalah kepala pelayan bagian selatan,dan bagian utara kerajaan Yun ini.putri bisa memanggil ku bibi Xin"ucap bibi xin.


"emm...izinkan kami untuk memandikan putri"ucap bibi Xin.


"hm,silakan masuk"ucap Xia he.


semua pelayan membawa masuk segala perlengkapan untuk Xia he mandi,serta pakaian ganti.


sekarang Xia he berada di dalam air dengan taburan bunga mawar.


"maaf bisa kah kalian meninggalkan ku sendiri saja??"ucap Xia he.


"ah...tentu saja putri"ucap bibi Xian kemudian menunduk hormat dan keluar dari pemandian.


sekarang tersisa Xia he sendiri di pemandian.


Xia he membuka topeng peraknya,wajah yg seputih salju yg sangat cantik.


Xia he membasuh wajahnya,aroma bunga mawar memenuhi ruangan pemandian.

__ADS_1


setelah cukup lama Xia he berendam Xia he keluar dari pemandian dan kembali memasang topeng peraknya yg menutup bagian mata,bagian atas hidung serta di bagian pipi


xia he di sambut oleh bibi Xin dan yang lain,yg menyiapkan pakaian Xia he.


setelah hanfu yg berwarna putih lembut tersebut terpasang di tubuh Xia he,semua Irang yg berada di kamar tersebut ternganga kagum.


"wah....putri kau sangat cantik"ucap bibi Xin.


"benar,apa lg itu baju yg di pilih kaisar sendiri"ucap pelayan A yg membuat Xia he terkejut.


"mengapa??aku bahkan tak pernah bertemu dengannya" batin Xia he.


"emm...anu putri...bisakah kau membuka topeng mu??agar kami bisa menghiasi wajah putri"ucap pelayan B.


"........."Xia he yg mendengar itu tidak menjawab apa-apa,kemudian bangun dari duduknya dan berjalan menuju jendela.


sedangkan semua pelayan merasa bingung dan cemas dengan Xia he.


mendengar hal itu semuanya langsung berlutut.


"ampuni kami putri,kami salah!kasihani lh kami"ucap bibi Xin.


semua pelayan yg lain sujud di lantai tak berani mengangkat kepala,sedangkan si pelayan B sudah gemetar berkeringat dingin.


"bibi Xin,semuanya angkat kepala kalian"ucap Xia he.


pelayan B bangun dari sujutnya dan berlari ke arah Xia he kemudian bersujud di kaki Xia he.


"maaf kan hamba putri,amba pantas di hukum"ucap pelayan B,kemudian memgangkt tangannya kemudian menapar pipinya sendiri berkali-kali.


saat Pelayan itu ingin menapar dirinya lg Xia he menghentikan gerakan tangannya.

__ADS_1


kemudian,berbalik menglihat pelayan itu.


Xia he melirik pelayan itu dan sihir itu pun berhenti.


"jangan melukai diri kalian di depan ku"ucap Xia he.


"kalian tidak salah"ucap Xia he kemudian membantu pelayan itu berdiri.


kemudian mengangkat wajah yg memar akibat pukulan pelayan itu sendiri.


sesuatu yg dingin dan menyegarkan mengalir menyembuhkan pipi pelayan itu dari tangan Xia he.


"siapa namamu??"tanya Xia he


"nama Nubi fui jing putri"ucap pelayan itu yg bernama fui jing.


Xia he beralih menatap bibi Xin dan yg lain.


"bibi Xin,semuanya bangun lh"ucap Xia he.


kemudian berjalan menuju meja rias.


"aku tidak membuka topengku karena ada alasan sendiri,mohon kalian memahaminya"ucap Xia he.


tok..tok...tok.


"biarkan hamba yg membukakannya"ucap bibi Xin.


"hm"


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2