
Xia je tersenyum kemudian menggigit jarinya dan memerciknya kepada Feng gong,ji an shi,Ying,dan Yang.
"jiejie.....gege...maaf atas selama ini"ucap Xia he tersenyum.
pola sihir terbentuk di dahi mereka karna kontrak telah terjalin.
darah kental keluar dari mulut Xia he,Yang melihat itu pun menyalurkan kekuatannya kepada Xia he dan di susul oleh Feng gong,Ying dan ji an shi.
tangan lemah Xia he terangkat,dengan sedikit kekuatan Xia he menghentikan mereka yg menyalurkan kekuatan kepadanya.
"uhuk...uhuk.....aku...tak...apa-apa,maaf sudah menyusahkan kalian semua,ayahanda,ibunda....maaf selama ini he'er tak berbakti"ucap Xia he sambil melihat kaisar xuan dan permaisuri yg berdiri di deketnya.
kemudian pandangan Xia he tertuju kepada xuan jiming yg berdiri di samping kaisar Yun.
tangan Xia he terangkat dan menghapus air mata xuan jiming.
"jangan menangis,diedie......jiejie tak apa-apa"ucap Xia he tersenyum.
Xia he melihat pada bayi kecil yg berada di gendongan ibu suri.
dengan sisa kekuatan Xia he membentuk sebuah tusuk rambut yg sangat indah dan elegant.
"Yun Xi......namanya Yun Xi.......tolong lindungi dia untuk ku...."ucap Xia he lalu Xia he menutup mata nya untuk selama-lamanya.bersamaan dengan itu langit menjadi kelam dengan pola bunga 1000 warna kehidupan,kemudian beberapa saat bunga itu hancur dan membuat salju turun.
bersama dengan itu tubuh Xia he menghilang menjadi salju.
"xia'er........,!!!"tangis pilu kaisar Yun.
Feng gong,Yang,ji an shi dan Ying perlahan-lahan juga berubah menjadi debu dan hilang lenyap.
*****
di suatu kerjaan yg megah di surgawi seorang wanita cantik berbaring di atas peraduan membuka matanya.
__ADS_1
"selamat datang kembali kaisar dewi Yin Xia he"ucap para dewa,dewi,prajurit,dan kasim.
"dewi telah kembali... yuhu...."ucap seekor kelinci dengan mempunyai sayap pada punggung nya.
"ya,aku kembali...."ucap dewi Yin Xia he.
ya,dewi itu adalah Xia he yg saat itu menjalankan ujian kenaikan tahtanya.
Xia he membawa kelinci itu ke atas kedua telapak tangannya.
kemudian melihat kearah semua orang-orang.
"bangun lh.....mari pergi ke aula tahta leluhur"ucap Xia he yg kemudian turun dari peraduan.
ketika kaki jenjang Xia he menyentuh lantai tumbuh bunga mawar emar di setiap pijakannya.
semua orang takjup dengan semua itu,namun keterkejutan mereka tidak usai saat istana megah itu juga berubah menjadi kristal yg bening dan kokoh,dengan warna biru,keemasan,hitam keunguan,dan merah.
para dewa dan dewi berubah dengan hanfu yg indah dan mencerminkan keanggunan masing masing.
ketika sampai di aula tahta....hanfu Xia he berubah menjadi jubah kebesaran kaisar surgawi.
semua orang berbaris dan kemudian sujud.
"kemudian sang kaisar dewi yin Xia he telah datang"ucap semua nya dengan suara yg lantang.
Xia he naik dan duduk di tahtanya dan muncullh sebuah mahkota yg indah di kepala Xia he.
-
-
-
__ADS_1
Xia he berjalan ke kamarnya dengan di ikuti oleh empat kastrianya dan dua penasehatnya menuju kediamannya.
"semuanya trimakasih telah menemani ku menjalankan ujian di dunia manusia"ucap Xia he.
"hahaha.....tentu saja itu kewajiban kami"ucap Yang dun
Xia he tersenyum.
"ternyata kau tak berubah juga Yang dun,kau tetap lh Phoenix api yg seperti itu"ucap Xia he.
"heheh....setidaknya aku tidak seperti Yang dan yuan yin,baik di dunia manusia maupun di alam surgawi masih saja terus berwajah datar"ucap Yang dun.
namun hanya tatapan yg mengerikan yg di terima oleh Yuan dun saat melihat Yang dan yuan yin.
"hahaha.....kalian suguh lucu"ucap Xia he tanpa mengalihkan pandangannya dari depan.
sesampainya di sebuah ruangan,Xia he berhenti dan berbalik.
"kalian bisa pergi,aku ingin sendiri dulu"ucap Xia he.
"baik!!sesuai perintah yang mulia"ucap keenamnya.
Xia he masuk ke ruangan itu yg merupakan tempat kediamannya.
xia he duduk pada peraduannya yg terbuat dari awan.
Xia he menggunakan kekuatannya membentuk sebuah cermin yg memperlihatkan seorang bayi mungil berusia 6 bulan.
"hahh....kau terlihat sangat cepat bertumbuh ya??Yun Xi,tunggu lh ibunda akan menjemput mu pada hari yg 13"ucap Xia he.
"ibunda sangat menanti bertemu kalian"ucap Xia he.
BERSAMBUNG......
__ADS_1