REINKARNASI DEWI SURGAWI

REINKARNASI DEWI SURGAWI
74.bunga teratai


__ADS_3

kaisar memasuki kamar pengantin,dan menyuruh dayang-dayang untuk keluar dan hanya menyisakan mereka dua.


kaisar membuka kain penutup wajah Xia he,dan terlihat lh wjah Xia he dengan topeng di wajahnya.


"permaisuri ku,apa ku mengerti apa yg di lakukan pasangan pada umumnya??"tanya kaisar Yun.


"sesuai dengan keinginan yang mulia"ucap Xia he.


"kau sungguh menarik,namun aku menikahi mu semua hanya untuk ibu suri"ucap kaisar Yun mengelus dagu mulus Xia he.


"maaf permaisuri ku,aku tidak dapat menemani mu malam ini"ucap kaisar.


"jadi kau harus mengerti di mana posisi mu sekarang dan apa yg harus kau lakukan"ucap kaisar Yun datar.


"hm"


kaisar berjalan menuju jendela Xia he dan menghilang bagaikan angin di malam hari.


Xia he menghembuskan napasnya.


kemudian ia membuka jubah pengantinnya dan menaruhnya di atas tempat tidur.


Xia he berjalan menuju jendela kamarnya di mana kaisar Yun menghilang.


Xia he memandang langit malam dengan taburan bintang.


Xia he menggunakan Qing gongnya dan turun di tepi kolam teratai.


Xia he mengunakan Aray untuk menutupi daerah kolam teratai tersebut.


Xia he melepas topeng peraknya dan membuat wajah bak dewi nya di hembusi angin malam yg menyegarkan.

__ADS_1


Xia he melepas alas kakinya kemudian berjalan di atas air,setiap langkah Xia he tumbuh lh teratai yg bercahaya.


Xia he menari di atas kolam tersebut dan menciptakan teratai yg indah di kolam itu.


tanpa Xia he sadari kaisar Yun melihat nya dari kejauhan.


"hm,permaisuri yg menarik!"ucap kaisar tertawa kecil.


kaisar terpesona dengan wajah,tarian dan bunga teratai yg di ciptakan oleh Xia he.


"sungguh indah"gumam kaisar Yun.


setelah cukup lama kaisar memandang Xia he,akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke kediamannya.


******


keesokan harinya kediaman teratai es di gemparkan oleh para pelayan yg kajub dengan bunga teratai yg mekar dan satu bunga teratai yg berukuran paling besar di tengah-tengah teratai yg lain,yg membuat mereka kagum yaitu setiap kelopaknya ada goresan warna warni yg terukir indah.


kabar itu sampai pada ibu suri.


"baik"ucap ia'er dan di'er bersamaan.


sedangkan Xia he membuka mata nya dan terkejut karena ada tangan kokoh dan besar berada di perutnya.


saat menoleh ke samping Xia he melihat wajah tidur kaisar Yun.


"sudah puas memandang wajah ku??"ucap kaisar dengan mata yg tertutup.


"maaf atas kelancangan hamba??"ucap Xia he lalu ingin melepas tangan kaisar Yun.


"pejamkan mata mu,ibu suri datang"ucap kaisar.

__ADS_1


benar saja tak berapa lama ibu suri memasuki kediaman Xia he dan merasa tak enak melihat anak dan menantunya terbangun kerena ia.


"hormat kepada kaisar dan permaisuri,maafkan ibu suri yg bodoh ini yg tak mengingat kalau kalian baru saja menikah"ucap ibu suri.


"ibunda tak perlu pergi,mari duduk lh"ucap kaisar sambil berjalan menuju meja.


sedangkan Xia he mengambil teh krisan.


"ibunda,silakan di minum"ucap Xia he sambil menyungguhkan teh kepada ibu suri dan kaisar Yun.


"xia'er seharusnya kau tak perlu melakukannya,ibunda tau kalau kalian telah berkerja keras tadi malam"ucap ibu suri yg membuat kuping Xia he memerah.


"ibunda,jangan menggoda kami.lihat lh bahkan kucing permaisuri ku sudah memerah"ucap kaisar datar dan kemudian meniup kuping Xia he dengan lembut.


sesuatu yg aneh menyegarkan hati Xia he.


"ukh..."ringis Xia he tiba-tiba.


ibu suri dan kaisar Yun terkejut.


"apa yg terjadi??"tanya ibu suri kepada Xia he.


sedangkan Xia he meremas jantungnya.


ibu sri melotot kepada kaisar Yun.


"apa yg kau lakukan kepada menantu ku??"ucap ibu suri


sedangkan kaisar merasa bingung atas tuduhan ibunya.


"panggilkan tabib"ucap kaisar.

__ADS_1


kaisar kemudian mengendong Xia he ke peraduan.


BERSAMBUNG........


__ADS_2