
Xia he menyalurkan kekuatan bunga 1000 warna kehidupan pada ibu suri.
sedangkan kaisar semakin marah dan menyerang Aray itu dengan kekuatan penuh.
kelopak bunga itu berguguran dan hanya meninggalkan kepala putiknya saja.
bersamaan dengan itu kaisar Yun berhasil menghancurkan Aray itu.
Xia he yg kehabisan kekuatan pun terjatuh ke lantai dengan keras sedangkan sayap peraknya patah dan mulai menghilang.
kaisar menyambut ibu suri yg terjatuh dari langit-langit makam itu.
"permaisuri,kau benar-benar ingin membunuh ibunda??"ucap kaisar Yun datar.
"........."namun Xia he tak menjawap dan menunduk kepalanya dan belum bangun dari posisi terjatuhnya tadi.
"ugh....."suara ibu suri terdengar.
"feng'er....apa yg terjadi???"tanya ibu suri.
bersamaan dengan itu xuan jiming,Feng gong,Yang,Ying,dan ji an shi datang dan kemudian mengerumuni Xia he.
xuan jiming membaringkan Xia he di pangkuannya.
tiba-tiba Xia he mencengkram kuat lengan baju xuan jiming sambil bergemetar seperti menahan rasa sakit.
__ADS_1
"xu...xuan....ji...ming....to...tolo...ng......jiejie...ini..sangat...sakit"ucap Xia he terbata-bata.
pandangan ibu suri terarah pada Xia he dan matanya membuat mengingat kejadian yg terakhir.
ibu suri berlari cepat ke arah Xia he dan melihat wajah Xia he yg pucat.
mata ibu suri terarah pada purut Xia he yg buncit dan darah yg mengalir di kaki Xia he.
"apa yg kalian lihat??cepat selamatkan menantuku,cepat panggilkan tabib.tidak.....sayang kau kuat"ucap ibu suri yg menggenggam tangan Xia he yg mendingin.
ibu suri mendatangi kaisar Yun,tamparan keras yg di dapatkan oleh kaisar.
"apa yg kau lakukan pada Xia'er???sekarang xia'er sedang menahan rasa sakit di saat ia mengandung besar,dan kau hanya terbengong-bengong di situ??ibunda tak percay"ucap ibu suri
'mengandung' kata-kata itu tergiang di kepala kaisar,kemudian kaisar mendekat kepada xia he dan tanpa bicara ia mengendong xia he ke kamar kediamannya.
-
-
xuan jiming memberikan bogem mentah pada wajah kaisar Yun.
"aku tak akan takut kepada mu,biar pun kau adalah seorang kaisar.apa kau tak mengetahui bagaimana jiejie menahan rasa kepedihan dunia ini!!kau tak tau apa-apa tentang jiejie!!"ucap xuan jiming sambil menujuk-nunjuk wajah kaisar.
pintu terbuka tabib wanita keluar.
__ADS_1
"selamat putra kaisar sudah lahir"ucap tabib wanita itu.
semuanya sangat bahagia.
"namun,sekarang keadaan permaisuri tidak baik-baik saja"ucap tabib wanita itu.
semuanya terkejut bukan main bahkan terlebih-lebih nya adalah kaisar Yun.
kaisar Yun masuk kedalam kediaman permaisuri dan melihat Feng gong,Yang,jia an shi dan Ying masih berusaha keras menyalurkan energi kepada xia he yg terlihat lemas.
kaisar mendekati Xia he,Xia he membuka matanya dan menatap kaisar dengan senyum bahagiannya.
"kaisar...terimakasih"ucap Xia he lemah.
kaisar menggenggam tangan Xia he erat seakan-akan tak ingin Xia he pergi dari sisinya.
"kaisar....ku mohon jagalah putra kita,jangan membencinya karna ku,beri dia kasih sayang yg tulus dari hati mu.aku percaya kepada mu"ucap Xia he tersenyum lebar kepada kaisar.
bersama dengan itu sesuatu seperti mutiara hitam keluar dari mulut Xia he.
Xia je tersenyum kemudian menggigit jarinya dan memerciknya kepada Feng gong,ji an shi,Ying,dan Yang.
"jiejie.....gege...maaf atas selama ini"ucap Xia he tersenyum.
BERSAMBUNG.....
__ADS_1