REINKARNASI DEWI SURGAWI

REINKARNASI DEWI SURGAWI
78.bersama menyelesaikan pertempuran.


__ADS_3

"mari kita selesaikan ini permaisuri ku"ucap kaisar Yun.


"baik yang mulia"ucap Xia he


dewa iblis terkejut akan hal itu.


Xia he mengayunkan tongkatnya seluruh prajurit pulih kembali dan terlihat sehat dan bugar.


kaisar yun dan xia he menyatukan kekuatan mereka dan menciptakan sebuah Aray yg melindungi para pasukan prajurit.


keduanya melompat ke udara menggunakan Qing gong.


dewa iblis membelalakkan matanya melihat kekuatan yg mereka satukan membentuk naga emas dan phoenix yg bersatu.


ledakan besar akibat dari serangan itu,bahkan orang-orang di kekaisaran pun terkena dampak angin yg besar itu.


"permaisuri maaf,ini batas kekuatan ku untuk bertahan"ucap kaisar Yun sebelum tak sadar diri.


Xia he memeluk tubuh kaisar Yun dan turun ke bawah.


ketika kaki Xia he menyentuh tanah tanah yg tandus dan retak,berlobang pun kembali menghijau,benteng kekaisaran kembali terbangun,orang-orang yg terlukan pun sembuh.


Xia he membaringkan kaisar Yun di pangkuannya dan memeriksa nadi kaisar Yun.


"ukh...."ringis Xia he sambil mencengkram dadanya yg sakit entah kenapa.


Xia he mengangkat giok kaisar.


"atas perintah kaisar.......kembali lh ke kerajaan..."ucap Xia he kemudian terbaring tak sadar diri di dekat kaisar Yun.

__ADS_1


*****


Xia he terbangun,yg pertama kali ia lihat adalah langit-langit kamar kediamannya.


"syukurlah permaisuri sudah bangun"ucap bibi Xin.


"bibi Xin...."ucap Xia he lirih.


"untung saja para prajurit secepatnya membawa kaisar dan permaisuri,sehingga permaisuri tak apa-apa namun,......tidak dengan kaisar"ucap bibi Xin murung.


Xia he mendengar itu pun teringat ketika terakhir kali ia memeriksa nadi kaisar Yun.


"tidak,racun singa baja"ucap Xia he lirih.


Xia he turun dari peraduannya dan berlari tanpa memperduli penampilannya sekarang yg hanya menggunakan pakaian tipis dan tanpa alas kaki.


namun Xia he tak mendengarkan dan terus berlari menuju istana naga.


Xia he membuka pintu kamar kediaman kaisar Yun,yg membuat semua yg berada di kamar merasa aneh.


tabib yg masih berusaha keras menyembuhkan kaisar pun menegur Xia he.


"permaisuri....mohon beri waktu yg tenang untuk kami menyembuhkan kaisar"ucap tabib itu.


ibu suri menghampiri Xia he.


"Xia'er keluar lh dan berpakaian lh yg sopan,kaisar akan di sembuhkan"ucap Ibi suri dengan raut muka yg murung.


xia he tak mengindahkan perkataan ibu suri pun berjalan menuju kaisar Yun.

__ADS_1


Xia he membelai wajah pucat membiru kaisar Yun.


"entah kapan perasaan ini datang,aku tak yakin"ucap Xia he lirih.


tabib kerajaan menghampiri Xia he ingin menegur Xia he.


namun terhenti di tenggorokan karna ia melihat Xia he berdiri dari samping kaisar Yun.


sebuah wadah dengan air suci yg ada di dalamnya.


semua orang terkejut karna mengetahui jika itu adalah air suci.


Xia he dengan gesit mengambil pisau yg di miliki tabib dan kemudian menusuk nya tepat di jantungnya.


darah merembes membasahi hanfu tipis Xia he.


ibu suri dan tabib kerajaan terkejut.


namun belum sampai itu saja mereka terkejut Xia he menyayat pergelangan tangannya.


kemudian meneteskan darah dari jantung dan darah di lengannya dari pisau itu ke dalam air suci.


cahaya bersinar memenuhi kamar tersebut.


semua orang merasa silau dan menghalangi cahaya itu dengan menggunakan lengan mereka.


saat cahaya itu redup mereka membuka mata mereka dan terkejut apa yg mereka lihat terutama para tabib kerajaan.


BERSAMBUNG.......

__ADS_1


__ADS_2