
18+
hari-hari di jalani oleh kaisar Yun tanpa ekspresi,hanya kesedihan yg tergambar di matanya.
tak terasa sudah dua bulan lamanya dari kejadian itu.
saat ini kaisar berada di aula utama untuk melaksanakan rapat dengan para mentri dan jendral.
"bubarkan"ucap kaisar datar dan dingin,kemudian bangun dari sigasananya dan berjalan menuju istana kediamannya.
"jangan biar kan siapa pun masuk tanpa seizin ku"ucap kaisar Yun datar.
"baik yang mulia"ucap gucheng membungkuk menghormat.
kaisar Yun masuk kedalam kediamannya dan berjalan kearah peraduan yg diatasnya ada bunga es raksasa.
"xia'er....sampai kapan kau seperti ini.....Zhen ...merindukan mu"ucap kaisar Yun.
tiba-tiba bunga es raksasa menimbulkan retakan.
prang......prang....
pecahan es terdengar juga di luar kediaman.
guchen yg mendengar itu pun masuk karena khawatir dengan keselamatan kaisar Yun.
saat mereka masuk seorang wanita yg melayang di udara bagaikan dewi dengan gaun tipis berwarna biru pudar yg ia kenakan.
kaisar terharu karena melihat wajah orang yg saat ini ia cintai.
"xia'er kau kembali..."ucap kaisar Yun lirih.
__ADS_1
guchen dan pengawal yg lain kembali keluar karena mereka tau jika kaisar Yun tak apa-apa,bahkan permaisuri sudah kembali menjadi sukacita di hati mereka.
Xia he menampakkan kakinya yg tanpa alas pada lantai dingin itu.
"ya,aku kembali kaisar"ucap Xia he.
kaisar Yun memeluk Xia he erat sedangkan Xia he membalas pelukan jangan kaisar.
kaisar melongarkan pelukannya dan menatap wajah permaisuri nya.
tanpa berkata-kata kaisar mencium bibir semerah buah persik milik Xia he.
Xia he yg awalnya terkejut akan hal itu,namun ia menutup matanya.
kaisar Yun memperdalam cuman mereka,sedangkan Xia he membalas ******* kaisar Yun.
cukup lama Xia je dan kaisar Yun berciuman panas,keduanya melepas cuman mereka untuk meraup udara.
kemudian mencium kembali bibir Xia he,kemudian turun ke leher Xia he.
******* halus keluar dari bibir Xia he
tangan kaisar lebih agresif dan membuka tali hanfu tipis yg digunakan Xia he.
keheningan malam yg panas dengan ******* yg mengisi keheningan malam,yg penuh dengan cinta dan kerinduan.
sedangkan guchen dan penjaga yg lain menjauh dari arena kediaman kaisar.
*****
keesokan harinya cahaya matahari masuk melalui jendela dan menyinari kedua pasangan yg tidur sambil berpelukan tanpa sehelai kain yg mereka gunakan.
__ADS_1
Xia he membuka matanya dan merasa tangan yg kokoh dan halus berada di pinggangnya.
wajah Xia he merona ketika mengingat malam panas yg mereka lakukan malam itu,dimana kaisar tak henti-hentinya memasuki nya sampai dini hari.
"Zhen tau kalau Zhen tampan,jadi tidur lh.jika tidak Zhen akan melakukannya lg"ucap kaisar Yun tanpa membuka matanya.
mendengar perkataan kaisar Yun wajah Xia he semakin memerah seperti tomat busuk.
dan dengan cepat memejamkan matanya.
kaisar tersenyum dan membawa Xia he masuk kedalam pelukannya.
-
-
-
Xia he terbangun dan turun dari peraduanya namun ia meringis karena selangkangnya yg nyeri.
kaisar yg mendengar itu pun bangun dan mengendong Xia he ke pemandian ala bridly steyle.
kaisar dan Xia he masuk ke pemandian air panas.
"trimakasih"ucap Xia he malu.
"ya,Zhen akan mengambil bayarannya"ucap kaisar Yun kemudian mencium bibir Xia he dengan ganas.
sekali lg mereka mengulang malam panas mereka di dalam pemandian.
BERSAMBUNG......
__ADS_1