
hari-hari yg di lalui oleh kaisar dan Xia he dengan penuh kehangatan.
suatu hari Xia he berada di taman bunga bagian barat kediaman ibu suri.
"xia'er bagaimana hubungan kalian berdua kaisar??"tanya ibu suri.
"hubungan kami semakin baik ibunda"ucap Xia he
"syukurlah,ibunda berharap kalian akan selalu bahagian sampai kapan pun,ibunda titipkan putra ibunda kepada kamu yh"ucap ibu suri.
"baik lh ibunda,aku akan berusaha menjadi pendamping yg baik bagi kaisar dan permaisuri yg baik bagi kekaisaran Yun sama seperti ibunda"ucap Xia he.
"hahaha....sepertinya menantumu ini mulai bisa mengombal yh sepertinya"ucap ibu suri sambil tertawa kecil.
Xia he hanya menampilkan senyumannya kepada ibu suri.
"ah....si anak durhaka itu belum datang juga yh,padahal dia sudah berjanji untuk minum teh dengan dua orang wanita yg ia sayangi ini"ucap ibu suri.
"ukh...."ringis Xia he memegang kepalannya.
"xia'er apa yg terjadi??!"tanya ibu suri khawatir.
bella mengangkat kepalanya ibu suri terkejut dengan mata Xia he yg berubah menjadi berwarna merah.
__ADS_1
Xia he menghempas tangan ibu suri dari dirinya dan berlari ke arah ladang bunga.
ibu suri yg terlihat khawatir pun menyusul mengejar Xia he.
"xia'er apa kau tak apa-apa???xia'er tunggu ibunda!!"seru ibu suri
Xia he sampai di tengah-tengah lautan bunga tersebut dan berhenti karena tak sanggup menahan sakit di sekujur tubuhnya.
"aa....app...a...yg.....ter....ja..di...deng.....an...ku??ukh...."ucap Xia he disela kesakitan nya.
Xia he tak bisa menahan rasa sakit yg ia rasakan lg,separuh kesadarannya di renggut oleh kegelapan.
sebuah pdang hitam bening muncul ditangannya bunga di sekeliling pijakannya menjadi layu dan kering.
"ukh...sakit....."ringis Xia he.
"ku....mohon......menjauh.....lah.....ibu.....nda...."ucap Xia he.
namun ibu suri menggelengkan kepalannya dan berlari ke arah Xia he.
pedang hitam Xia he menembus jantung ibu suri.
"xia'er......"ucap ibu suri lirih.
__ADS_1
"xia'er ibunda akan selalu membela mu"ucap Ibu suri sebelum menghembus nafas terakhir.
bersamaan dengan itu kaisar yun mendorong Xia he.
Xia he yg sekrang sudah tidak di selimuti dengan kegelapan pun berusaha bangun untuk menggapai ibu suri.
"kirim permaisuri ke penjara neraka"ucap kaisar Yun yg diselimuti amarah.
"kaisar,maaf......aku...."belum selesai Xia he menyelesaikan kata-katanya.
"sudah cukup permaisuri,aku menyesal sudah memilih mu menjadi permaisuri ku"ucap kaisar Yun.
Xia he terhenyak dengan apa yg dikatakan oleh kaisar Yun.
"baik lh"ucap Xia he lalu tersenyum ke arah kaisar.
"aku akan berusaha mengambil kata maaf mu"ucap Xia he kemudian prajurit menyeretnya dan melemparnya pada penjara neraka,yg hanya di depan saja mereka akan merasa panas
Xia he meringkuk pada sudut penjara neraka itu.
ia menggunakan penghalang es abadi untuknya.
bunyi sangkakala berbunyi,Xia he yg mendengar itu berjalan menuju jeruji dan mengeluarkan seekor kupu-kupu es sebagia saca ia meliahat apa yg terjadi di luar penjara.
__ADS_1
Xia he kembali ke sudut penjara dan melihat keadaan di luar melalui cermimn es yg menampilkan apa yg di lihat oleh kupu-kupu tersebut.
BERSAMBUNG......