RETALIATION

RETALIATION
Pertarungan pun pecah.


__ADS_3

💌 RETALIATION 💌


 


🍂


🍂


🍀 HAPPY READING 🍀


.


.


Ethan dan Kendrick memutar balik mobilnya, saat Loyisa menghubunginya. Ia bergerak cepat dan ingin menyerahkan dokumen itu kepada polisi. Kendrick membawa mobilnya dengan kecepatan penuh.


Di tengah perjalanan dua mobil menyalip kencang dan “Dor..dor..” Suara pistol menyalak. Dua peluru menembus mobil Kendrick. Mobil seketika oleng. Beruntung tembakan itu tidak tepat sasaran. Hingga Kendrick kembali fokus dan melajukan mobilnya. Dengan keahlian yang dia punya, Kendrick mengeluarkan pistol dari pinggangnya. Ia sengaja mengurangi kecepatan mobilnya.


"Ethan, kendalikan setirnya!" perintah Kendrick dengan teriakan.


"Siapa mereka Ken?" Tanya Ethan masih shock.


"Kau tetap fokus dengan setirnya. Aku akan mengalihkan perhatian mereka." Kendrick pun membuka kaca mobilnya dan memanfaat kesempatan ini. Ia mengacungkan pistol ke arah mobil dan menembaknya secara bertubi-tubi hingga ban mobil pecah dan oleng.


Kendrick tersenyum. "Sempurna!" Ia kembali mengisi amunisi dan kembali mengeluarkan kepalanya. Ia mengarahkan pistolnya dan peluru itu melesat kembali tapi sekarang menuju tangki mobil. Tercium bau amis dari belakang mobil. Tak beberapa lama terdengar suara ledakan besar terdengar keras. Api berkobar melahap mobil itu hingga jasad dua orang yang ada di dalam hanya tinggal debu. Kendrick tersenyum sinis. Ia tinggal menghadapi satu mobil lagi.


Mata Ethan terbelalak kaget, "Dude..."


Kendrick tersenyum saat melihat ekspresi Ethan. "Kau tidak perlu terkejut. Ini demi melindungi diri." Kendrick kembali mengendalikan setir mobil. Ia menginjak pedal gas dan melesat menembus kegelapan malam. Sang penembak masih masih memuntahkan peluru ke arah mereka. Ethan dan Kendrick sama-sama menunduk dan peluru itu mengenai ban mobilnya.


"Shiiittt! peluru habis." Umpat Kendrick. "Sekarang kita keluar!" Ucapnya cepat.


Ethan hanya menurut, seumur hidup baru ini ia menyaksikan baku tembak seperti ini. Biasanya ia hanya menonton di film saja.


Gang sempit yang becek menjadi saksi bisu kejar-kejaran antara mereka dengan sekelompok anak buah Carlos. Bunyi picrat-picrat air yang menggenang menjadi irama adu cepat kejar-kejaran. Satu di antara mereka berteriak, memecahkan suasana hening malam yang sepi. Tak lupa pistol tetap di tangan untuk melindungi diri.


Malam yang mengerikan buat Ethan. Nyawanya akan melayang jikalau kalah berlari. Sementara Kendrick sepertinya tidak takut mati. Bersamaan dengan napas letih mereka yang tidak letih-letihnya bersahutan.

__ADS_1


"Kenapa mereka menembak kita dude, siapa mereka?"


“Aku juga tidak tahu. Tapi aku yakin itu adalah anak buah Carlos.” ucap Kendrick dengan nafas ngos-ngosan


"Anak buah Carlos, siapa itu? apa dia penagih utang?"


"Aku rasa dia sudah tahu semuanya."


"Apa maksudmu?"


Kendrick tidak menjawab. Ia mengintip dibalik dinding tempat persembunyiannya. Terdengar suara langkah kaki berlari ke arah persembunyian mereka. Kendrick bisa melihat jelas itu memang benar anak buah dari kartel eagle. Kendrick keluar dari persembunyiannya. Ia tersenyum angkuh sambil bersedekap. Keempat pria itu berhenti. Napas mereka tersengal karena kecepatan berlarinya.


"Kau penghianat Kendrick."


Kendrick tersenyum smrik. "Apa Carlos sudah tahu semuanya?"


"Tentu saja, dia bahkan berhasil menangkap adikmu."


Wajah Kendrick terlihat berubah dan shock. Ethan juga tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. "Apa?" Kendrick sudah nampak marah


"Sekarang serahkan dirimu. Sebelum adikmu mati." Kata seorang pria mengarahkan pistolnya kepada Kendrick dan Ethan.


"Rasakan itu!" ucapnya tersenyum puas.


Aaaarrggg dalam keadaan marah, keempat pria yang lain marah. Salah satu pria membalasnya dan memberikan tendangan T kepada Kendrick, namun Kendrick berhasil menangkapnya dan pria itu terjatuh. Anak buah Carlos nampak marah, matanya terus mengunci pergerakan Kendrick. Dengan sorot mata yang tajam kendrick dapat merasakan jika mental pria itu menjadi ciut.


Pertarungan semakin seru, Kendrick dan Ethan menghempaskan satu anak buah Carlos yang berjaga di sana. Tak hayal suara kesakitan dari mereka mengundang simpati dari rekannya yang lain.


Ethan berjuang memukul sebisanya dengan kayu yang ada di sana. Memang Ethan tidak seahli Kendrick. Kakinya sempat tertendang, dan beberapa kali diterjang bogem mentah oleh pria bertubuh besar itu. Mereka sama-sama berjuang bertaruh nyawa, saling melepaskan tinjuan dan pukulan kepada pria yang tiba-tiba menyerang mereka. Bahkan Ethan sempat terhempas ke aspal.


Pria itu berbalik dan menatap Kendrick dengan sinis. Jelas sekali jika pria itu marah karena melihat temannya tidak berdaya hanya karena ulah Kendrick yang begitu dipercayai tuannya.


"Kau ingin benar-benar mati ya?" Sengit pria itu dengan sorot mata iblisnya.


"Apa aku tidak salah dengar? aku rasa kau lah yang akan mati malam ini pria brengsek." Mata Kendrick menyalang tajam.


"Hahahaha..." Pria itu tertawa. Ia merasa terhina mendengar kata kata itu.

__ADS_1


"Apa kau siap?" ejek Kendrick.


"Aaarggghh...." Pria itu begitu marah mendengar tiga kata yang di ucapkan Kendrick."Mati saja kau, kau benar-benar pengkhianat..." Geram pria itu dengan sangat marah.


Pria itu berhasil menendang Kendrick dua kali dan mencekik leher Kendrick dari belakang. Namun dengan cepat Kendrick membentur kan kepalanya ke belakang untuk menyerang hidung penyerang dengan serudukan kepala. Tengkorak Kendrick yang lebih keras, mampu membuat hidung penyerang dan itu bisa menyebabkan cedera yang cukup mencengangkan.


"Sempurna..." Dengan hanya melakukan itu, tubuhnya terlepas dari pria itu.


Kini sosok yang bernama Reinaldo, salah satu anak buah Carlos mengeluarkan lagi belati tajamnya. Ia melangkah tegar, mendekati dua manusia yang siap dijemput malaikat itu. Ia kepal pisau itu di telapak tangannya, mukanya terlihat tegar cendrung pasrah. Namun tak disangka, pisau yang ia kepal, dengan sengaja ia menghempaskan ke perutnya sendiri. ‘bragghk’ tubuhnya ambruk, terhempas, dan terkapar bersama sepasang kekasih yang sama-sama telah ia cabut nyawanya. Kini badan-badan tergeletak itu sama-sama menanti malaikat surga menjemput arwah mereka.


Ethan begitu shock melihat itu. Apa karena lelaki itu takut dengan Kendrick atau bagaimana. Ethan sendiri tidak tahu. Kini hanya tinggal dua pria lagi yang masih berjuang walau wajahnya sudah babak belur dihajar.


Ethan pun tidak mau kalah, ia berhasil memberikannya bogem mentah ke pipi pria yang ingin menyerang Kendrick dan membuat bibir pria itu sobek. Pria yang satunya, datang kepada Ethan dengan agresif ingin membunuhnya. Namun Kendrick dengan cepat melindungi Ethan dan melancarkan beberapa pukulan jabs yang kuat. Ethan datang dengan menggunakan pukulan elbow dan pria itu berhasil menghindari pukulannya.


Ethan menggeram, lagi-lagi ia tidak sepintar Kendrick dan Loyisa. Kendrick tiba-tiba muncul dan memberikan pukulan teknik Armbar dan tiga pria itu seketika terjatuh dan tidak berdaya. Rasa geram bercampur menjadi satu dari hati Kendrick. Sorot matanya memancarkan kebencian. Kendrick mengarahkan kakinya ke wajah pria yang terkapar tak berdaya.


"Dimana adikku?"


"Sampai mati aku tidak akan mengatakannya."Ucap pria itu tidak jelas. Ia seperti meracau karena wajahnya diinjak cukup keras oleh Kendrick.


"Tidak apa-apa kau tidak mengatakan dimana adikku. Sekarang nikmati hidupmu di neraka. Kendrick tersenyum sinis, matanya memancarkan sorot tajam. Ia perlahan-lahan mengangkat tangannya dan mengarahkan pistolnya tepat ke dada pria itu, dengan seringai iblis ia menarik pelatuk nya. Dan....


DOR DOR ...


Dua tembakan berhasil keluar dengan sempurna, tepat bersarang di jantung pria itu. Melihat temannya mulai bergerak sadar. Kendrick kembali mengarahkan pistolnya dan terdengar suara tembakan yang membuat Ethan diam terpaku di tempatnya. Sungguh ia tidak menduga Kendrick membunuh ke lima pria secara bersamaan.


"Sekarang kita lari, sebelum polisi datang." Kata Kendrick dengan lantang. Ethan mengangguk dan hanya bisa mengikuti langkah Kendrick. Pikirannya masih campur aduk. Keberanian Kendrick membuatnya tercengang.


BERSAMBUNG


❣️Salam sehat dari author cantik untuk my readers yang paling cantik.


❣️Jangan lupa tetap kasih komentar agar aku tahu kehadiran kalian di sini ya 😍😘 🤗


💌BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU💌


💌 BERIKAN VOTEMU 💌

__ADS_1


💌 BERIKAN BINTANGMU💌


__ADS_2