Sahabat Rasa Suami

Sahabat Rasa Suami
Back To Indonesia ?


__ADS_3

kini telah usai acara pelepasan mahasiswa & mahasiswi universitas X yang ada diamerika devon dan keluarganya pun sudah berada dirumah ia tak menyangka bahwa dirinya mendapatkan nilay terbaik seuniversitas yang ada diamrik padahal banyak yang lebih pintar darinya namun itu semua devon syukuri karena dengan itu semua kedua orang tuanya bangga padanya dan semoga dirinya bisa memajukan perusahaan ayahnya dengan perestasi yang ia miliki.


" yaampun akhirnya sampai juga " hellen yang merebahkan tubuhnya kesofa yang empuk dan sejuk karena dirinya dekat dengan Ac.


anto pun mengikuti sang istri yang duduk disofa sembari melepas dasi yang menempel dikerah bajunya serta melepas jas yang dipakai nya, karena memang cuaca hari ini sangat panas dan membuat seisi rumah merasa kegerahan untunglah jalanan kondusif jadi kluarga dito cepat sampai rumah.


" gimana menurut ayah & bunda cuaca disini bagus bukan " ucap devon yang baru saja masuk dan duduk didepan orang tuanya


" bagus apanya yang ada bunda kegerahan " sambil hellen mengipas-ngipas menggunakan tangan nya karena bagi hellen ac yang ada dirumah devon kurang dingin, bi syam pun membawakan minuman dingin tanpa disuruh karena ia tau cuaca hari ini, sedangkan shella membawakan minuman untuk irvan dan tony serta satpam yang berjaga.


" den, nyonya, tuan, ini bibi bawakan minuman dingin biar kalian merasa sejuk " bi syam pun menaruh minuman nya ke meja.


" astaga bibi pengertian sekali, terimakasih bi " hellen pun langsung mengambil minuman untuk aryan dan kemudia dia meminum minuman miliknya.


" sama-sama nyonya, saya permisi " bi syam pun mengangguk dan kembali kedapur.


" ahhh seger sekali " ucap hellen


" kamu ga merasa gerah von? " ucap hellen lagi


" gerah sih bun tapi devon udah biasa pas pertama kali kesini devon juga gatahan pengennya mandi dan minum yang dingin-dingin mulu " jawab devon


" loh memang ac nya kurang dingin von? " ujar sang ayah yang menaruh gelas yang berisi minuman dingin ke meja.


" dingin yah tapi cuaca panas kaya gini aga ga kerasa " ucap devon sambil meminum minuman dingin yang bi syam berikan.


shella pun keluar membawakan minuman untuk para lelaki yang ada didepan rumah majikannya.


" taraaaaaa ini minuman dingin untuk kaliannn silahkan dihabiskan dengan gelas-gelasnya " shella pun menaruh gelas minuman ke meja tamu dan dia kembali ke dapur bersama bi syam.


" astaga ini anak mengejutkanku " irvan yang berada didepan shella pun terkejut karena suara shella begitu nyaring ditelinganya.


" hahah dia memang seperti jailangkung pak, datang mengagetkan pulang pun mengagetkan " ujar tony yang tertawa melihat irvan yang terkejut.


" hahaha apalagi pas malam-malam dia tiba-tiba nongol dari belakang " ujar satpam yang memang sudah biasa dikejutkan.


" wah jangan-jangan dia titisan hantu " ujar irvan yang tiba-tiba dikagetkan oleh shella yang tiba-tiba membawa cemilan untuk mereka.


" ENAK SAJA AKU DIBILANG TITISAN HANTU " shella yang menaruh cemilan dengan kesal karena irvan.


" Tuhkan hahahahahah " tony dan pak satpam pun menjawab bersamaan


irvan yang menyaksikan pun ikut tertawa dan dia tidak mau membicarakan shella karena takut nanti tiba-tiba dia datang dari belakang dirinya lagi.


dilain sisi lily menunggu kabar dari devon karena dirinya ingin melihat sahabatnya menggunakan seragam kebangsaan wisudawan nya itu namun devon tak kunjung memberi kabar dan saat lily menelfon devon nomornya tidak aktif.


waktu sudah menujukan pukul 20:00 dan semuanya berkumpul diruang keluarga karena mereka akan merayakan atas gelar yang devon miliki bi syam dan shella pun sudah memasak hidangan yang sangat banyak maka dari itu semua pekerja harus mengikuti acara ini sembari mengucapkan selamat untuk devon.


" wah bibi masak banyak sekali " ujar hellen


" eummm enak banget bi " hellen mencicipi masakan bi syam yang ternyata lebih enak dri pada makanan restoran pantas bb devon naik ternyata dia sering makan masakan bi syam.


" enak kan bun " devon memeluk bundanya dri belakang dan kemudian hellen menyuapi anaknya.


" eummm tuhkan enak, masakan bi syam emang polll " devon mengacungkan 2 jempolnya untuk bisyam.


" eh sudah-sudah acara belum mulai nanti makanan udah abis sama kalian " ucap aryan yang menghampiri anak dan istrinya.


" hehe kan cuma icipin yah " ucap hellen


" nanti bi syam repot kalau ini habis terus nanti bunda suruh masak lagi pasti" ucap aryan


" tidak apa-apa tuan kebetulan saya memasaknya lebih jadi bisa buat icip-icip " ucap bi syam yang menundukan kepala.

__ADS_1


" tuh ayah denger sendiri kan heheh lagian masih banyak menu yang lain ga cuma ini saja " hellen yang menunjuk menu sambal goreng kentang ampela hati.


yapsss bi syam memasak masakan indonesia karena ini permintaan dari sang majikannya kebetulan bi syam dan shella pun berasal dari indo jadi mereka tahu bumbu apa saja untuk membuat masakan indonesia, acara makan malam bersama pun dimulai semuanya menikmati makan malam yang sudah disediakan bi syam, majikannya ini sangat baik pada pekerjanya.


" wah sangat enak " ucap irvan yang memakan sop buatan shella.


" itu buatan ku pak tentu saja enak " shella yang bangga atas makannya.


" uhuk " tony yang tersedak makanan karena mendengar tutur dari shella.


" astaga tony makan pelan-pelan bibi tau ini enak tapi kamu jangan takut kehabisan " bi syam pun meledek tony yang tersedak pascanya dia dan shella kurang akur.


" ih bibi apaansi " tony langsung membersihkan mulutnya yang habis minum.


" sudah akui saja bahwa masakan ku memang enak tidak usah gengsi tuang dan nyonya pun menikmatinya " ucap shella polos membuat smuanya geleng-geleng kepala karena memang masakan nya enak walaupun lebih enak masakan bi syam.


" kenapa kalian tidak jadian saja " ucap aryan yang menujuk tony & shella dan itu membuat semuanya tertawa dan mengatakan setuju kecuali orang yang ditunjuk aryan keduanya malah tersedak ketika mendengar kata setuju.


" sudah-sudah kasian shella tersedak dadakan dan tony yang tersedak 2x " ucap hellen yang melihat tony tidak tenang.


" hahah habisnya mereka lucu bun kaya kucing sama tikus yang gapernah akur " ucap aryan


" bagaimana kalau langsung nikahkan saja " ucap irvan yang lngsung disetujui oleh semuanya dan sesisi rumah pun tertawa.


acara makan malam pun selesai dan mereka kembali ketempatnya masing-masing namun hellen dan aryan berada diruang tv untuk menurunkan makanan yang sudah masuk keperutnya barulah nanti mereka tidur dan besok membicarakan untuk pulang ke Indonesia.


devon yang sudah masuk ke kamar langsung mengambil ponselnya dan langsung menghubungi lily karena dia tau bahwa sahabatnya itu pasti sangat hawatir dan menunggu kabar darinya.


tak lama kemudian lily mengangkat VC dari devon.


" hii lily " ucap devon dengan cengiran kudanya.


" yaampun kenapa kamu baru menhubungiku dev " lily pun cemberut kepada dev.


" hehe maafkan aku, tadi lagi ada acara keluarga maka dari itu aku tidak memainkan ponsel "


" kau marah padaku? "


" ya ngga lah ngaco " lily pun tersenyum


" oiya dev gimana acara nya lancar? "


" lancar dong, kau tau aku sangat grogi ketika menerima penghargaan nilay tertinggi ly "


" whahah sayang sekali aku ga bisa mengambil dokumen wajah sahabatku yang konyol "


" tenang saja nanti ku kirim kan fotoku, karena tadi bunda ku usil hahah "


" hahah mana coba ku lihat "


" gamau nanti kamu usil ly, oiya gimana dengan proyek yang kamu jalani "


" mmm sudah lumayan berjalan dev sepertinya aku akan pulang 2-3 bulanan "


" loh lama sekali ly biasanya hanya 1 bulan "


" iya karena ini proyek besar dan keuntungannya juga besar jadi harus dipersiapkan dengan matang "


" baiklah semangat sahabtku jangan putus asa "


" hahah sudah pasti dev terimakasih "


" oiya dev sepertinya aku tidak bisa lama-lama karena sekarang aku ada rapat "

__ADS_1


" malam-malam gini? "


" mmm harusnya tadi siang tapi gajadi karena aku sakit perut maka dari itu rapat sekarang "


" loh kamu sakit? " dev langsung duduk ketika mendengar lily sakit


" sakit pms heheh " lily pun melebarkan senyumannya


" aihss dasar kebiasaan " dev yang mendengar nya pun lega karena hanya sakit pms


" baiklah dev aku matikan sambungannya bye " lily pun menutup sambungan


setelah devon mendengar bunyi tut tut tut lalu diapun meletakan ponselnya diatas meja kecil dan bersiap untuk tidur.


pukul menunjukan 02:00 dini hari devon yang terbangun karena dirinya merasa haus pun turun kelanatai bawah menuju dapur dan devon menemukan sosok yang tak asing baginya.


" loh pak irvan kebangun juga " tanya devon dan irvan langsung melihat kesumber suara yang memanggil namanya.


" iya von karena haus, kamu kenapa kebangun" irvan pun meneguk minuman nya


" hehe sama haus juga efek cuaca " irvan menungkan air untuk devon yang kemudian langsung devon minum.


" mau sekalian dibikinin cemilan ga von mumpung masih ada disini " ucap irvan yang sedang menggoreng kentang


" boleh sekalian kita makan bareng " devon mengambil ayam instan dari lemari es nya yang tinggal digoreng


" nih pak sekalian goreng hahah " irvan pun menerima ayam yang diberikan devon kemudian langsung digorengnya.


setelah matang keduanya pun langsung memakannya dan menghabiskan nya lalu mereka kembali ke kamar masing-masing untuk melanjutkan tidurnya yang lumayan waktu pagi masih lama.


Tidak terasa pagi pun datang dan semua penghuni rumah sudah melakukan pekerjaannya masing-masing, aryan, ivan dan devon dan tony sudah bangun sejak pukul 05:00 mereka langsung berolahraga yaitu mengelilingi perumahan yang ada diamrik, sedangkan shella dan bi syam sejak pagi buta sudah membersihkan rumah dan menyiapkan sarapan untuk penghuni rumah ini, hellen yang baru saja turun dari lantai atas yang sudah rapih pun membantu bi syam dan shella menyiapkan sarapannya.


" nyonya, nyonya duduk saja biar saya yang menyiapkan sarapannya " ucap shella


" aku mau membantu kalian apakah tidak boleh " ucap hellen


" bo- boleh nyonya, maafkan aku telah lancang melarangmu " ucap shella yang menunduk


" hey gadis manis kenapa kau meminta maaf padaku " hellen pu. tersenyum dan membuat hati shella merasa aman


" hehe " shella hanya tertawa canggung


setelah mereka datang barulah mereka memulai sarapan bareng namun tidak untuk tony, bi syam,shella dan satpam mereka lebih memilih sarapan di belakang karena tidak mau mengganggu acara keluarga majikannya.


" oiya von hari ini harus kita siap-siap untuk penerbangan ke indonesia dan nanti malam kita berangkat ke bandara" ucap aryan


" apakah sudah kamu siapkan van tiket untuk kita semua " ucap aryan lagi


" sudah bos " irvan pun melanjutkan makannya


" loh ayah kenapa buru-buru " ucap devon


" bukan buru-buru von tapi papah sudah meninggalkan perusahaan cukup lama dan dokumen-dokumen sudah menumpuk " uvap aryan


" lalu? " ucap devon yang dibalas oleh helaan nafas aryan.


" lalu kamu sudah bisa membantu perusahaan von " ucap irvan yang menjelaskan pada devon


" nah bnr " aryan menujuk irvan


" iya von kamu kan sudah menguasai semua bidang tentang perusahaan ini saatnya kamu belajar mengelola perusahaan ayah " ujar hellen


" mmm baiklah dengan senang hati " ucap devon yang tersenyum dan melanjutkan makannya.

__ADS_1


setelah selesai makan semuanya pun bersiap-siap untuk penerbangan nanti malam bi syam dan shella pun membantu menyiapkan semuanya, ada rasa sedih ketika semuanya kembali ke Indonesia bi syam dan penjaga lainnya pasti merindukan keramaian rumah ini.


**SEE YOU NEXT TIME**❤❤


__ADS_2