Sahabat Rasa Suami

Sahabat Rasa Suami
Pertemuan1


__ADS_3

kini keduanya sudah berada dikediamanya masing-masing, devon yang mengambil ponsel nya pun langsung memainkan ponselnya namun ada nomor masuk yang tidak ia kenal setelah ia mengingat-ingat ternyata itu nomor lily yang ia pinjam waktu dipantai ini kebetulan ditambah kesempatan bagi devon untuk menghubungi lily.


" Hii ly terimakasih atas tumpangannya:) " pesan pun terkirim


lily yang mendapat notif dari nomor yang tidak dikenalnya pun bingung siapa yang mengetahui nomor pribadinya, pascanya hanya keluarga lily lah yang mempunyai nomor nya tersebut, lalu lily pun melihat profil sang pemilik nomor asing ternyata itu devon dan lily pun ingat waktu ia bersamanya devon meminjam ponselnya.


Devon Kennand Dito



" ah iya dev sama-sama " pesan terkirim


devon yang mendapatkan notif dari lily pun langsung membuka isi pesannya dan devon melihat profil lily yang menurutnya menarik perhatian pascanya profil yang ia pasang menggunakan polesan make up sedangkan saat ia bertemu dengannya lily tanpa polesan make up alias natural.


Brizlly Kayla Hartanto



" manis " guman devon yang melihat foto lily lalu devon tak lupa membalas pesan nya.


" besok sibuk? " send


* Tring


" lumayan dev, knapa? " send


*Tring


" tidak apa, aku hanya ingin mengajak makan sebagai ucapan terimakasih " send


*Tring


" oh gitu, kalau begitu kamu datang saja ke kantorku dev untuk makan siang bersama" send


*Tring


" aku tidak tau alamat kantormu ly 😳 " send


*Tring


" kantorku tidak jauh dari kampusmu dev " send


*Tring


" Apakah nama kantormu HG ly? " send


*Tring

__ADS_1


" yapps benar dev" send


devon yang mendapat balasan pesan pun terkejut ternyata lily adalah putri dari Hartanto pengusaha ternama yang namanya sudah booming dimana-mana itu bahkan aryan ayah devon pun bekerjasama dengan perusahaan HG tersebut sudah lama, ia tidak tau kalau hartanto mempunyai 2 putri setaunya hanya cania lah putri hartanto dan diapun masih sekolah dasar.


" sungguh kamu putri dari pak hartanto ly " send


kini lily sudah tertidur karena tubuhnya merasa sangat lelah akibat menikmati masa cutinya walaupun hanya sehari namun lily menikmatinya, dan pesan dari devon tidak lily balas.


apakah lily sudah tidur, kenapa dia tidak membalas pesanku batin devon pun bertanya-tanya


karena memang sama sekali tidak ada pesan lily yang masuk devon memilih untuk membersihkan dirinya lalu melakukan ritualnya yaitu tidur sampai siang karena besok devon libur.


disatu sisi kini ayah dari lily yaitu daddynya sudah sampai Amerika 1 jam yang lalu tapi daddynya lebih memilih pulang ke apartemen yang ia miliki diamerika tersebut tanpa pulang kerumah yang lily tempati karena besok daddy nya ingin memberi kejutan.


" jack sebaiknya kau istirahat disini jangan kerumah putriku " anto yang memerintahkan sekertaris pribadinya karena jika lily tau kalo jack ada di sini maka dia gagal memberi kejutan untuk putrinya.


" baik tuan saya mengerti " jack yang mengerti apa maksdu dari tuannya ini pun langsung menyetujui permintaan nya.


tadinya jack anto perintahkan untuk menghandel perusahaan yang ada dijakarta untuk beberapa hari namun anto berubah pikiran dan mengajak jack untuk ikut karena jack adalah sekertaris pribadinya hanya dialah yang tau dan mengerti situasi yang anto alami.


Jam menunjukkan pukul 07:00 pagi dimana para pelayan lily sudah siap menyiapkan semuanya dan kini lily bersama Lisa adik dari mita ( bibi lily) yang sudah siap berangkat ke kantor.


" ly kamu berangkat duluan saja ya mba mau mampir ke toko kue langganan mba dulu " lisa


" loh kenapa ga bareng saja mba biar lily temenin " lily


" kan mba udah ditemenin sama om kamu, kamu lupa ya " lisa


Lisa yang mendengar ocehan lily pun tertawa " whahah itu kamu tau, makannya cepet matengin umurnya terus nikah biar ada temen yang nemenin kemana-mana "


" ihs mba nyebelin udahlah lily berangkat " lily menuju mobil yang sudah terparkir digarasi bersama supirnya.


" pagi non " ucap supir


" eh iya pak pagi juga " tak lupa lily mengembangkan senyuman


Black ( supir lily) melihat majikannya yang selalu merespon dengan baik para pekerjanya membuat mereka menjadi lebih semangat dalam mnjalani pekerjaannya, lalu supir lily pun membukakan pintu dan langsung menancap gas menuju kantor yang dituju, sekitar 15 menit melaju mobil yang dilajukan oleh black akhirnya telah sampai diperusahaan HG.


" nona kita sudah sampai " black berhenti dipintu masuk depan perusahaan lalu memberitahu pada lily dan membukakan pintu mobil untuknya.


" terimakasih pak black, kalau begitu saya permisi" lily pun turun tak lupa tersenyum kepada supir yang telah mengantarnya itu, setelah itu lily langsung menuju ruangannya karena banyak dokumen yang harus ia kerjakan.


sesampainya dipintu masuk lily langsung disambut satpam dan para karyawan kantornya yang rata-rata sudah ada dikantor dengan senang hati lily membalas sambutan mereka.


" selamat datang nona "


" selamat pagi nona "

__ADS_1


" selamat pagi bu "


" pagi bu "


" iya selamat pagi juga kalian " lily tak lupa diiringi dengan senyuman.


Lily pun membuka pintu ruangannya namun dikejutkan oleh sosok yang lily rindukan sedang menatap keindahan Amerika melalui jendela perusahaan.


" Dadyyyyyyyyyy " lily mengejutkan anto yang saat itu sedang melihat arah jendela.


" astaga kenapa kamu mengejutkan daddy sayang " anto yang seharusnya memberi kejutan tapi malah sebaliknya anto yang terkejut ketika putrinya sudah ada diruangan kerjanya.


" daddy lily rindu " lily yang langsung memeluk sang daddy.


" daddy juga merindukanmu putri pemberaniku" anto membalas pelukan lily.


" daddy sendirian kesini? tidak bersama mommy dan cania? " lily yang melihat setiap sudut ruangan kerjanya tidak melihat mommy dan adik nya.


" tidak sayang, daddy kesini bersama jack mommy mu tidak ikut karena dia harus menjaga adikmu " sembari mengusap rambut anaknya.


" hmm baiklah aku mengerti " lily


" bagus anak daddy memang pengertian " daddy lily


" oiya dimana jack dad? " lily tidak melihat jack sama sekali pun menanyakan pada daddy nya.


" memangnya diruang sekertaris kamu tidak melihatnya sayang? " daddy lily


" tidak dad, tadi hanya ada anna sekertaris lily "


dimana jack kenapa dia tidak ada diruangan sekertaris pantas saja lily langsung masuk ruangan dan aku gagal memberi kejutan untuk anak ku, batin anto.


" ah sudahlah tidak usah dicari jack sudah besar "


" mmmm baiklah dad "


" bagaimana pekerjaanmu hari ini sayang? " anto yang sudah duduk disofa lembut dan empuk yang ada diruangan lily bertanya sambil membaca koran.


" lumayan sibuk dad hari ini lily harus memeriksa dokumen-dokumen untuk rapat besok dengan kolega-kolega dari Paris " lily yang sudah duduk dikursi kerjanya dan mulai membuka laptopnya.


" wah anak daddy luar biasa dengan usiamu yang sangat muda namun dirimu begitu semangat berkerja " anto tersenyum bangga pada putrinya.


" sudah tugasku dad " lily pun tersenyum


" kalau begitu daddy keluar sebentar, daddy tidak mau mengganggu pekerjaan putri daddy " anto mencium puncak kepala lily.


" ok dad " lily pun mencium pipi sang daddy.

__ADS_1


anto pun pergi meninggalkan putrinya yang sedang bekerja, ditempat lain anto mencari dan menghubungi jack namun jack tak kunjung datang dan membuat sang bos pun marah dan kesal padanya.


**SEE YOU NEXT TIME** ❤❤


__ADS_2