Sahabat Selamanya

Sahabat Selamanya
Kesenangan Lisa yang akan dimulai


__ADS_3

Pagi harinya Anzi berniat mengerjai Lisa saat Lisa belum bangun Anzi tidur disebelah Lisa dengan memeluk Lisa dari belakang, saat Lisa bangun Lisa merasa ada yang sedang tidur dibelakangnya dan Lisa terkejut karena Anzi sedang tidur bersamanya lalu berkata


"Anzi apa yang kau lakukan?" Tanya Lisa takut.


Saat Lisa bertanya Anzi hanya tersenyum dan berpura-pura tidur.


"Anzi kau cepat lepaskan aku, aku ingin pulang," kata Lisa.


"Aku tidak mau," jawab Anzi.


"Ayolah aku ingin pulang," kata Lisa lagi.


Lalu tanpa diduga-duga Anzi membuat Lisa berada dibawahnya dan berkata


"Kalau begitu bawa aku kerumahmu!" Perintah Anzi.


"Kenapa aku harus membawamu pulang?" Tanya Lisa.


"Karena jika tidak aku tidak akan membiarkanmu pergi dari rumahku," kata Anzi serius.


"Ayolah aku ingin pulang. Jika aku tidak pulang bagaimana aku akan mempersiapkan untuk besok?" Kata Lisa sambil memberontak.


"Kalau begitu bawa aku bersamamu oke!" Kata Anzi sambil mengedipkan matanya.


"Kenapa kau harus seperti ini?" Tanya Lisa.


"Karena aku menyukaimu. Jadi kau harus membawaku pulang!" Kata Anzi menyatakan perasaannya.

__ADS_1


"Tapi aku tidak suka padamu, jadi aku tidak akan membawamu pulang," kata Lisa bersih keras.


"Tidak bisa, pokoknya jika kau ingin pulang aku harus ikut pulang kerumahmu!" Bentak Anzi yang tidak menyukai jawaban Lisa.


"Kenapa kau membentak? Aku salah apa padamu?" Tanya Lisa.


"Karena aku suka kamu. Jadi kamu harus menjadi milikku," kata Anzi meredakan amarahnya.


"Tapi aku tidak suka padamu," jawab Lisa.


"Tidak bisa! Aku harus ikut pulang kerumahmu!" Teriak Anzi.


Lisa pun menyerah tentang berdebat dengan Anzi dan akhirnya membawa Anzi pulang kerumah.


"Baik aku akan bawa kau pulang kerumah tapi dengan syarat kau tidak akan melakukan hal buruk dirumahku!" Kata Lisa memberi syarat.


Anzi pun melepaskan tangan Lisa.


"Sebelum pulang kerumahku mandi dulu! Jika tau kau belum mandi aku tidak akan membiarkan dirimu masuk ke rumah dan juga dirumahku ada Bibi Nin dan anak laki-lakinya yang juga adalah sepupuku dia bernama Adit, saat kau sampai dirumahku nanti ada Adit yang akan membawa kopermu kekamar," kata Lisa menjelaskan dan langsung pergi.


Saat sampai dirumah Bibi Nin bertanya


"Lisa kamu dari mana? Kok baru pulang?"tanya Bibi Nin.


"Kemarin aku pergi kerumah temanku, dia ingin aku membantunya berkemas untuk besok, jadi aku pergi membantunya, dan tadi malam ketiduran dirumahnya dan dia tidak membangunkanku malah menggendongku kekamarnya," kata Lisa.


Baru pertama kali dengar kalau Lisa membantu temannya bahkan sampai menginap dirumahnya, kata Bibi Nin dalam hati.

__ADS_1


"Dit nanti ada temenku yang bakal dateng buat nginep kamu tolong bantu dia bawa kopernya ya!" Perintah Lisa.


"Temanmu mau datang? Tumben bawa temen pulang, aku baru pertama kali denger kamu bakal ada temen yang datang ke rumah," kata Adit heran.


"Dia besok bakal berangkat buat pertukaran pelajar juga bareng sama aku," kata Lisa menjelaskan.


"Ooo... gitu temenmu itu laki-laki atau perempuan?" Tanya Adit.


"Laki-laki," jawab Lisa.


"Hah masa? Berarti tadi malam kamu nginep dirumahnya?" Tanya Adit.


"Iya Adit," jawab Lisa yang mulai kesal.


"Lisa a...," kata Adit.


"Sudahlah berhenti bertanya aku ingin mandi," kata Lisa memotong pembicaraan Adit.


"Baik," jawab Adit.


"Dit bilang Bibi Nin buat ngemasi pakaianku ya," kata Lisa senyum.


"Baik, aku juga akan memasak untukmu," kata Adit sedih.


"Jika kau ingin memasak tunggu aku kita masak sama-sama, Oke!" Kata Lisa mengedipkan mata.


"Oke, aku akan menunggumu dan menyiapkan bahan masakannya," kata Adit bersemangat dan tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2