Sahabat Selamanya

Sahabat Selamanya
Bertemunya Lisa dan Orang tuanya


__ADS_3

Setelah sampai diruang tunggu Adit dan Lisa pun kaget karena mendapati ayahnya Adit atau lebih tepatnya Paman Luo sudah sampai terlebih dahulu. Mereka juga terkejut saat tiba-tiba mendapati ayahnya Lisa atau lebih tepatnya paman Sim dan ibunya Lisa atau lebih tepatnya Bibi Sine yang juga ikut pulang. Lisa yang melihat ayahnya dan ibunya pulang Lisa langsung memluk mereka dan berkata,


"Ayah dan Ibu kenapa tidak mengabari kalau kalian akan pulang? Dan kenapa kalian baru pulang sekarang? Kenapa tidak dari dulu?" Tanya Lisa pada kedua orang tuanya yang sedang merasa sangat bahagia hingga akhirnya menangis dalam pelukan ayahnya.


"Hei jangan menangis! Ayah dan Ibu pulang tidak mengabari karena sengaja ingin membuat kejutan untukmu, dan kau juga tau kalau Ayah dan Ibu sangat sibuk hingga kami hanya bisa pulang Setahun sekali. Tapi kau tidak usah khawatir setelah kalian pindah sekolah ke Korea Selatan kau tak perlu lagi merasa rindu pada kami," Kata ayahnya Lisa yang membuat Lisa dan Adit menjadi sangat terkejut.


"Apa? Pindah? Kapan?" Tanya Adit yang sangat penasaran.


"Iya kalian akan pindah bahkan sejak awal kalian sekolah di Korea Selatan hanya saja saat kau mendaftar disekolah sini kami meminta pada Kepala Sekolah untuk kalian bersekolah disana sebentar lalu kalian akan pindah ke Korea Selatan." Jawab ayahnya Adit yang membuat mereka semakin terkejut.


"Apa? Tapi kenapa?" Tanya Adit yang juga heran meliahat Lisa yang biasa biasa saja.


"Diam turuti saja atau kau mau ayah pindahkan ke Inggris hah?" Tanya ayahnya Adit yanv merasa sedikit heran pada anaknya itu.

__ADS_1


"Sudah sudah lebih baik bicarakan ini dirumah oke?" Kata Ibunya Lisa membuat suasana.


"Ya benar yang kau katakan tidak baik jika kita membicarakan ini disini," jawab ayahnya Adit.


"Ayah kenapa dari tadi ayah diam saja?" Tanya Lisa heran.


"Tidak apa-apa hanya saja ayah sedang lelah dan tidak bisa diajak bicara." Jawab ayahnya Lisa.


Sesampainya dirumah Lisa dan Adit menemui ibunya Adit dan berkata,


"Ibu! Ayah, Bibi, dan Paman sudah sampai, mereka sedang ada diluar menurunkan barang mereka," Kata Adit pada Ibunya.


"Kalau begitu suruh mereka istirahat dulu saja baru nanti kita berbincang-bincang." Jawab Ibunya Adit bijak.

__ADS_1


"Bibi aku ingin minum susu dan kue dimana bibi menaruh susu dan kuenya?" Tanya Lisa yang sedang mencari-cari keseluruh dapur.


"Ada di meja makan bibi sudah menyiapkannya tadi," jawab Bibi Nin yang membuat Lisa bergegas menuju meja makan.


"Terimakasih Bibi Nin," jawab Lisa sambil mencium pipi Bibinya itu.


Adit yang melihat Lisa sedang makan pun mengganggu Lisa dengan mengambil kuenya dan susunya yang membuat Lisa sedikit kesal. Anzi yang melihat Lisa dan Adit merasa marah karena Lisa dan Adit terlalu dekat. Anzi merasa seharusnya Lisa dan Adit tidak terlalu dekat. Anzi yang melihat kelakuan Lisa dan Zaki langsung menghampiri Lisa dan memisahkan mereka berdua yang sedang berebut kue dab susu.


"Apa yang kalian lakukan?" tanya Anzi yang berpura-pura tidak tau.


"Tidak ada, kami hanya sedang makan Kue dan minum susu," jawab Lisa yang membuat Anzi marah namun ia pendam.


"Kalau begitu aku akan keluar membatu Tante dan Om ya," jawab Anzi pergi meninggalkan Lisa dan Adit dengan rasa kesal.

__ADS_1


__ADS_2