
Tengah malam Mike belum juga mampu menutup matanya. Dia belum merasa ngantuk sama sekali. Bahkan si otong malah turn on pada waktu yang tidak tepat. Lain halnya dengan si Mike yang tak bisa memejamkan matanya, si Nia malahan sudah menjelajahi dunia mimpi. Nia begitu tenang dalam tidurnya tanpa tahu kalau dia sudah membuat sesuatu di bawah sana belingsatan seperti cacing. Apalagi melihat baju tidur yang di kenakan oleh Nia benar-benar menggoda nafsunya Mike yang sudah naik ke ubun-ubun dan segera minta di puaskan.
Walaupun tidur dalam ketenangan rupanya Nia sedikit terusik juga dengan beberapa gerakan yang di buat oleh Mike. Karena merasa ada yang bergerak-gerak di sampingnya Nia seketika membuka matanya.
"Bang, kok belum bobok sih?" Tanya Nia dengan suara serak khas bangun tidur dan segara terduduk dari tidurnya.
"Lah kok kamu malah bangun baby?" Bukannya menjawab, Mike malah balik bertanya dan ikut duduk seperti Nia.
Nia mengernyit heran dan menautkan kedua alisnya.
"Ini abang gerak-gerak mulu mana bisa Nia bobok bang." Kata Nia sambil mengucek-ngucek kedua matanya.
"Harusnya kamu gak bangun baby, apalagi melihat baju tidur seperti yang kamu pakai ini si otong jadi nambah bangun kan pengen minta makan." Mike berujar sambil mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.
"Maksud abang si otong siapa bang?" Tanya Nia heran.
"Gini ya baby, abang dari tadi gak bisa tidur lihat kamu pakai baju minim gitu. Abang laki-laki normal jadi abang pengen anu-anuan sama kamu sekarang. Kamu yang mancing baby abang seperti ikan yang memakan umpan dan ingin melahap habis umpan tersebut." Ucap Mike dengan suara yang terdengar sangat bernafsu dan mendamba ingin memuaskan si otong.
"Mm mmaakksudd abang apa?" Nia yang melihat sorot mata Mike yang di liputi oleh ***** jadi merinding disko. Seluruh bulu kuduknya berdiri. Sementara badan Nia bergidik ngeri.
"Baby, apakah boleh abang meminta hak abang sebagai suami sekarang?" Akhirnya pertanyaan yang selama ini Nia hindari terucap juga.
__ADS_1
Selama seminggu ini, Nia bukannya tak mengerti dengan kode-kode yang di berikan oleh Mike. Secara Yazhil terus menggodanya masalah malam pertamanya dengan Mike. Nia sebisa mungkin pura-pura polos dan pura-pura tak mengerti dengan apa yang Mike mau. Jujur dia masih takut melalui malam pertama dengan Mike. Dia selalu mensearch di google kalau malam pertama itu menyakitkan dan itu yang dia takutkan. Tapi melihat betapa tersiksanya Mike, Nia merasa telah jahat kalau sampai terus-terusan menolak hak yang di minta Mike yang notabenenya adalah suaminya.
Nia memilin ujung baju tidur tidurnya. Nia bingung mau menjawab apa.
"Bang, kata google kalau gituan pertama kali katanya sakit." Ucap Nia sambil menunduk.
"Haaah." Mike menghela nafas panjang.
"Kamu Jangan khawatir baby, itu cuma sakit pas pertama kali masuk aja. Kalau udah gol tuh gawang nantinya enak kok." Mike yang mengerti ketakutan Nia mencoba memberi pengertian dengan sabar sesabar si otong yang sabar menanti si empunya gawang memepersilahkan untuk ngegol.
"Gini deh, kita coba dulu ya? Kalau sakit banget kita udahin terus tidur. Kita nunggu esoknya lagi buat nyobain menggolkan itu gawang!" Mike bernegosiasi dengan Nia perihal mencetak gol lawan. Padahal dalam hatinya kalau sudah di bolehin buat mencetak gol Mike bersumpah gak akan ada acara menunda-nunda apalagi sampai mundur. Pokoknya majuuuu teruuss pantang mundur!!!
"Tapi bener ya bang kalau sakit di berhentiin dulu." Ucap Nia sambil meremas kedua tangannya. Jantungnya sudah berdegub gak karuan. Takut, nervous, dan panik menjadi satu.
Nia menatap mata Mike, terlihat Mike begitu berhasrat. Dia mengerti kebutuhan suaminya itu minta di puaskan malam ini. Nia yang tidak mau berdosa karena menolak keinginan suaminya itu akhirnya menganggukan kepala tanda ia setuju.
Mike yang melihat istrinya setuju, girangnya bukan main. Dia memeluk tubuh istrinya dan melayangkan banyak ciuman ke seluruh wajah Nia. Nia yang mendapat perlakuan mengejutkan itu mukanya memerah menahan malu. Ini kali pertama tubuh dan wajahnya di nikmati oleh seorang pria apalagi pria ini sudah halal untuknya.
"Sialaaaan ngeriii guee!!!" Umpat Nia dalam hati.
Mike mendekatkan dirinya ke Nia. Nia yang di dekati seperti itu hatinya sudah tidak karuan. Mike memandangi wajah istrinya itu. Nia memang cantik dan bohay serta kulitnya putih dan tubuhnya wangi. Rambutnya yang lurus menjadi nilai tambah atas kesempurnaan cantik ala Mike.
__ADS_1
Awalnya Mike juga tak menerima pernikahan dadakan ini yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Dia memang ada rasa pada Nia pas pertama kali mereka bertemu di club tempat Mike bekerja tapi dia yakin itu bukan cinta hanya sebatas kagum. Namun kini Mike berusaha menerima semua takdirnya. Mungkin ini cara Tuhan mendatangkan jodohnya setelah sekian kali terhianati oleh kekasihnya terdahulu. Bahkan kini perasaan sayang sudah sedikit timbul di hati Mike untuk Nia istrinya seorang.
Mike menelusuri wajah Nia yang telah memerah seperti tomat. Rona pada wajah istrinya entah kenapa malah membuat si otong semakin sesak di bawah sana. Perlahan dia mendekatkan wajahnya ke wajah Nia. Deru nafas Nia begitu syahdu terdengar di pendengaran si Mike.
"Ijinkan abang menyentuh dirimu ya baby dan menjadikan ini salah satu menuju kesempurnaan dalam rumah tangga kita. Semoga dengan kita menyerahkan diri satu sama lain, akan menjadi keberkahan dalam perjalanan rumah tangga kita. Abang janji, kalau kamu yang akan jadi satu-satunya yang bertahta di hati abang." Ucap Mike sambil membelai wajah istrinya itu.
Mata Nia berkaca-kaca, dia terharu dengan semua perkataan suaminya itu. Hatinya semakin mantap untuk menyerahkan semua hidupnya, miliknya dan hatinya untuk suaminya seorang.
"Nia ikhlas bang menyerahkan semuanya pada abang. Apalagi abang adalah suami Nia dan Nia sudah sepatutnya hormat dan berbakti pada abang. Semoga kita langgeng ya bang. Jangan pernah sakitin hati Nia." Ujar Nia sembari menatap mata Mike yang memancarkan kasih sayang padanya.
"Kamu bisa pegang kata-kata abang. Yang di pegang teguh oleh seorang laki-laki selain perbuatan adalah ucapannya juga. Laki-laki sejati tak akan menyakiti hati seorang perempuan." Lagi kata-kata Mike membuat Nia kagum.
"Lakukanlah bang, sempurnakanlah Nia biar bisa menjadi istri yang berbakti buat abang. Nia juga berjanji akan selalu patuh pada abang dan Nia akan selalu menghormati abang." Beo Nia sambil menerbitkan senyumnya yang manis dan menggoda di mata Mike.
"I love you my wife." Ucap Mike dan langsung mencium bibirnya Nia.
"OMG degdegan guee!!!" Jerit Nia dalam hati
.
.
__ADS_1
.
Uhuuyyy si otong sebentar lagi bakalan tour ke surganya dunia aseekkkk. Siapa nih yang nantiin si otong masuk goa kenikmatan dan menjelajahi surganya dunia???? Pantengin terus ya.. Jangan lupa like sama komen yang banyak biar othoorr semangatt up nya. Yang sudah terimakasih sekali lagi. Tanpa kalian apalah aku ini. God bless you all 😘😘