Sahabat Tergokil

Sahabat Tergokil
Merajuk dan Membujuk


__ADS_3

Jangan pernah membangunkan macan tidur kalau gak mau kena masalah....


Setelah berpuluh-puluh menit mengitari wilayah tersebut, Mike akhirnya menjumpai istri dan kawan-kawan nya yang sedak duduk melingkar di atas rumput.


Terlihat Nia sesegukan menangis, mungkin karena ulahnya pikirnya Mike. Dengan perlahan dia mendekati istri dan sahabatnya tersebut.


"Beb," panggil Mike pelan.


Ketiga orang yang sedang duduk itu kemudian menoleh secara bersamaan.


"Mau apa abang kesini, pergi sana cari tu mantan abang itu! Usir Nia.


"Sudah Nyah, kasih dulu bang Mike duduk. Kasihan tuh keringetan lakik lu." Aries mencoba menengahi.


"Gimana bro? Urusan loe udah selesai?" Tanya Yazhil penasaran.


"Bentar bentar, kasi gua nafas dulu bro. Hampir setengah jam gue keliling nyari lu pada." Ucap Mike sambil mendudukkan bokongnya.


Yazhil memberikan air mineral yang tadi dibelinya untuk Nia kepada Mike, " nih minum dulu bro, haus banget kelihatanya loe."

__ADS_1


"Gleeekk, glek, gleeekk." Air meluncur ke kerongkongan nya Mike.


Setelah sekian menit akhirnya Mike memberanikan diri untuk membuka percakapan.


"Beb, maafin abang ya? Abang gak bermaksud seperti itu. Hanya saja, abang bingung tadi karena terjadi secara tiba-tiba. Maukan kamu maafin abang?" Mohon Mike pada istrinya.


Sementara itu, Yazhil dan Aries hanya diam menonton pasutri yang lagi merajuk dan membujuk.


"Abang jahat tahu gak! Tega-teganya ga ngakuin Nia di depan mantannya abang. Sakit hatiku." Kembali Nia terisak kalau mengingat kejadian tadi.


"Iya abang yang salah, jadi abang minta maaf. Jewer nih otongnya abang ikhlas abang lahir dan batin." Malah bercanda si Mike, gak tahu apa bininya lagi mode merajuk.


"Sia*lan lu ngatain kita cecunguk!" Yazhil melemparkan botol air mineral ke arah dua pasutri tersebut.


Akhirnya mereka berempat tertawa bersamaan. Hilang sudah rasa marah itu, karena kekonyolan mereka sendiri.


Mike menggenggam tangan Nia, masih terbesit rasa bersalah di hatinya karena telah berani menyakiti hati istrinya yang baik tapi agak gesrek ini.


"Beb, tadi abang sudah selesaikan semuanya sama Suzy. Abang sudah mengatakan pada dia kalau abang sudah punya kamu, dan sampai matipun akan sama kamu." Ujar Mike sungguh-sungguh.

__ADS_1


Nia sangat bahagia, ternyata Mike tak seburuk yang di pikirkan nya.


"Nia juga minta maaf bang, harusnya Nia percaya sama suami sendiri."


Kedua sejoli itu main peluk-pelukan di depan Yazhil dan Aries. Sontak mereka melempar keduanya dengan botol air mineral yang lainnya.


"Dasar bucin!" Umpat Aries.


"Gini amat ya ngontrak di bumi." Ejek Yazhil.


"Yank, kita ke Mars yok tinggalin ni manusia berdua disini!" Ajak Yazhil pada Aries.


"Yok mas, nyesel tadi ngikutin si Nia malah di kasi lihat yang uwu-uwu." Aries mencebik kesal.


"Buahahahaha.." Nia dan Mike tertawa mendengar ocehan sahabat mereka.


Walaupun Mike baru memasuki zona persahabatan antara Yazhil, Nia dan Aries, tapi Mike merasa seperti sudah bersahabat dengan mereka puluhan tahun. Yazhil dan Aries begitu merangkul Mike ke dalam circle persahabatan mereka.


Nia dan Mike juga harus bersyukur mempunyai sahabat seperti Aries dan Yazhil. Karena mereka sangat setia kawan, gak pernah meninggalkan temannya ketika susah. Karena di luaran sana banyak kawan yang bisa menjadi lawan, ada juga sahabat toxic yang cuma bisa memanfaatkan, ada juga teman yang kayak Jailangkung yang datang disaat perlu, terus menghilang entah kemana kalau sudah ga perlu.

__ADS_1


Mencari lawan itu gampang, mencari teman yang baik itu yang susah.. Selektif dalam memilih teman juga sangat di perlukan iya kan?


__ADS_2