
Setelah mendapat lampau hijau, Mike dengan segera mengeksekusi mangsanya. Dengan cepat Mike meraup wajah istrinya itu. Menciumi bibirnya dengan lembut sehingga Nia yang baru pertama kali merasakan sensasi ini menjadi melambung tinggi. Mike menge*cap bibir Nia sedikit menuntut namun penuh dengan kelembutan. Nia yang awam akan hal ini hanya bisa pasrah menerima setiap kecupan-kecupan yang di berikan oleh Mike.
"Jangan takut baby, bukalah mulutmu!" Titah Mike tak terbantahkan.
Nia hanya menuruti semua yang di inginkan Mike. Mike memang tak se-suci seperti perjaka pada umumnya. Dia sering menonton adegan 21+ itu di laptopnya dan akan berakhir dengan sabun di kamar mandi. Walaupun dia bekerja di club malam dan sering berganti pasangan namun, dia tak pernah yang suka celup sana dan celup sini. Dia hanya akan melampiaskan has*ratnya dengan bersolo karier. Tapi malam ini kali pertamanya dia tidak bersolo karier. Malam ini akan menjadi malam panjang dan menggairahkan untuk mereka berdua.
"Uughhhh bang...." Desis Nia saat Mike menge*cap buah semangkanya yang berukuran premium itu.
Mike sudah menandai kalau buah itu akan menjadi buah favoritnya mulai pada malam ini.
Setelah lama bermain-main di puncak gunung kembar milik Nia, Mike memberanikan diri menuruni bukit terjal yang terdapat banyak rumput liarnya. Nia yang merasa malu akan tubuh polosnya kini mencoba menutup bagian lembah berumput hitamnya dengan kedua tangannya. Belum sampai tangannya menyentuh si lembah, tangan Mike sudah duluan sampai pada lembah tersebut.
"No baby, biarkan aku seperti tokoh kartun Dora yang mengeksplor semua wilayah yang ada di tubuhmu ini." Ucap Mike dengan suara yang menggebu dan di penuhi dengan naf*su.
"Tapi Nia malu bang." Nia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Hey look at me baby," ujar Mike sembari membuka bajunya sendiri.
Nia membuka tangannya dari wajahnya, begitu terbuka dia kaget bukan main. Mike mulai membuka pakaian yang melekat pada dirinya dan melemparnya ke sembarang arah. Nia melongo melihat ukuran buah pisang raja milik Mike.
"OMG bang itu pisang kenapa kayak ular phyton gedenya." Teriak Nia ketakutan saat memikirkan benda tersebut masuk ke dalam lembah suci miliknya.
Mike dengan cepat naik ke atas tubuh Nia dan kembali mulai mengecap bibir ranum istrinya itu.
__ADS_1
"Jangan takut nanti kamu juga bakal tahu kenikmatannya seperti apa." Bisik Mike dengan suara serak dan bergairah.
Nia kini sudah pasrah kepalang tanggung. Walaupun takut tapi dia juga penasaran bagaimana rasanya bercocok tanam.
"Eughh bang," Nia mulai meracau karena di hantam oleh kenikmatan saat lembahnya di obok-obok oleh si Mike.
"Bang, ini apa yang mau keluar aagh.." Belum selesai kalimat yang akan di utarakan oleh Nia, rasa nikmat itu sudah duluan datang tanpa permisi sehingga membuat Nia bergetar hebat akan sensasi nikmat yang ia rasakan baru pertama kali ini.
"Bang lagi dong, ternyata enak bang."
Pergerakan Mike terhenti sejenak dari atas gunung kembar milik Nia. Dia tersenyum penuh arti karena berhasil membuat Nia ketagihan.
"Sebentar baby, sebentar lagi kamu akan merasakan pertujukan utamanya." Kata Mike dan kembali menyesap puncak gunung kembar milik Nia.
"Ini akan sakit baby, kamu boleh berteriak sekencang mungkin karena kamar ini kedap suara. Atau kalau gak tahan akan sakitnya kamu bisa gigit tangan atau dada abang." Tawar Mike sambil membelai buah pisang rajanya.
Nia yang sudah di liputi oleh birahi hanya menggangguk pasrah.
Sedikit demi sedikit dan dengan perlahan Mike memasukan buah pisang rajanya kedalam lembah berumput itu. Nia merasakan sakit yang luar biasa di bawah sana, sambil memejamkan matanya menahan sakit Nia juga mere*mas lengan Mike dengan kuat hingga menancapkan kukunya disana. Setelah beberapa menit dan dengan susah payah akhirnya jebol sudah gawang lawan. Boleh dong kini Mike berselebrasi dengan menyebut "Gol gol gol, ale ale ale yesss!!"
"Ohh babyyy kau sungguh nikmat", racau Mike setelah masuk ke dalam lembah berumput itu.
Nia yang awalnya merasa sakit namun dengan pergerakan Mike yang lembut rasa sakit itu berangsur menghilang dan tergantikan dengan rasa nikmat yang tiada tara. Mike mengadoni Nia dengan lembut namun menuntut.
__ADS_1
"Bang aghh ini kok niikkmat." Nia meracau tak jelas karena sudah mencapai pelepasannya entah yang keberapa kali.
"Kan abang sudah bilang baby ini akan nikmat." Ucap Mike terengah dengan tubuh yang masih menggoyang di atas sana.
Setelah beberapa menit Nia merasa akan mengeluarkan pelepasan lagi.
"Bang ughh Nia mau lagi ini bang ayok bang terus bang lebih keras bang." Kini Nia keenakan di bawah sana.
"Together baby, abang juga mau keluar ini," dengan sekali hentak Nia dan Mike mencapai pelepasan mereka secara bersamaan. Nafas mereka terengah dan masih dalam posisi yang intim.
Mike mencium kening Nia lama sambil menetralisir nafasnya yang berderu.
"Terimakasih baby karena sudah mengijinkan abang jadi yang pertama." Ujar Mike sambil membelai sayang wajah Nia.
"Iya bang, sekarang abang minggir dong yok kita tidur Nia ngantuk!" Ajak Nia yang memang sudah kelelahan.
Mike dengan segera menggeser tubuhnya yang masih di atas Nia menjadi ke sampingnya. Mike menutupi badan mereka dengan selimut dan dengan segera menyusul Nia yang sudah terlelap sambil memeluknya dari belakang.
.
.
.
__ADS_1
Akhirnya Mike berhasil membobol gawang lawan. Fiuuhhh nulis episode kali ini Othor mesti menahan segala rasa dari segala penjuru hehehehehe. Jadi silahkan like dan komen yang banyak ya gaess 😘😘