Sahabat Tergokil

Sahabat Tergokil
Bukan Malam Pertama


__ADS_3

Sampai tengah malam, hajatan pernikahan Yazhil masih di gelar. Undangan membludak bak massa yang lagi mau demonstrasi yang malah bikin jadi frustasi.


Yazhil dan Aries yang tadinya masih menampilkan senyuman terbaik mereka, kini terlihat masam. Capek itu sudah pasti karena seharian ini mereka hanya duduk berdiri duduk lagi dan berdiri lagi. Makan pun sesempat sempatnya mereka. Kini penyesalan merutuki hati Yazhil. Dia tak memikirkan apa yang akan terjadi kalau berani mengundang banyak orang. Othor cuma bisa bilang "Sokoorin".


Setelah lewat jam satu dini hari barulah semua tamu undangan telah pulang. Kini balai desa tempat hajatan itu di gelar sudah sepi. Bahkan para pengisi acarapun telah hilang entah kemana. Tempat prasmanan pun juga telah sepi hanya menyisakan tumpukan piring dan wadah wadah kotor di sekitarnya. Yazhil yakin mereka pun ikut merasakan lelah karena undangan yang membludak, jadi Yazhil tak bisa marah kalau tempat itu belum bisa di bersihkan. Dia berencana menyewa jasa tukang bersih esok hari. Karena malam ini dia mau tidur bersama istri tercintanya.


"Yank, istirahat yok aku capek!" Keluh Yazhil pada Aries.


"Emang mas aja yang capek makanya mikir kalau mau ngundang ngundang!"


Bukannya bergegas bangun dari duduknya, Aries malah ngegas memarahi Yazhil yang sudah garuk garuk kepala karena dia tahu istrinya itu sedang kesal setengah mati.


"Iya yank maaf, kan aku ga tahu kalau bakal gini jadinya."


"Udah ayok sini ke kamar yuk, apa mau aku gendong?" Tawar Yazhil namun di tolak oleh Aries bahkan Aries sudah berjalan mendahului Yazhil yang bengong melihat tingkah istrinya itu.

__ADS_1


"Apess deh malam ni kaga ada jatah pasti gue kalau udah mode sangar gitu dia." Ucap Yazhil lemas dan gemas.


"Yank tungguin elah malah di tinggal."


"Au ah gelap capek jangan ajak aku ngomong aku mau tidur!" Aries berjalan sambil ngomel ngomel.


Setelah beberapa saat sampailah mereka berdua di rumahnya Yazhil. Terlihat sepi karena sudah pasti penghuninya sudah pada tidur semua karena effect kelelahan.


Yazhil dan Aries dengan cepat mandi bergantian karena mereka sudah benar benar lelah.


"Gak mas aku capek besok aja kalau inget!" Setelah berkata demikian Aries menutup badannya dengan selimut dan langsung memejamkan matanya dan mulai mengistirahatkan badannya tanpa memperdulikan suaminya yang sedang menatap minat padanya.


"Aih cepet banget sih boboknya yank. Padahal aku juga capek tapi kok mata susah merem ya?" Bukanya tidur Yazhil malah melamun.


"Mestinya ni jadi malam pertama gue sama bini gue tapi malah di tinggal molor. Eh ini kan bukan malam pertama gue sama dia. Eh tapi tetep aja ini namanya malam pertama."

__ADS_1


Saat asik bermonolog Yazhil tak sengaja menyenggol dua gunung kembar milik istrinya yang tidur menyamping menghadapnya. Seketika juga Yazhil ikut memiringkan tubuhnya dan menatap wajah cantik istrinya. Bibirnya sedikit terbuka menambah kesan sek*si di mata Yazhil.


"Sialaaaan baru segini aja si junior malah tegak berdiri!!


Gak tahu diri banget sih loe junior." Yazhil berbicara sendiri karena tiba tiba juniornya menggelembung dan berhasrat.


Lain halnya dengan Aries. Dia sudah berkelana ke alam mimpi. Tanpa menyadari suaminya yang tengah berkabut hasrat.


Setengah jam sudah Yazhil belum juga bisa tidur. Yang ada dia makin tersiksa.


"Kalau gue garap ni bini takutnya dia ngamuk kalau bangun. Kalau gue kaga garap ini yang ada si junior yang ngamuk."


"Ampun tolong hambamu ini Ya Tuhan, sakit banget ini nahan" 😭😭😭


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2