
"Ada yang ingin kamu jelaskan kepadaku apa tidak mas???" Tanya Milan yang sudah memerah wajahnya ingin segera memaki suami dan sahabatnya itu.
"Azam hanya diam tanpa memberikan jawaban".
"Mas.... pertemukan aku dengan yuni dalam setengah jam dari sekarang. Aku ingin kita bertiga bertemu dan membicarakan hal ini " kata Milan kembali.
"Baiklah... aku akan menghubungi yuni dan menyuruhnya kemari ". Kata Azam.
Tutttt...tuttttt.....tutttttt.. Azam menghubungi yuni.
Yuni : Hallo sayang?? ada apa??kenapa dua hari kamu enggak kesini???aku kangen berat nihh ( kata yuni dengan manja dan tanpa rasa malu,Milan pun mendengar semuanya karena Milan menyuruh Azam untuk memperkeras Suara ponselnya ).
Azam : Yun... kamu datang kerumahku sekarang. Ada yang harus kita bicarakan sekarang.
Yuni : Pasti milan lagi enggak ada dirumah ya sekarang,kamu berani nyuruh aku datang kesitu??.
Milan : Aku ada di sebelah Azam. Cepat kemari sekarang.
__ADS_1
Tutttt...tutttt.. panggilan pun segera terputus.
" Brengsek... apa mungkin Milan tahu hubunganku dengan Mas Azam " kata Yuni.
Setengah jam kemudian Yuni pun sampai ke rumah Milan. Dia berusaha bersikap tenang seperti tidak ada kejadian apa-apa.
"Hai mil..." kata Yuni
"Cihhhhh... kamu tidak usah berbosa basi " jawab Milan sambil mengeluarkan Amplop coklat yang berisi bukti-bukti perselingkuhan mereka dan melemparkan ke muka Yuni.
"Sekarang kamu yang harus mengambil keputisan mas,kamu memilih Aku apa Wanita ******** ini " kata Milan dengan penuh emosi.
"Oke fine... dengan kediaman kalian berdua aku sudah mengetahui jawaban kalian. Ternyata kalian setega ini berbuat hal yang memalukan di belakangku" kata Milan.
"Kami saling mencintai mil" Kata Yuni dengan percaya diri.
"Kamu sudah aku anggap seperti adikku sendiri,kamu minta uang berapapun aku berikan. Kenapa kalian tega seperti ini. Apa ketika kalian melakukan hal sehina itu kalian tidak memikirkanku "kata Milan yang sudah tidak bisa menahan air matanya. Terasa sesak di dadanya.
__ADS_1
"Dan kamu yun... apa kamu tidak bisa mencari lelaki lain yang bisa kamu manfaatkan. Kenapa harus Suamiku. Banyak lelaki di luar sana yang lebih tampan dan kaya raya. Kenapa kamu harus menghancurkan Rumah tanggaku " Kata Milan berteriak dengan histeris.
"Baiklah mas kalau ini keinginan kalian. Barbahagialah kalian berdua biar aku yang mengalah. Aku akan pergi dari rumah ini dan membawa anakku " kata Milan dengan berlalu kekamar mengemasi pakaiannya. Dan menyuruh anaknya juga untuk segera berkemas.
"Ayo sayang... ikut mamah pergi dari rumah ini " kata Milan kepada anaknya.
Riko pun mengikuti perintah ibunya. Karena dari tadi di kamar riko mendengar semua pertengakaran kedua orang tuanya. Dan riko memahami bahwa papahnya berselingkuh dengan Tante yuni. Riko pun sangat membenci papahnya.
"Iya mah...riko akan ikut mamah. Sudahlah jangan bersedih,ada riko yang selalu ada di samping mamah". Kata riko menenangkan ibunya.
"Iya sayang...hanya kamu penyemangat hidup mamah " kata Milan sambil memeluk anaknya.
Sesudah merapikan semua pakaiannya Milan dan anaknya bergegas keluar menyeret kopernya. Namun langkahnya dihentikan oleh Azam.
"Mil... jangan seperti ini. Kita bisa membicarakannya baik-baik. Aku akan menjauhi Yuni tapi kamu jangan pergi dari rumah ini. Aku tidak sanggup kehilangan kamu dan riko " Azam mengeluarkan air matanya.
"Kenapa baru berpikir sekarang mas.... kenapa bukan dari dulu saat kalian melakukan hal hina itu" kata Milan.
__ADS_1
"Ya udah lah mas... biar saja Milan pergi. Itu sudah menjadi keputusannya " Kata Yuni dengan tidak ada rasa malu sedikitpun.
#### TBC