
"Honey... apa ini gak terlalu berlebihan ?? kamu sampai ngedatengin perancang busana kesini. Gaun ku dirumah masih bagus2 jarang aku pakai " kata Milan yang melihat banyaknya gaun2 indah dan tentunya sangat mahal itu. Bahkan satu gaun saja bisa untuk membeli mobil.
"Aku ingin melihat Tuan Putriku nanti terlihat cantik bahkan paling cantik di antara ratusan tamu" kata Aris dengan tersenyum.
Dan akhirnya Milan pasrah dan menuruti permintaan Aris. Karena percuma saja kalau menolaknya. Aris tidak akan pernah menerima penolakan.
Sudah hampir satu jam Milan mencoba gaun2 itu tapi tidak ada yang di sukai Aris. Katanya terlalu ketat, vulgar,warnanya mencolok,belahan dada kelihatan,bahannya kayak saringan teh. Sampai2 perancang busananya merasa pusing, karena sudah puluhan gaun yang dibawa tidak ada yang di sukai satu pun.
"Honey...aku udah capek mencoba semua gaun ini. Dari tadi gak ada yang cocok sama selera kamu ". kata Milan dengan cemberut. Karena saking banyaknya gaun yang di coba belum ada satu pun yang di sukai Aris.
"Bawakan aku baju yang paling mahal di butikmu,yang model tertutup tapi masih terlihat seksi. Apa hanya ini yang kalian punya. Percuma aku menyuruh kalian datang kesini " kata Aris .
Sebenarnya baju2 yang dicoba adalah baju2 mahal dan pas di tubuh Milan. Tapi menurut Aris kurang pas dan terlihat Vulgar.
"Ini adalah gaun terakhir kami pak...maaf kalau bapak tidak ada yang suka kami akan segera undur diri " kata Manager butik tersebut.
Dan dengan malas Milan mencoba Gaun terakhirnya,badannya sudah capek dan juga lapar karena mencoba gaun banyak sekali.
__ADS_1
Akhirnya Milan keluar dari kamar ganti dengan memakai gaun berwarna Merah maroon dengan sedikit belahan dada tapi masih terlihat sopan,dan sesuai dengan lekuk tubuh Milan.
"Perfect..." kata Aris.
Milan dan Manager butik pun merasa lega karena akhirnya ada satu gaun yang dipilih Aris.
Aris menyukai baju yang terakhir ini. Dan ketika Milan melihat harganya Milan shok karena harganya bisa untuk membeli dua mobil.
"Honey... ini terlalu mahal" kata Milan,karena memang Milan tipe wanita yang tidak terlalu menyukai belanja,apalagi menghambur hamburkan uang.
"Apapun untukmu akan aku belikan honey" kata aris kepada Milan.
"Honey...aku lapar sekali,ayo kita makan " kata Aris
"Baiklah..aku akan memasak untukmu,tunggu sebentar " kata Milan
"Terimakasih honey" kata Aris
__ADS_1
Aris sudah terbiasa dengan masakan Milan. Karena hampir setiap hari Aris makan masakan Milan. Milan memang sangat pintar memasak. Masakannya tidak kalah dengan masakan hotel berbintang.
Setelah 15 menit berkutat di dapur akhirnya makananya sudah siap. Milan hanya memasak menu sederhana saja kali ini Nasi goreng dan telur ceplok.
"Hemmmmmm..... aku selalu suka makanan yang kamu buat honey. Kalau nanti aku menikah denganmu pasti perutku akan buncit karena setiap hari memakan masakanmu yang enak terus seperti ini " kata Aris.
Ditempat lain Yuni sudah pulang dari butik,ia memilih gaun yang berwarna navy sedikit vulgar dan seksi. Yuni tidak akan menyianyiakan kesempatan yang sangat langka ini. Dia juga sudah memboking salon untuk menata rambut dan make up nya besok.
"Aku sudah tidak sabar untuk menunggu besok pagi,pasti aku yang paling tercantik di acara itu " kata Yuni dengan percaya diri.
Lalu Yuni menelfon Azam untuk memberitaukan warna gaunnya agar besok senada dengan warna kemeja yang dipakai Azam.
Yuni : Mas tadi aku udah membeli gaun warna Navy...kamu besok pakai kemeja warna navy juga ya. Biar kita terlihat serasi.
Azam : Hemmmmm..... ( lalu mematikan telfonnya )
"Sialan kamu mas.. kalau bukan karena kamu sumber uangku. Aku juga udah gak tahan lagi sama kamu. Tunggu aja aku bakalan ngedapetin hatimu seperti dulu lagi " kata Yuni dengan nada sedikit meninggi.
__ADS_1
*********
Terimakasih buat kakak2 yang udah membaca ceritaku. Gak nyangka banget udah sampai 31 episod. Tunggu ya cerita selanjutnya... Jangan pernah bosan 😀😀😀😀