
Seperti yang sudah direncanakan oleh Aris. Semua kebutuhan untuk pesta pernikahan Aris lah yang memilih semua.
Mulai dari dekorasi,ketring makanan,undangan pernikahan,bahkan gaun yang akan di kenakan oleh Milan.
Semua di urus Aris tanpa campur tangan Milan.
Karena satu bulan ini pekerjaan Milan sangat padat. Acara syuting iklan,pemotretan,sampai2 tidak ada waktu untuk menemani Aris.
Tapi semua itu sudah di maklumi oleh Aris,karena Milan wanita mandiri yang tetap dengan pendirian. Jadi percuma saja untuk melarangnya.
Setelah pulang dari Pemotretan akhirnya ada waktu yang luang untuk mereka membicarakan hari pernikahan yang kurang seminggu lagi akan mereka jalankan.
"Sayang... sudah lah berhenti kerja. Aku tudak mau kamu terlalu capek. Apalagi acra kita tinggal satu minggu lagi " kata Aris dengan kesal.
"Sayang..aku tidak pernah lelah. Aku menyukai pekerjaanku. Kan sudah aku bilang kalau kontrak kerjaku habis aku akan mengundurkan diri. Aku akan fokus mengurusmu dan Riko di rumah " jawab Milan.
"Baikalah.. tapi kalau kamu capek kamu harus istirahat. Apa kata orang nanti kalau calon istri CEO Aris Pratama masih di suruh kerja,bahkan pingsan di tempat kerja gara2 capek " kata Aris tang begitu khawatir. Karena jadwal Milan yang sangat padat. Untuk bertemu bahkan tidak ada waktu.
"hahahahaha... gak sampai kayak gitu lah. Kamu lebay amat. Emang aku kerja kuli bangunan kok kecapek.an sampai pingsan. Kamu kebanyakan nonton sinetron " kata Milan dengan memegang perut menahan tawa mendengar perkataan Aris.
__ADS_1
"Nikmatilah kebebasanmu yang hanya satu minggu ini. Sesudah kamu menjadi istriku aku akan setiap hari mengurungmu di dalam rumah " kata Aris mengancam Milan.
"Oke Pak bos... Tuan putri selalu siap menuruti kata Pak bos " jawab Milan.
************
Disebuah kontrakan kecil tapi cukup mewah itu Yuni semakin frustasi. Apalagi mengingat hubungannya dengan Azam semakin hari semakin tidak ada kemajuan. Azam sudah tidak pernah menelfon Yuni,di telfon juga tidak diangkat. Dan sudah hampir satu bulan Yuni tidak menerima transferan uang dari Azam.
"Bisa mati kelaparan aku kalau kayak gini terus. Mas Azam sudah tidak perduli denganku lagi. Harus menggunakan cara apalagi untuk mendekati Mas Azam. Apa aku harus mencari pacar baru lagi " kata Yuni yang sudah frustasi dan mengacak acak rambutnya.
Tiba-tiba ponsel yuni berbunyi. Yuni merasa senang karena dikira itu adalah panggilan dari Azam. Ternyata Hendrik Suami sah yuni,yang berada di kampung.
Yuni : Hallo mas.. Ada apa???" yuni berbicara dengan ketus .
Hendrik : Aku tidak menyangka kamu berpamitan dengan baik2 untuk pergi kerja ke kota. Katanya untuk merubah nasib. Ternyata kelakuanmu seperti itu...
Yuni : Apa maksud mas... ?? ( Yuni masih berpura pura tidak tahu maksud hendrik ).
Hendrik : Kamu tidak usah berpura pura.. Aku sudah tau semua kelakuan burukmu. Kamu ternyata tidak bekerja melainkan menjadi wanita simpanan dari Suami sahabatmu yaitu Milan.
__ADS_1
Yuni : Da..da..dari mana mas tau ?? ( Yuni menjawab dengan terbata-bata ).
Hendrik : Cihhhh... tidak perlu tau aku mendengar kabar ini dari mana. Mulai sekarang aku akan menalakmu.. Talak 3.
Yuni : Terserahlah mas... aku ikutin apa maumu. Aku tidak peduli,aku udah happy di sini.
Hendrik : Benar2 wanita murahan,hanya ermi uang kamu tega seperti ini. Ingat baik2 jangan pernah lagi pulang kesini. Aku tidak akan pernah mengijinkanmu bertemu dengan Nara ( anak Hendrik dan Yuni ).
Lalu Yuni mematikan telfon dan membantingnya.
"Belum selesai maslahku ini,tambah lagi masalah yang lain. Benar2 sial hidupku. Tapi dari mana Mas hendrik tau kabarku aekarang ini?? Pasti ada orang yang melapor kepada hendrik " kata Yuni yang bertambh kesal .
********
Ternyata Hendrik mengetahui kelakuan Yuni di kota itu karena bibi Milan mwnceritakan semua perbuatan Yuni. Hendrik pun marah dan tidak terima. Ia langsung menalak 3 Yuni,dan melarang yuni untuk bertemu anaknya.
#######
TBC
__ADS_1