
Azam sekarang mulai gila kerja karena azam ingin meluapkan kekesalannya dan melupakan Milan dengan cara bekerja.
Dimalam hari juga aktifitasnya masih sama mabuk2an dan pulang sudah tidak sadarkan diri.
Setiap hari hanya itu yang di kerjakan Azam.
"Hai bro... kenapa lu berubah drastis kayak gini hanya demi wanita. Kan lu sendiri yang udah memilih wanita lain. Sekarang hidup lu
jadi kacau kayak gini " kata Yuda sahabat Azam.
Yuda sudah tau semua cerita Azam. Hingga Azam sekarang berubah dingin menjadi penggila kerja dan pemabuk.
"Bacot lu... kalau bukan karena rayuan nenek sihir itu. Pasti keluargaku tidak akan hancur seperti ini " kata Azam.
"Udah lah bro.. lupa'in aja mantan istrimu itu. Sekarang dia sudah menikah lagi dan bahagia. Jangan ganggu hidupnya. Lu yang udah bikin hidupnya menderita dulu. Lu harus terima konsekuensinya " kata Yuda.
"Semakin aku berupaya melupakan Milan,semakin sulit rasanya aku melupakannya "kata Azam.
"Mending lu cari cewek lain aja. Wanita baik2 yang gak ada suaminya. Kamu jauh'in si Yuni. Gak usah lagi hubungin atau ngasih uang. Seenaknya aja nenek sihir itu manfaatin lu terus " kata Yudi menasehati Azam.
"Benar jyga apa yang lu katakan,aku akan menjauhi yuni. Sudah cukup selama ini aku ngasih kesabaran buat dia" kata Azam lalu menenggak botol minuman di depannya.
#######
Tidak terasa sudah hampir dua minggu Aris dan Milan berada di Paris. Mereka menggunakan waktu dengan sebaik baiknya. Karena ketika kembali ke negara asalanya banyak pekerjaan yang menunggu Aris .
Aris mengajak Milan berjalan jalan dan mengenalkan tempat wisata yang bagus.
__ADS_1
Aris juga tiada hentinya setiap saat meminta jatah kepada istrinya. ia tidak akan pernah melewatkan moment2 untuk mengerjai istrinya itu.
"Habis pulang dari sini... Pasti riko akan secepatnya mempunyai adik " kata Aris yang antusias.
"Amin mas.. Oh ya. Besok kita harus pulang mas.. tapi aku sama sekali belum membelikan oleh2 untuk riko dan Papah " kata Milan.
" Tidak usah kamu pikirin... Aku sudah membelikan semua apa yang mereka mau. Barangnya sudah akan dikirim " kata Aris dengan percaya dirinya.
"Tapi kapan kamu belinya mas??? apa jangan2 pas aku tidur kamu ninggalin aku sendiri " kata Milan dengan cemberut.
"Enggak sayang... Kamu harua tau kekuatan keluarga Pratama. Pasti aku bisa melakukan apa saja. Apa kamu meremehkan suami kamu ini " kata Aris.
"Yayayayaya... Apa si yang gak bisa dilakuain Aris Pratama " kata Milan.
"Hahahahahaha... Ya sudah kamu berkemas saja besok pagi kita tinggal chek in dari sini " kata Aris.
"Selamat malam tuan.. Apakah perjalanan anda menyenangkan " tanya pelayan.
"Sangat menyenangkan.. Papah dimana?? kata Aris.
"Tuan Farid dan nak Riko sedang berada di taman belakang tuan " jawab pelayan.
Milan dan Aris pun menghampiri papah Farid dan riko.
"Papah.." teriak Aris
"Anak dan menantu papah sudah pulang ternyata" kata Papah Farid
__ADS_1
"mamah...dady..miss u " kata Riko memeluk orang tuanya.
"Bagaimana apa perjalanan kalian puas " tanya Papah Farid
" Puas pah..Tapi harusnya satu bulan. Dua minggu belum cukup untuk kami. Iya kan sayang ??"kata Aris.
"Tidak pah.. dua minggu sudah sangat cukup untuk kami. Bahkan sangat lama menurutku pah " kata Milan yang menggoda suaminya.
"Ohh.. jadi kalau dua minggu bersama ku sendiri itu lama " kata Aris pura2 marah.
"Sudah2..kalian ini memang pengantin baru. Tapi usia kalian sudah tidak cocok untuk saling bertengkar karena hal kecil. Sudah seperti anak ABG saja " kata Papah Farid.
"Hahahahahahahaha... Mereka tertawa bersama mendengar ucapan dari Papah Farid.
--------
Yuni semakin frustasi karena Azam sudah tidak memberikan uang untuknya. Bahkan Azam mengganti nomer ponselnya.
"Brengsek kamu mas... Kamu mau menghindar dari ku. Tidak akan semudah ini mas " kata Yuni wajahnya memerah menahan amarahnya.
Yuni berencana akan mendatangi rumah Azam. Dan ternyata sia2 Azam tidak ada di rumahnya sekarang ini. Karena seperti biasanya ketika pulang kantor azam pergi ke diskotik.
Yuni semakin kesal karena tidak mememukan azam dimanapun. Yuni juga sama sekali tidak mempunyai kontak nomer sahabat Azam.
"Bagaimana aku bertahan hidup di kota BT ini. Kalau Azam tidak memberikanku uang. Ijazahku SMA paling cuma bisa nglamar ART. Aku tidak sudi " kata Yuni.
#####
__ADS_1
TBC