Sahabatku Merebut Suamiku

Sahabatku Merebut Suamiku
45


__ADS_3

Setelah pulang dari kantor Aris bergegas pulang kerumah. Entah kenapa hatinya merasa gelisah dan tidak tenang. Ia kepikiran Milan dan calon anaknya terus yang berada dirumah.


"Sam,hari ini kita enggak usah lembur,aku pengen cepat² pulang kerumah" kata Aris.


"Baik bos " jawab Sekertaris Sam. Sam sudah menduga pasti bossnya sedang gelisah dan pengen cepat pulang karena kehamilan istrinya sekarang ini.


Setelah sampai rumah Aris langsung menemui istrinya.


"Sayang " teriak Aris.


"Iya mas,aku disini" jawab Milan.


Aris pun segera memeluk dan mencium istrinya itu


"Kamu kenapa sih mas,aneh banget. Kayak enggak ketemu lama" kata Milan.


"Emang enggak boleh kalau suami meluk sama nyium istri sendiri " jawab Aris yang sudah merasa jengkel karena perkataan Milan.


"Yaa boleh mas,tapi kamu kalau pulang pasti langsung ke kamar trs mandi ini malah nyiumin aku terus " jawab Milan.


"Aku dari tadi siang pengen cepet² pulang kangen banget sama kamu sayang. Pengen nerkam kamu " kata Aris yang membuat Milan semakin merinding mendengarnya.


"ya udah..kamu mandi,ganti baju,terus kita makan bersama " kata Milan.


Dan di malam hari Aris sudah tidak lagi menahan hasratnya,ia sudah menahan dari tadi siang. Ia juga tahu kalau hubungan suami istri katanya dilarang kalau janinnya terlalu muda. Tapi ia benar2 tidak bisa menahan diri.


Aris pun segera menerkam Milan.


"Mas..pelan² " kata Milan


" Iya sayang,aku akan memainkan dengan pelan dan lembut" kata Aris. Lalu mereka berdua pun melakukan hubungan suami istri sampai akhirnya tertidur karena sudah kelelahan.


"Mas...bangun dong. Ini sudah siang lho. " kata Milan setelah keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya. Aris tetap meringkuk di balik selimut yang tebal itu tanpa bergerak sama sekali. Milan pun menghampirinya dan mengoyangkan sedikit tubuhnya.


"Mas Aris enggak kerja hari ini ??" tanya Milan.


"Enggak" jawab Aris yang masih memejamkan matanya.

__ADS_1


Aris pun menggesekan hidungnya pada leher Milan,yang membuat Milan merasa bergeliat.


"Ya udah bangun gihh terus mandi kita sarapan bareng,aku udah laper banget mas " kata Milan yang berusaha bangun menjauhi sumainya itu. Karena semalam Aris sudah menerkam Milan,pagi ini Milan enggan di terkam untuk kedua kalinya karena ia sudah mandi dan berdandan.


"Mas.. Ini bukan hari libur,kenapa mas enggak kerja " tanya Milan.


"Aku pengen nganter kamu kedokter kandungan yanx,sekalian kita melihat perkembangan anak kita " jawab Aris.


"Oh... ya udah nanti habis sarapan kita ke Rumah sakit Mitra bangsa " jawab Milan.


"Aku sudah mmbuat janji dengan dokter kandungan terbaik di rumah sakit itu " kata Aris.


"Baiklah " jawab Milan. Milan tau pasti suaminya tambah protektif kepadanya.


#####


Azam sedang bersiap-siap untuk pergi ke kantor. Seperti biasa,semenjak tidak mempuanyai istri yang merawatnya ia harus terbiasa hidup mandiri. Menyiapkan sarapan pagi sendiri.


"Andai ada Milan di sini. Pasti aku akan bahagia. Kebutuhanku akan terurus,tidak seperti sekarang ini " kata Azam.


Azam sebenarnya sudah tidak lagi berharap kepada Milan,karena Milan sudah bahagia bersama keluarga barunya. Tapi terkadang terbesit di dalam hatinya untuk merebut Milan kembali.


"Bugh..."bunyi orang terjatuh


"Aww..... " jerit wanita itu.


Azam langsung membuka pintu mobilnya dan segera menolong wanita tersebut.


"Maaf nona,apakah anda baik² saja " tanya Azam.


"Kaki ku sedikit terluka " jawab wanita tersebut.


"Mari saya antar ke rumah sakit " kata Azam lalu membuka pintu mobilnya dan membatu wanita itu masuk kedalam mobil.


Azaam segera membawa kerumah sakit.


Dan saat tiba di rumah sakit para perawat segera menangani wanita tersebut.

__ADS_1


"Maaf,bapak harus mendaftar terlebih dahulu "kata Suster.


"Iya sus.. Wanita ini tidak sengaja aku tabrak. Aku yang akan membayar semua biaya pengobatannya " kata Azam.


Dan setelah selesai di obat i,akhirnya wanita tersebut di perbolehkan untuk langasung pulang karena lukanya tidak terlalu serius.


"Maaf nama kamu siapa " tanya Azam


"Angel Valerin " jawab wanita itu.


"Maaf,tadi aku tidak sengaja menyerempet kamu. Kamu jadi luka seperti ini "kata Azam dengan penuh penyesalan.


"Iya aku tau. Aku juga bersalah,karena menyebrang tidak hati² " kata Angel .


"Aku sudah membayar semua pengobatanmu. Aku akan memgantar kamu pulang " kata Azam.


"Apakah tidak merepotkan "tanya Angel


"Tidak,aku harus memastikan kamu baik² saja sampai dirumah,aku merasa bersalah karena sudah membuat kamu seperti ini. "kata Azam.


Azam pun sudah membayar pengobatan dan menebus obat untuk Angel. Saat mereka berjalan keluar ruangan Angel tidak sengaja melihat Aris dan Milan sahabatnya itu.


"Aris.... Milan.... " teriak Angel.


Lalu Aris dan Milan menoleh ke arah sumber suara tersebut. Azam juga merasa kaget karena melihat keberadaan Mantan istrinya itu.


"Angel.. " kata Milan. Lalu Milan dan Aris menghamipiri Angel.


"Mas Azam.. Kenapa mas bisa bersama Angel. Dan kenapa kaki Angel luka seperti ini " tanya Milan.


"Jadi kalian saling mengenal "tanya Angel,yang merasa heran. Sahabatnya itu mengenal orang yang sudah menyrempetnya tadi pagi.


"Hai zam,kita bertemu lagi " kata Aris.


" Azam ini adalah mantan suami istriku njel " kata Aris menjelaskan.


" Apaaaaa...... Dunia terasa sempit seperti ini. Jadi kamu mantan istri Milan " kata Angel yang tidak kalah kaget mendengar penjelasan dari Aris,sahabatnya itu.

__ADS_1


@@@@@@@@


Terimakasih buat yang sudah vote,yuk jangan lupa buat vote agar Author bisa naik rangking ya. Thanks :)


__ADS_2