Sahabatku Merebut Suamiku

Sahabatku Merebut Suamiku
28


__ADS_3

Azam pun pergi meninggal kan Yuni sendiri dan segera masuk kedalam mobil tanpa menghiraukan panggilan dari Yuni.


"Mas tunggu aku mas... kamu mau kemana??kata Yuni sambil mngetuk pintu jendela mobil Azam. Tepapi tidak di hiraukan Azam.


Azam sangat kesal karena Yuni tidak membantunya untuk berbaikan dengan Milan malah justru memperkeruh suasana. Tapi nasi sudah menjadi bubur . Azam harus menerima kenyataan kalau kini statusnya sudah menjadi Mantan suami Milan.


Yuni pun marah2 dan tidak terima karena Azam meninggalkannya sendiri ditempat tersebut.


"Sialan kamu mas....kamu udah keterlaluan sekali kali ini " kata Yuni memaki azam lalu mencari taxi.


Aku harus memikirkan cara untuk mendapatkanmu kembali mas... Aku sudah sampai sejauh ini. Aku tidak akan pernah mundur "kata Yuni dengan senyum liciknya.


------------


Dan ketika sampai di dalam aprtmen Milan bergegas masuk ke dalam tapi Aris ternyata mengikutinya dari belakang.


"Kenapa kamu kesini??? rumah kamu di sebelah " kata Milan.


"Kamu harus bertanggung jawab dengan ucapanmu tadi " jawab Aris.


"Kata yang mana???" tanya Milan dengan berpura pura tidak tau.

__ADS_1


" Yang kamu ucapkan tadi waktu bertemu mantan suamimu. Kamu bilang aku ini pacarmu " kata Aris yang dengan penuh harap.


"Hemmmmmmmm........... " Milan berusaha menggoda Aris.


"Gimana?? maukah kamu menerima cintaku ??" kata Aris


Milan pun menganggukan kepala tanda setuju.


"Apa coba ulangi lagi.." Aris pura2 tidak tau dengan kode yang di berikan oleh Milan.


"iya aku mau jadi pacarmu " jawab Milan


Aris pun memeluk Milan karena merasa bahagia. Ia tidak menyangka setelah sekian lama ia menunggu Milan akhirnya tidak sia2 juga.


"Ya sudah aku pulang dulu mau mandi,bau banget nih badan ku " kata Aris.


"iya sayang.." jawab Milan


"Coba ulangi lagi aku gak dengar apa yang kamu bilang " kata Aris


"iya sayang . Ya udah ah cepat mandi,aku akan memasak. Nanti kita makan malam bersama disini " jawab Milan.

__ADS_1


"Baik Tuan Putriku " kata Aris lalu pergi meninggalkan Aprtmen Milan.


Aris pun masuk kedalam Aprtmen sambil tersenyum sendiri. Akhirnya cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.


Berbeda dengan Azam. Ia menghancurkan barang2 yang ada di dalam rumah. Ia tidak terima dengan perceraian ini. Apalagi Milan dengan cepatnya mendapat pacar baru. Azam merasa frustasi dan pergi ke dalam gudang dan membuka lemari yang ada didalamnya. Ia mengambil sebotol Wisky lalu menenggaknya. Ia ingin melupakan sekejab kejadian tadi siang dengan cara mabuk2kan.


Mahh..."Riko memanggil ibunya.


"Apa mamah sudah pisah sama papah ?" tanya Riko.


"iya sayang...tapi kamu masih bisa kok bertemu papah. Kalau kamu ingin main dan tidur bersama dengan papahmu,mamah pasti ngijinin " kata Milan dengan membelai rambut anaknya.


"Iya mah... mamah kapan nikah lagi sama Om Aris ?" tanya Riko


"Sayang... apa kamu setuju kalau mamah sama om Aris nanti menikah ?" tanya Milan


"Iya mah...om aris orangnya baik sama riko dan kayaknya sayang sama mamah. Riko pengen melihat mamah bahagia "kata Riko


"Terimakasih ya sayang... tapi mamah tidak akan buru2 untuk menikah lagi. Mamah akan mewujudkan cita2 mamah untuk jadi model dan berkarir dulu. Nanti baru mamah mikirin untuk menikah " jawab Milan.


Sebenarnya Milan masih merasa Trauma untuk menikah lagi. Karena ia tidak mau sakit hati lagi. Ia akan mencoba pelan2 menjalani hubungan ini terlebih dahulu.

__ADS_1


#####


next


__ADS_2