
Dua Hari kemudian setelah kedatangan dokter Hanif mengabarkan pernikahan salah pahamnya. Nanda sudah diperbolekhan pulang oleh dokter namun belum diperbolehkan bekerja karena semakin bahunya banyak gerak semakin lama juga proses penyembuhannya.
"Besok aku main deh kerumah mu kan aku lepas jaga". Ucap Bayu yang sedari tadi membantu persiapan pulang sahabat karibnya itu kebetulan sehabis pulang jaga malamnya Bayu menyempatkan mampir karena sudah satu minggu yang lalu ia mengunjungi Nanda saat masih di ICU dia merasa tidak enak dengan sahabatnya itu karena tuntutan pekerjaan.
"Ibu mbok nitip dibawakan singkong mu di kebun Yuu" Sahut Ibu kala mendengarkan Bayu menawari anaknya.
"hahah Ibu itu kan sudah pasti, oleh-oleh khas dari saya daripada saya beli oleh-oleh mending panenan sendiri kan bu" Gurauan Bayu membuat gelak tawa satu ruangan itu.
"Assalamu'alaikum". Ucap suara pria dari balik pintu menghentikan gelak tawa mereka.
"Wa'alaikumsalam, mari pak silahkan masuk" jawab Pak Wandi seraya membukakan pintu untuk pria tampan berbaju dinas Tentara itu.
"Selamat pagi Bu Nanda, Saya diperintahkan untuk mengurus semua tentang anda setelah kepulangan anda dari RS ini, ada yang hendak saya bicarakan terkait pemindahan tugas anda dan pelayanan administrasi RS nya". Ucap pria itu yang tidak lain adalah Anza.
"I..iya pak". Jawab Nanda dengan gugupnya karena ini adalah saat-saat formal walaupun sebelumnya Nanda tidak diperbolehkan memanggil Anza Pak tapi untuk kali ini Nanda paham dengan situasi.
"Pak kok beda to pak kemarin perasaan nggak kayak gitu to?" Bisik Bu Aminah kepada sang suami.
"Bu, ini lagi jam dinas bu dan mereka dituntut profesional. Kemarin kan Nak Anza tidak memakai seragam jadinya berani tidak formal" Penjelasan suami bu Aminah saat itu tertawa geli dengan tingkah istrinya yang seperti anak-anak.
"ooo, gitu to pak lha yo ibu ndak tau wong seumur baru ketemu sama yang begituan, hehe" Ucap bu Aminah dengan sedikit berbisik
"Apa pak? pemindahan tugas.? ikut dong pak" Celetuk Bayu berlagak seperti orang bodoh.
"Heh mas Bayu emang mau ke pasar main ikut-ikut aja". Ucap Nanda lirih melototi Bayu.
"Hehe, becanda kali Na".Jawab Bayu
"Semua administrasi RS ini sudah dibiayai oleh negara dan urusan pemindahan tugas mau tidak mau anda harus mau karena anda sudah diangkat pegawai tetap dan berhak atas segala yang ada di dalamnya. Semuanya sudah diatur oleh pihak RSPAD, mohon maaf sekali kemarin AKBP Budiono dari pihak kepolisian memerintahkan agar anda ditempatkan di RS TNI-Polri namun kuota dan kedudukan disana sudah penuh maka kami ambil alih." Penjelasan Sertu Anza
"Iya pak saya ikut bagaimana baiknya saja tapi saya belum bisa bekerja dalam waktu dekat ini." Ucap Nanda dengan wajah melas
"Maaf Bu anda harus mulai bekerja Bulan depan." Sahut Anza dengan kalimat tegas namun santai.
"Hah? apa pak?. Bulan depan? Ini kan baru tanggal 13 jadi saya nganggur lama banget dong pak." Nanda membelalakkan matanya terkejut
__ADS_1
"iya, status kepegawaian anda di tempat kerja lama akan saya cabut tanggal 20 bulan ini karena keperluan berkas-berkas anda dan saya akan mengurus semuanya, anda tinggal saja dirumah agar mempercepat proses penyembuhan dan ada wajib masuk kerja bulan depan di tempat baru" Anza menjelaskan.
"Ba..baik pak". Nanda terasa berat sekali meninggalkan tempat kerja lamanya yang selama ini menjadi saksi bisu pertemuan kekasih tak sampainya dan para sahabat-sahabat baiknya sesekali Nanda melirik ke arah Bayu.
"Hmmm tidak bisa begitu dong pak biarkan Nanda pamitan dulu ke teman-teman biar mereka tak merasa kehilangan"
"Itu biarkan menjadi urusan Bu Nanda pak, saya kembali bekerja dulu selamat pagi semoga lekas sembuh ya Bu. Assalamu'alaikum. Mari Pak Bu" Pamit Anza kepada seisi ruangan dan tidak lupa berjabat tangan.
"Wa'alaikumsalam"
*Di Rumah Nanda
"Bu ini pesanan Ibu kemarin, Bayu taruh dapur ya". Ucap Bayu membawa tentengan singkong dan banyak hasil kebun lainnya.
"Haduhh nak Bayu...., Kok banyak-banyak to katanya ndak usah belii kok ini bawa kaya begini segala to Nak". Ucap bu Aminah saat melihat ada bingkisan kue banyak sekali.
"Bu itu tidak beli loo, Emak Bayu yang buatkan katanya nitip salam buat Nanda dan keluarga maaf kalau emak nggak bisa dateng gitu bu" Sahut Bayu seraya berteriak karena posisinya sudah di ruang tamu.
"Mas Bayu kemarin dateng ke pernikahan dokter Hanif?, Bagaimana acaranya mas?." Tanya Nanda tiba-tiba, baru saja Bayu mendaratkan bokongnya ke kursi.
"Iya Na alhamdulillah lancar kok, ku kira Hanif itu bakalan sah sama kamu eh kenapa tiba-tiba dia nikah sebelumnya gaada gosip juga kalau Hanif itu mau nikah selagi kan dia King of Gentle nya RS kita harusnya kan ada bisik-bisik tetangga." Jawab Bayu.
"Kamu cemburu Na? Kok wajah mu begitu." Selidik Bayu
"Nak Bayu ini diminum teh nya, kalau mau es bikin sendiri ya Yu dibelakang anggap saja rumah sendiri" Kedatangan bu Aminah memotong pembicaraan mereka dan Nanda tidak pusing memikirkan jawaban atas pertanyaan Bayu
"Na, jangan-jangan lelaki pujaan mu itu di jodokan karna kan umurnya yang hampir kepala 3". Ucap Bayu dengan mendekatkan wajahnya ke telinga Nanda
"Ih mas Bayu jangan ngadi- ngadi dehh, kalau memang dia bukan milikku ya berarti kita nggak jodoh gitu aja mas". Jelas Nanda
"Kita? berdoa saja semoga kita..., hahaha". Bayu tertawa
"Heiiii kalian berdua jangan macam-macam deh" Ucap Naya yang tiba-tiba datang bersama anak dan suaminya dari depan karena sudah mengucapkan salam saat didepan sudah ada bu Aminah
"Naya......, Aku rinduuuu" teriak Nanda dengan girangnya.
__ADS_1
"Apa kabar sayang? maaf ya aku tidak bisa menjenguk mu di RS karena kan kamu tau keadaanku, aku sedang mengandung dan aku juga punya anak kecil". permintamaafan Naya kala itu.
"Baik Nay,. Silahkan di nyamankan ya memang begini adanya keadaan rumahku, Mas Riko nggak kerja kok tumben nganter istri? ehhh ada dek Jihan juga haii dek maaf ya tante gabisa gendong kamu". Ucap Nanda kala itu
"Mas Riko sengaja ambil cuti buat kamu Na, heheh katanya kamu sahabat terhebat ku dari aku belum menikah dan sampai sekarang aku mengandung anak keduaku." Ucap Naya dengan senyum bahagianya.
"Riko,. Nanti kalau aku sudah menikah berikan aku jurus mu hingga menghasilkan 2 jagoan itu dengan waktu singkat". Ucap Bayu sedikit berbisik ke telinga Riko
"Hais kamu itu makanya cepet nikah nanti aku bagi deh Bay gimana caranya" Celetuk Riko juga dengan berbisik
"Doakan saja aku akan segerakan Ko". Harapan Bayu
"Okee ku tunggu undangan mu". Jawaban Riko dan membuat dua pria itu tertawa lepas.
"Kalian kenapa sih awas loo kutilan" Sahut Naya.
"Kutilan kagak bisulan iya" Sahut Nanda.
"Apaan sih kalian itu tidak mengerti masalah pejantan". Sahut Bayu
"Ayam kali ye jantan- jantan tuh ayam jago jantan". Sahut Naya ketus
"Istri mu galak juga Ko, betah juga kau" Sahut Bayu
"Sudahlah itu dimakan camilannya dan jagan lupa minum biar nggak bisulan ehh kutilan ehh seret maksudku" Ucap Nanda dengan menahan tawanya yang sudah mendapat tatapan-tatapan tajam dari para sahabatnya itu.
"Na kamu kan pasukan Avengers kenapa kamu bisa masuk ICU cuma karna tertembak 1 peluru saja". Ucap Riko kepada sahabat istrinya yang sudah lama dikenalnya itu.
"Dia mah pasukan avengers yang versi muslimah makanya avengers kalem kurang bisa menerima beban apalagi peluru". Sahut Bayu.
"dihh Bayu" Ucap Riko disusul gelak tawa seisi rumah
Tak lama kemudian sahabat dan partner kerja Nanda dateng kerumah dan keadaan sangat ramai sekali dan trending topik kala itu yaitu pernikahan dadakan dokter Hanif yang dikabarkan memiliki kedekatan khusus dengan Nanda sebelumnya. Kala itu Bapak Nanda sedang ke sawah dan Ibunya sedang menjemur padi di depan rumah jadi Nanda tidak merasa malu jika membicarakan tentang dokter Hanif. Sebenarnya dia menahan tangisnya yang ternyata dokter Hanif hanya menceritakan perihal pernikahan dadakannya kepadanya. Dan Nanda semakin yakin atas perasaan dokter Hanif padanya tapi apa daya nasi sudah menjadi bubur, kedelai sudah menjadi tempe. Semua sudah terlanjur dan biarkan hanya Nanda, dokter Hanif dan Tuhan yang tahu atas pilunya perasaan Nanda saat itu.
***Bersambung...
__ADS_1
*Terimakasih sudah menyempatkan mampir yaa๐บ๐บ
Mari kita saling dukung dengan rate, like, komen dan vote๐๐***