
" diam kamu mayang, ini semua karna kamu dari dulu mamah udah bilang jangan perlakukan gresya seperti itu , sekarang kejadian bukan gresya pergi dari mansion ini " marah nenek
mamah mayang hanya mampu memutar matanya jengah mendengar ucapan nenek
" palingan nanti tuh anak udah pulang biasalah cari muka " ucap mamah mayang
" mayang kamu sadar apa yang kamu ucapkan, kenapa kamu seperti ini apa kah gresya ada salah sama kamu sehingga membuat mu begitu benci pada dirinya " geram nenek
" iya mah, mayang benci sama anak itu karna dia adalah pembawa sial bagi mayang
" sudah cukup mayang, berapa kali kamu berbicara seperti itu, apa salah gresya sehingga kamu berbicara bahwa gresya pembawa sial coba bilang sama papah apa yang membuat km jadi sial " pekik kakek
" karna dia aku gak bisa hamil lagi, karna dia rahim aku harus di angkat dia memang pembawa sial seharusnya waktu dia masih bayi aku bunuh saja " pekik mayang
πππΌπππ... pipi mamah mayang di tampar oleh kakek
" cihh, jangan kan kamu mau nambah lagi punya anak dua aja udah terbangkalai " cibir nenek
malas meladeni tingkah mayang nenek pergi dari mansion bersama kakek
__ADS_1
" mah jelasin ada apa kenapa mamah bisa benci sama gresya " pinta wulan
" oky mamah akan cerita " jawab mayang
17 ππΌπππ ππΌππ ππΌππ
" ππΌππΌππ teriak angga mengenai di mansion hingga membuat mayang berjingkat kaget
" kebiasaan setiap pulang selalu saja teriak teriak " dumel mayang
angga menghampiri mayang yang sedang menyiran tanaman diraih nya tubuh sangat istri kedalam pelukan nya
" alham dulilah sehat papa, adek di perut mamah baik baik saja, papah kerja terus yah agar nanti adek bisa beli mobil mobilan terus " ucap mayang menirulan suara anak kecil
" siapp bos apa pun akan papah lakukan demi kamu " angga kembali mendaratlan kecupan di perut mayang
" aduhhh, sayang perut aku sakit " keluh mayang
" sayang darah " panik angga, angga mengendong tubuh mayang menuju mobil saat sampai rumah sakit mau tidak mau bayi yang ada di kandungan mayang harus di oprasi
__ADS_1
karna usia yang memasuki 7 bulan mayang selalu mengeluh merasakan sakit di perutnya hingga menginjak usia 8 bulan, angga yang manik hanya mampu negiyakan apa kata dokter
angga terus bolak balik menunggu mayang dan calon buah hati mereka sudah hampir 3 jam namun belum ada tanda tanda membuat angga semakin cemas
" ceklekk... pintu ruangan terbuka keluarlah dokter dari ruang oprasi
" dokter bagaimana istri dan anak saya " ucap angga
" begini pak, istri anda saat ini membutuhkan donor darah karna dari tadi pasien banyak mengeluarkan darah sehingga kondisi semakin menurun dan kami akan mencoba yang terbaik untuk istri anda untuk selamat " tegas sangat dokter
"maksud anda apa haa !! geram angga,
" begini pak kami akan mengangkat rahim pasien di karnakan rahim pasien bermasalah jika kami tidak melakukan penanganan akan berdampak pada kanker rahim " ucap sang dokter
" lakukan hal apa pun asal istri dan anak saya selamat dok " pasrah angga
" bagaimana dengan donor darah nya pak, kebetulan stok darah di rumah sakit ini saat ini lagi kosong " ucap sang dokter
" nanti saya akan hubungin orang tua istri saya agar kesini " jawab angga
__ADS_1